Beranda Warta Cerita Disuruh Menulis, Siapa Takut?

Disuruh Menulis, Siapa Takut?

Cerita Sumatra Utara Webinar KMP Comments (0) View (133)

“Menulis dan dokumentasi itu penting” adalah tema yang diangkat pada pelatihan webinar pada tanggal 13 – 14 Agustus 2020 yang dilaksanakan oleh OC 2 yang diikuti oleh 120 peserta yang berasal dari Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Bengkulu. Kegiatan pelatihan ini dimoderatori oleh TA Komunikasi dari tiap Provinsi, yaitu Kartini R dari Bengkulu, Taufik Hidyat dari Sumatera Utara, dan Hendri Matias dari Sumatera Barat. Pelatihan dimulai dari pukul 8.30 WIB untuk registrasi peserta dan lanjut ke pembahasan materi pelatiahan yang kemudian ditutup pada pukul 12.00 WIB setelah berakhirnya sesi tanya jawab dan diskusi bersama. Dikarenakan kapasitas webinar via zoom terbatas hanya untuk 100 orang sehinggga para peserta yang tidak kebagian slot di zoom dapat mengikuti pelatihan ini melalui live streaming via YouTube.

Hari pertama pelatihan dimulai dengan sambutan dan kata pengantar dari Team Lader (TL) OC 2 Bapak Ferry Setiawan. Pemateri pada hari pertama yaitu Ibu Nina Razad dari KMP yang membawakan materi tentang “cara Asik menulis di media sosialisasi KOTAKU” yang mana setelah perkenalan diawali dengan mengajak para peserta menuliskan satu paragraf tentang apapun yang ada dipikiran masing masing saat itu, yang kemudian beberapa paragraf terpilih digunakan sebagai media analisis tata cara dan penggunaan kata yang lebih efektif dalam membuat suatu tulisan dan judul untuk tulisan tersebut. Setelahnya dilanjut dengan memaparkan sebuah materi yang berisi tentang apa yang harus dilakukan dalam menulis, teknik, tips dan trik serta cara membuat sebuah tulisan tetap tampak menarik dengan kalimat kalimat yang efektif. Saat sesi pemaparan materi peserta bebas memberikan pertanyaan dan saran dari kolom chat yang setelahnya dijawab oleh Nina Razad secara langsung. Cara pembawaan yang menyenangkan dan ringan membuat bahasan ini tidak terasa sudah habis waktunya. Ilmu yang sangat bermanfaat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan masuk ke materi kedua yang dibawakan oleh Vhany Medina yang membahas mengenai cara merancang pesan di media sosisalisasi (spanduk, poster, newsletter). Pada materi ini Vhany menunjukkan beberapa contoh banner dan spanduk yang sudah cukup baik dan yang sedikit kurang baik. Para peserta diminta untuk memberi tanggapan tentang tiap contoh spanduk, banner, newsletter, maupun buletin yang ditunjukkan dalam slide show paparan. Dari sesi ini peserta banyak mendapat masukan mengenai pemilihan kata yang efektif dalam setiap media sosialisasi agar isi pesan tersampaikan dengan baik. Bahkan pemilihan background dan gambar yang akan kita sisipkan didalam media sosialisasi harus memiliki makna tersirat yang dapat mendukung agar isi pesan lebih tersampaikan. Pelatihan hari pertama ini selesai setelah sesi tanya jawab.

Pelatihan Hari kedua dimulai langsung dimulai dengan materi yang disampaikan oleh Benedictus Yudi tentang teknik pengambilan gambar untuk media sosialisasi yang menarik, materi ini sangat menarik karena sebenarnya banyak dari para pelaku sosialisasi sangat suka sekali mengabadikan dan mendokumentasikan suatu moment dengan gadget ataupun kamera mereka namun masih kurang pengetahuan dan teknik sehingga dokumentasi yang diambil seringkali masih kurang layak untuk ditampilkan. Beberapa teknik seperti angle pengambilan gambar, waktu yang tepat mengambil dokumentasi, serta cara memunculkan arti serta pesan dari suatu dokumentasi dijelaskan oleh Yudi secara rinci dan jelas yang dapat dipahami oleh para peserta. Banyak pertanyaan peserta yang terjawab saat mendengarkan penjelasan mengenai teknik pengambilan dokumentasi.

Sesi selanjutnya disambung Mahmud Hidayat tentang pembuatan video yang kreatif dimulai dari pemilihan latar yang digunakan untuk pengambilan video, teknik lighting agar video terlihat bagus serta cara memegang alat saat pengambilan video, part- part dan perubahan angle saat shoot video serta aplikasi yang gampang dan mudah digunakan saat melakukan editing video. Setelah mendengar penjelasan dari Mahmud, para peserta dibebaskan untuk melakukan tanya jawab ataupun diskusi mengenai proses pembuatan video, sebagian besar pertanyaan memang mengarah pada bagian editing video yang mana sebagian besar masih kurang paham. Turut serta pula para TA Komunikasi dari KMP baik wilayah 1 dan Wilayah 2 Iroh dan Tristiani yang memberi sedikit masukan dan wejangan serta semangat agar komunikasi dan sosialisasi para pelaku KOTAKU semakin baik dan meningkat.

Berhubung pelatihan hari kedua adalah hari Jumat, maka kegiatan pelatihan ini sedikit dipercepat tanpa mengurangi materi dan tujuan yang ingin dicapai. Pelatihan kemudian ditutup langsung oleh TL OC 2 Ferry Setiawan. Banyak ilmu baru yang bisa diambil peserta pada pelatihan kali ini. Semoga kedepannya semakin sering diadakannnya pelatihan- pelatihan lainnya yang dapat meningkatkan kemampuan para pelaku KOTAKU sehingga apa yang kita lakukan di lapangan semakin baik dan semakin rapi serta teratur dalam mengarsipkan dokumentasi kegiatan KOTAKU.[Sumut]


Penulis: Listriani, Askot IC Koorkot Cluster Tanjung Balai Program Kotaku Provinsi Sumatra Utara

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.