Beranda Warta Cerita Pandemi Tak Menyurutkan Semangat Wirausaha KSM

Pandemi Tak Menyurutkan Semangat Wirausaha KSM

Cerita Sulawesi Barat Polewali Mandar KSM Covid-19 Comments (0) View (136)

Pandemi Covid-19 membuat pergerakan ekonomi melambat. Sebagian masyarakat terkena imbasnya terutama masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Bahkan sumber pembiayaan yang biasa menyalurkan bantuan dana ke masyarakat juga tidak berani mengambil resiko untuk sekedar membantu meringankan beban masyarakat melalui peminjaman modal usaha.

Lain halnya di Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Unit Pengelola Keuangan (UPK) BKM Siamasei Kelurahan Manding, tetap semangat dan berani dalam menyalurkan dana bergulir ke masyarakat. Dalam hal ini kepada para Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sebagai syarat mutlak penerima manfaat Dana Bergulir KOTAKU.

Inilah yang disebut optimisme. Kecenderungan kepada keyakinan yang positif bahwa segala sesuatu pasti bisa ditemukan solusinya. Dan optimisme itu kali ini ditampilkan oleh UPK dan KSM.

Jika orang kebanyakan mengeluh akan penghasilan yang menurun drastis selama pandemi Covid-19 ini, mereka justru semangat menjalankan usahanya. Mereka aktif dalam menemukan 'problem solving' ekonomi bagi mereka sendiri.

Salah satu solusi yang dilakukan oleh KSM adalah beralih dari pedagang yang mangkal di pasar menjadi pedagang rumahan. Hal ini jelas merupakan ide brilian. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai pandemi atau wabah virus korona. Selain itu mereka tidak mau usahanya mandek hanya karena pandemi covid 19 ini.

Proses pencairan dana bergulir yang dilakukan oleh BKM melalui UPK ke KSM tetap mengedapkan nilai-nilai transparansi. Hal ini dibuktikan dengan melakukan pencairan dana di Kantor Kelurahan Manding yang diserahkan langsung oleh Lurah Manding Sudirman Kasim S.Ip. Penyerahan dana tersebut oleh lurah juga membuktikan besarnya dukungan dari pemerintah setempat sebagai wujud kepedulian terhadap Program KOTAKU khususnya perkembangan BKM Siamasei di Kelurahan Manding.

Lurah Manding Sudirman Kasim juga memberi arahan untuk mengedukasi para KSM agar kedepannya taat membayar angsuran. Bahkan ia memberikan tips supaya KSM tidak kesulitan tiap bulannya, yakni menyiapkan celengan di setiap rumah anggota KSM. Celengan tersebut harus diisi setiap hari dari laba usahanya agar ketika pembayaran angsuran jatuh tempo tidak terkatung-katung dan merasa berat untuk mengangsur pinjaman.

Proses pencairan dana bergulir dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19 , yakni mencuci tangan dengan sabun sebelum memasuki ruang pertemuan aula kantor kelurahan Manding, Jaga jarak sesama KSM tetap terjaga dan masing-masing mengenakan masker. Suatu kemajuan kesadaran yang patut diacungi jempol.

BKM melakukan tanda tangan daftar hadir di meja yang telah disediakan oleh BKM, kemudian dananya diserahkan oleh UPK dengan disaksikan oleh pihak kelurahan dan Tim fasilitator ekonomi untuk menyerahkan kepada para KSM. Para KSM saat menunggu panggilan penyerahan dana bergulir terlihat antri dan tetap menjaga jarak sebagai bukti penerapan New Normal.

Sebagai wujud kepercayaan BKM dan UPK terhadap KSM, maka para KSM berjanji akan menjaga kepercayaan dan integritas mereka masing-masing dengan melakukan pembayaran angsuran Dana Bergulir sebelum jatuh tempo dan tepat waktu. Mereka mengakui sangat terbantu dengan tetap eksisnya Dana Bergulir KOTAKU sampai saat ini. Hal ini memberi bukti bahwa KOTAKU hadir memberi Solusi Tanpa Batas.[Sulbar]


Penulis: Sarina Taufik, Fasilitator Ekonomi Kabupaten Polewali Mandar
Program Kotaku Provinsi Sulawesi Barat

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.