Beranda Warta Cerita Sukses Komunikasi: Antara Keinginan dan Meluangkan Waktu

Sukses Komunikasi: Antara Keinginan dan Meluangkan Waktu

Cerita Sumatra Barat Webinar Comments (0) View (218)

Tidak satu pun yang dilahirkan mampu menggeluti profesi secara profesional. Semua itu ada prosesnya. Dan proses itu akan bermula ketika ada "keinginan dan meluangkan waktu". Tidak terkecuali kemampuan untuk mengkomunikasi program dengan baik dan benar. Hal ini mengemuka dalam webinar tentang "Belajar menulis dan mendokumentasikan kegiatan dengan cepat, efektif dan menarik" yang dilakukan pada 13 dan 14 Agustus 2020, oleh OC 2 Program Kotaku, yang meliputi Provinsi Sumatra Utara, Bengkulu, dan Sumatra Barat.

Webinar komunikasi kali ini mengambil tema tentang "Menulis dan Dokumentasi Program Itu Penting". Kegiatan ini dibuka langsung Team Leader OC 2 Ferry Setyawan, dengan narasumber dari Tim Komunikasi KMP, Nina Razad, Vhany Medina, Mahmud Hidayat, dan Benedictus Yudi.

Pada sesi pertama, materi yang dibahas adalah tentang "Cara asyik menulis di media sosialisasi Kotaku". Pada sesi ini, Mbak Nina panggilan akrab Nina Razad, menyampaikan bahwa yang paling penting dipahami dalam menulis adalah: pertama, apa yang akan kita komunikasikan itu publik berhak untuk tahu, dan kedua harus fokus. Kedua hal tersebut adalah kunci dalam memulai sebuah tulisan.

Peserta langsung disuruh untuk menulis satu paragraf di chat dan dan langsung dilakukan proses pengeditannya. Peserta diharapkan paham seperti apa sebuah kalimat yang efektif dan efisien. Mbak Nina juga menyampaikan beragam hal yang bisa ditulis itu seperti acara, kegiatan lapangan, seremonial, cerita lapangan, praktik baik, dan lainnya.

Dia juga 'membocorkan' rahasia untuk dapat memulai sebuah tulisan: apapun ide yang muncul, tulislah, mungkin dimulai dari menulis di medsos. Setelah ditulis, baca lagi secara berulang sampai yakin kalau tulisan itu layak untuk dipublis. Nina juga mengatakan bahwa ilmu itu ibarat air, maka biarkanlah dia mengalir, supaya ilmu itu tidak mati. Dan menulis, adalah satu cara untuk mengalirkan ilmu.

Sesi kedua dilanjutkan dengan materi "Merancang Pesan di Media Sosialisasi" yang dihantarkan Vhany Medina. Dalam sesi ini disampaikan tips dan trik merancang pesan dalam media sosialisasi. Hal penting yang perlu dicatat dan penting diperhatikan adalah bahwa media sosialisasi berupa spanduk, poster, newsletter, dan lainnya harus menggunakan kalimat yang tegas, sederhana, dan mudah diingat. Sementara untuk media hurufnya sebaiknya tebal, tidak bertumpukan, dan warnanya harus tegas. Rahasia yang terakhir adalah menggunakan bahasa lokal dalam media tersebut.

Pada hari ke dua, sesi pertama, diskusi dihantarkan oleh Mahmud Hidayat, tentang Pembuatan Video yang kreatif. Dalam sesi ini hal penting yang perlu diperhatikan dalam membuat video adalah tentang waktu yang tepat dalam pengambilan video: pagi antara jam 7 sampai jam 9, dan sore jam 4 sampai jam 5 khusus untuk kegiatan di luar ruangan. Pengambilan video cukup tujuh sampai 10 detik saja, tidak perlu lama dan panjang.

Sesi kedua berbicara tentang teknik pengambilan gambar untuk media sosialisasi yang menarik, yang dipandu Yudy, panggilan akrab untuk Benedictus Yudi. Dalam sesi ini dia sangat menekankan bahwa waktu yang tepat untuk mengambil foto hampir sama dengan waktu pengambilan video. Di luar jam tersebut pencahayaannya kurang baik untuk pengambilan gambar. Untuk itu dalam pengambilan foto memang harus meluangkan waktu, tidak bisa sambilan saja apalagi kalau dititip pada teman yang kebetulan ke lapangan.

Selain kedua hal tersebut, teknis sederhana penting lainnya adalah rajin-rajinlah membersihkan lensa kamera. Ambil saja foto sebanyak mungkin setelah itu baru diseleksi yang terbaik ambil gambar dalam posisi landscape dan portrait. Kalau itu dilakukan secara terus menerus, akan mengasah kemampuan dalam pengambilan gambar yang baik nantinya.

Di akhir sesi, peserta webinar mendapat pencerahan dari TA Komunikasi KMP, Teh Iroh dan Teh Tries. Menurut mereka, hal penting dalam komunikasi adalah tentang kesadaran bahwa apapun yang dikerjakan, publik berhak untuk tahu. Pelaku Program Kotaku pun bersedia untuk meluangkan waktu, hingga yang dikerjakan di lapangan dapat dikabarkan pada khalayak.

Acara ini ditutup oleh TL OC 2 Sumbar Verry Stiyawan. Dalam sesi penutupan ini Verry berpesan pada semua peserta untuk menjadikan menulis dan memotret sebagai sesuatu yang menyenangkan, hingga kualitas gambar dan tulisan yang disampaikan ke publik menjadi berkualitas.[OC-2]


Penulis: Tim Sosialisasi OC-2
Program Kotaku Provinsi Sumatra Barat

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.