Beranda Warta Berita Masyarakat Madura Siap Bangun Kabupaten Bangkalan

Masyarakat Madura Siap Bangun Kabupaten Bangkalan

Berita Jawa Timur Madura Bangkalan Telaga Biru Infrastruktur Comments (0) View (455)

Partisipasi semua pihak dalam pembangunan itu penting. Jika kaitannya dengan pembangunan di Pulau Madura, ada keunikan tersendiri di tengah masyarakat Madura. Ada tiga patron yang harus dilibatkan dan diajak berkolaborasi dalam pembangunan, yaitu ulama, umaro’, dan blateran.

“Ketiganya ini harus dirangkul. Makanya, kenapa hari ini saya hadirkan juga Ketua PCNU Kabupaten Bangkalan KH. Makki Nasir dan pengasuh Ponpes Manbaus salam Bangkalan KH. Imron Fattah, agar beliau menyaksikan dan bisa menyampaikan kepada tokoh-tokoh lainnya bahwa masyarakat Madura ini welcome dan siap membangun Kabupaten Bangkalan,” tegas Anggota Komisi V DPR RI Syafiuddin dalam acara peletakan batu pertama Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) 2020 di Wisata Pantai Biru, Desa Telaga Biru, pada Kamis (30/7).

Tampak hadir dalam kegiatan adalah PPK Program Kotaku Provinsi Jawa Timur (Jatim), Team Leader OSP Program Kotaku Provinsi Jatim, Wakil Bupati Bangkalan, Dinas PRKP, Muspida, Muspika, Lurah/Kades, LKM, dan masyarakat setempat.

“Sudah seharusnya, Masyarakat Madura, khususnya Bangkalan, menerima haknya dalam pembangunan. Selama ini alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bagi Pulau Madura sangat minim. Padahal, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah orang Madura di seluruh Indonesia sekitar 20 juta. Untuk itu, semestinya 7-8 persen alokasi APBN masuk ke Pulau Madura,” kata Abah Syafi, begitu panggilan akrab Syafiuddin.

Kabupaten Bangkalan merupakan 1 dari 13 kabupaten penerima bantuan infrastruktur melalui BPM Kotaku 2020 untuk Provinsi Jatim. Dana BPM yang diterima Kabupaten Bangkalan terbesar dibandingkan kabupaten lain di Jatim, yakni Rp 7 miliar bagi 7 desa/kelurahan. Dana ini akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur permukiman di Desa Telaga Biru, Tanjung Bumi, Paseseh, Klampis Barat, Kamal, Tonjung, dan Kelurahan Pejagan.

Ia juga berharap tahun depan akan lebih banyak anggaran mengalir untuk Kabupaten Bangkalan. “Tetapi, memang untuk mendapatkan alokasi BPM Kotaku harus memenuhi kriteria kekumuhan dan masuk SK kumuh bupati. Jika desa-desa lain ingin ada pembangunan dari dana BPM Kotaku, harus memenuhi kriteria tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Telaga Biru mengapresiasi atas terselenggaranya pembangunan dari Program Kotaku di desanya. Menurut dia, Desa Telaga Biru telah mengembangkan potensi wisata pantai dan usaha lokal masyarakat. Sehingga diharapkan kolaborasi pembangunan ini dapat mengubah wajah Desa Telaga Biru dari segi penataan lingkungan maupun livelihood. [Jatim]


Penulis: Afdolu Nasikin, Askot Mandiri Kabupaten Bangkalan, OSP Program Kotaku Provinsi Jawa Timur

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.