Beranda Warta Berita Pokja PKP, Pokja PPAS, Pokja AMPL [Harus] Selaras

Pokja PKP, Pokja PPAS, Pokja AMPL [Harus] Selaras

Berita DI Yogyakarta BPW Workshop Comments (0) View (92)

Balai Prasarana Permukiman Wilayah DI. Yogyakarta, mengadakan “Workshop Rencana Tindaklanjut penyelarasan Pembentukan Pokja PKP Berdasarkan Permen PUPR Nomor 12 tahun 2020 tentang Peran Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman”, di Hotel Melia Purosani Yogyakarta (15/9). Narasumber dalam kegiatan ini, Kementerian Dalam Negeri, Bappeda DIY dan Kabupaten/Kota, serta Direktorat Pengembangan Kawasan Permukman Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR.

Acara yang dihadiri kurang lebih 60 peserta ini terdiri perwakilan OPD (POKJA PKP) yang membidangi penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, Program KOTAKU, dan konsultan individu pembinaan PKP Balai PPW DIY. Dengan adanya workshop ini, diharapkan terbentuk pemahaman dan kesamaan persepsi tentang peran masyarakat dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, tahapan pembentukan POKJA dan forum PKP, dan rencana tindak lanjut kegiatan/penjadwalan tahapan penyelarasan POKJA Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Workshop ini bertujuan tersosialisasikannya Permen PUPR Nomor 12 Tahun 2020 tentang Peran Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman; Terindentifikasinya pokja yang ada di daerah (propinsi, kab/kota) dalam Pokja Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman; Terindentifikasinya permasalahan penyelarasan pembentukan Pokja Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman Tersusunnya rencana kerja tindak lanjut kegiatan/penjadwalan tahapan penyelarasan Pokja Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Dalam sambutannya Kepala Balai PPW DIY Tri Rahayu mengatakan,”pentingnya peran serta masyakat dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, saat ini telah ada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) Nomor 12 tahun 2020 tentang Peran Masyarakat Dalam Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman. Peraturan ini dipandang perlu oleh BPPW DIY untuk di sosialisasikan ke masyarakat terutama bagi pemangku kepentingan di tingkat Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yaitu Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (POKJA PKP) terkait di kabupaten/Kota”.

Penyelenggaraan Kawasan Permukiman di Kabupaten/Kota melibatkan berbagai perangkat daerah/dinas terkait yang dikoordinasikan melalui Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (POKJA PKP). Kelompok kerja ini akan menjadi wadah koordinasi untuk mensinergikan seluruh sumber daya yang ada agar bisa mencapai target pembangunan, pengelolaan dan pemanfaatan di bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini kabupaten/kota di DIY telah memiliki berbagai pokja yang terkait dengan penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, selain Pokja PKP antara lain adalah Pokja PPAS dan Pokja AMPL. Berbagai pokja tersebut yang terkait dengan dengan penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman di kabupaten dan kota di DIY memiliki keanggotaan yang sama yaitu OPD kabupaten dan kota, sehingga penyelarasan menjadi kata kunci dalam peyelenggaran workshop ini.

Dalam workshop ini diharapkan terbentuk pemahaman dan kesamaan persepsi tentang peran masyarakat dalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman, tahapan pembentukan POKJA dan forum PKP, dan rencana tindak lanjut kegiatan/penjadwalan tahapan penyelarasan POKJA Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman.[DIY]


Penulis: Reni Rachma, Sub Komunikasi DIY
Program Kotaku Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.