Beranda Warta Artikel Relawan TIPP Desa Limbung Kalbar Dibayar 'Sajuta'

Relawan TIPP Desa Limbung Kalbar Dibayar 'Sajuta'

Artikel TIPP Kalimantan Barat Kubu Raya Limbung Comments (0) View (664)

Keberadaan relawan Program kotaku di masyarakat menjadi kunci utama terhadap keberhasilan program. Mengingat, peran dan fungsi mereka dalam menjalankan misi sebagai relawan yang turut membantu program tanpa mempertimbangkan apa yang musti didapat untuk pribadinya. Semangatnya adalah terus melakukan sosialisasi langsung terhadap masyarakat sesuai dengan siklus dan tahapan kegiatan. Motivasi relawan mereka tidak diragukan lagi dalam mengawal program dan ini otomatis akan menunjang keberhasilan. Karena tanpa didukung oleh spirit relawan dari masyarakat, rasanya agak berat untuk membangun partisipasi masyarakat. oleh sebab itu kehadiran relawan disadari atau tidak memiliki peran penting dalam mengawal dan bahkan menunjang terhadap keberhasilan program. Keberadaan relawan perlu dipertahankan untuk merawat semangat kerelawanan masyarakat agar tetap menyala tidak padam di tengah jalan.

Ada banyak wadah relawan Program Kotaku yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk menyalurkan pikiran, tenaga, dsb. Salah satunya yang ada dalam Program Kotaku adalah Tim Inti Perencanaan Partisipatif (TIPP), sebagai satu wadah para relawan menjalankan misinya sekaligus motivator dalam menggali dan mendiskusikan tentang lingkungan sekaligus mengawal pendataan dan penyusunan dokumen tingkat kelurahan. Karena tugas mulia inilah keberadaan mereka sangat berarti dalam mengawal perencanaan sehingga menjadi sebuah dokumen program tingkat kelurahan. Dan karena tugas inilah, maka anggota TIPP harus juga meliputi BKM/LKM, aparat kelurahan, RT/RW, Dokter, dan KSM.

TIPP merupakan tim kerja yang dibentuk oleh masyarakat melalui mekanisme rembuk warga. Tugas TIPP tentu tidaklah ringan karena bagaimanapun di pundak TIPP desain pelaksanaan pendataan dan penyusunan dokumen perencanaan yang harus dikawal dari mulai persiapan dan pelaksanaan. Karena tanpa ada dokumen perencanaan yang dihasilkan dari proses pendataan dan FGD bersama masyarakat, Program Kotaku tidak bisa berjalan karena itu pendataan baseline dan penyusunan perencanaan RPLP melekat dalam wadah TIPP.

Sebagai salah satu bentuk kebanggaan dan keseriusan TIPP Desa Limbung adalah mereka memperkenalkan diri sebagai anggota TIPP. Hal yang tidak bisa dianggap ringan dan tentu tidak semua orang tertarik. Hanya orang-orang yang memiliki pengetahuan dan semangat jiwa sosial yang tinggi mau mengambil peran itu saat sebagian yang lain merasa tidak terlalu tertarik dengan TIPP yang levelnya hanya di masyarakat, sehingga enggan melibatkan diri dalam TIPP. Tetapi anggapan itu dapat ditepis oleh TIPP dan LKM Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Bagi mereka terlibat dalam wadah TIPP sangat membanggakan karena bisa membantu warga masyarakat dan desa melalui proses pendataan, perencanaan, dan pelaksanaan tentang lingkungan permukiman melalui Program Kotaku.

Salah satu bentuk keseriusan TIPP dalam menjalankan misi sebagai anggota adalah membuat stiker yang ditempelkan di setiap rumah yang sudah dilakukan pendataan oleh tim TIPP. Hal ini untuk menghindari tumpang tindih pendataan terhadap warga. Tentu saja ini sekilas cara ini terasa biasa saja. Tetapi jika itu dilakukan orang-orang yang bergerak tanpa tanpa pamrih tetapi menghasilkan sesuatu yang tidak bisa dianggap remeh, ini merupakan langkah baik dari TIPP yang sangat menginspirasi semua pihak.

Tidak hanya itu TIPP Desa Limbung juga membuat Name Tags anggota TIPP yang selalu digunakan saat proses kegiatan Program Kotaku. Misalkan, pelatihan masyarakat, survei lokasi, koordinasi dengan kelurahan, dan pertemuan-pertemuan tingkat masyarakat maupun tingkat kabupaten. Seperti ketika ada kegiatan cek lokasi bersama Tim OC 7 Provinsi, Tim Korkot, dan Fasilitator Program Kotaku, Sabtu (18/7), mereka setia selalu memasang name tags TIPP. Bagi mereka, ini menjadi sebuah kebanggaan sekaligus juga mensosialisasikan kepada warga masyarakat. Dengan kata lain, sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.

Wiyono sebagai kordinator BKM/LKM Desa Limbung menyampaikan bahwa saat survei lapangan name tags yang sangat sederhana mempunyai efek positif dan rasa percaya diri. Di sisi lain, masyarakat tidak meragukan keberadaan, terlebih saat melakukan pendataan warga seperti yang baru-baru ini saat mendata warga Desa limbung. Spirit TIPP tetap 'dirawat', meskipun level sebagai relawan yang hanya dibayar 'Sajuta': sabar, jujur, tawakal. "Tekad kami adalah selalu menjadi pelopor penggerak lingkungan masyarakat yang mengabdi tanpa pamrih, ikhlas, dan peduli serta memiliki komitmen kuat pada kemajuan masyarakat kususnya di Desa Limbung," kata dia.[Kalbar]

Penulis: Ajang, Askot Kelembagaan & Kolaborasi Program Kotaku Provinsi Kalimantan Barat

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.