Beranda Warta Berita Staf Ahli Menteri PUPR Apresiasi Pengarusutamaan Gender dalam Padat Karya Kotaku

Staf Ahli Menteri PUPR Apresiasi Pengarusutamaan Gender dalam Padat Karya Kotaku

Berita Sulawesi Tengah Palu Staf Ahli Menteri Kementerian PUPR Skala Lingkungan Comments (0) View (418)

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat Sudirman mengapresiasi terjadinya pengarusutamaan gender (PUG) dalam kegiatan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat padat karya Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Hal ini dia ungkapkan di sela-sela kunjungan dua hari yang dilakukannya, guna melihat dari dekat geliat padat karya dan peran masyarakat dalam pembangunan infrastruktur skala lingkungan di lokasi prioritas di Kota Palu.

“Saya sangat mengapreasi positif keterlibatan perempuan pada kegiatan padat karya ini. Saya akan melaporkan ke Pak Menteri bahwa terjadi pengarusutamaan gender dalam kegiatan ini,” ungkap Sudirman spontan usai berdialog dengan sejumlah pekerja perempuan di lokasi pembangunan Jalan Rabat Beton di Kelurahan Tondo, pada Kamis (23/7). Kunjungan tersebut didampingi pula oleh Kepala Balai Prasarana Wilayah Provinsi Sulteng Ferdinand Kana Lo, Kepala Satker PKP Aksa Madani dan PPK PKP II Zubaidi dan Team Leader OSP-9 Sulteng Tasrief Siara.

Namun demikian, ia menyampaikan kepada KSM agar pembagian peran dalam pekerjaan tidak membebani kelompok perempuan serta disesuaikan dengan kemampuan fisik. “Jangan sampai terlalu lelah, apalagi sakit. Cukup kerjakan yang ringan. Jangan memaksakan diri,” katanya.

Sebelumnya, Staf Ahli Menteri PUPR ini berkunjung ke Kelurahan Layana Indah. Di lokasi, ia berbincang dengan sejumlah pelaku program mulai dari pengurus BKM, anggota KSM hingga lurah, mengenai jenis infrastrutkur yang dibangun, partisipasi masyarakat hingga sasaran pemanfaat. Kelurahan Layana Indah mendapat alokasi bantuan pemerintah untuk masyarakat (BPM) sebesar Rp2 miliar, yang dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur dasar seperti jalan rabat, drainase lingkungan, box culvert dan sarana air bersih.

Sudirman mengaku senang melihat hasil pekerjaan rabat beton dan drainase yang dibangun masyarakat rapi dan berkualitas. Ia juga menyarankan kepada Ketua KSM Morambanga Agus Panca Saputra, agar dibuat lobang biopori untuk resapan air di lintasan drainase. Agus segera mengajak Sudirman ke salah satu titik drainase dan memperlihatkan biopori dalam bentuk buis beton yang ditanam sedalam satu meter dengan jarak setiap lima puluh meter. Melihat biopori yang telah dibuat oleh pekerja, Sudirman kembali memberikan apresiasi. Menurut dia, resapan air tersebut bisa menyimpan air tanah dan diharapkan dapat menyuburkan pohon dan tanaman di sepanjang lintasan drainase yang dibuat oleh para pekerja padat karya Program Kotaku.

Ia melanjutkan dengan melihat jalan tanah yang terhubung dengan rabat beton yang belum disediakan drainase. Ia meminta agar lurah mendorong warga berswadaya membangun saluran tanah agar tak menggerus jalan rabat beton yang telah dibangun. Ia juga berharap, agar dibuat gorong-gorong atau sambungan saluran menuju plat pelintas, tujuannya agar jalan rabat beton tak tergerus ketika ada luapan air ketika terjadi hujan. Lebih lanjut, Sudirman menyampaikan agar BPM dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh BKM dan KSM pelaksana. Ia juga mengingatkan, hasil pembangunan dipelihara secara rutin.

Hal senada juga diungkapkan Kepala BPPW SUlteng, Ferdinand Kana Lo yang turut serta dalam kunjungan tersebut. “Hasil pembangunan yang sudah bagus ini tolong dijaga, dipelihara,” harap Ferdinand. [Sulteng]

Penulis: Haerul Fikri, Sub Komunikasi OSP Program Kotaku Provinsi Sulawesi Tengah

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.