Beranda Warta Cerita Program Kotaku Padangsidimpuan Berkolaborasi di Masa Pandemi

Program Kotaku Padangsidimpuan Berkolaborasi di Masa Pandemi

Cerita Sumatra Utara Padangsidempuan Covid-19 BKM Comments (0) View (55)

Beberapa bulan belakangan, Indonesia, bahkan Dunia tengah dilanda permasalahan rumit, yang membuat kita semakin menjerit merasakan sakit, kapankah pandemi Covid-19 berakhir ? Tak ada kabar pasti akan hal tersebut. Namun, pemerintah tetap berusaha untuk mengatasi permasalahan yang ada, menenangkan hati rakyat untuk tak merasakan khawatir yang berlebihan agar imun tubuh atau pun kesehatannya tetap stabil.

Pemerintah juga gencar melakukan sosialisasi mengenai Covid-19, pun dengan Pemerintah Kota Padangsidimpuan. Penyemprotan disinfektan merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kota Padangsidimpuan untuk ikut terlibat dalam mengantisipasi penyebaran serta melawan virus corona yang kini sudah dinyatakan pandemi. Adapun strategi lain yang dilakukan oleh Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ialah menerapkan Social Distancing dan Fisic Distancing, seperti meliburkan sekolah-sekolah, mengatur jumlah pegawai yang hadir di setiap kantor dengan menerapkan sistem piket dengan kehadiran sepertiga dari jumlah pegawai pemerintahan, memberikan informasi dan penanganan dini pada masyarakat dengan cara menyediakan hand sanitizer di tempat umum, kantor, pasar, swalayan, dan mendirikan posko penanganan Covid-19 di setiap Desa/Kelurahan. Cara itu diharapkan dapat memperkecil risiko penyebarakan virus corona di Kota Padangsidimpuan.

Dampak yang diakibatkan oleh virus corona ini sangatlah luar biasa. Bagi para pedagang ini sangat berpengaruh, penjualan yang menurun, stok barang yang rusak, bahkan tak sedikit dari mereka yang memilih untuk tidak berjualan sejak anak-anak sekolah diliburkan. Dan ini biasanya mereka yang berdagang di area sekolahan. Penyedia jasa angkutan umum juga ikut merasakan dampak Covid-19, di akibatkan sekolah libur, kantor yang menerapkan WFH, yang pada intinya hanya ada sedikit penumpang setiap harinya.

Upaya lain yang dilakukan pemerintah dalam membantu masyarakat mencegah penyebaran Covid-19 ialah dengan membagikan masker secara gratis. Tidak hanya itu, pembagian sembako kepada masyarakat juga dilakukan oleh pemerintah, mengingat dampak yang dirasakan oleh masyarakat, baik itu yang kehilangan pekerjaan, pendapatan yang menurun, dan hal-hal lain yang membuat mereka kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Disamping pemerintah, ikut serta juga komunitas-komunitas seperti Komunitas Bersedekah, Komunitas Alumni SMAN 1 Padangsidimpuan, 212 Mart Padangsidimpuan, KBI, serta relawan-relawan penanganan Covid-19 yang ikut membantu dan berpartisipasi dalam hal memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19. Dengan adanya kerjasama ini semoga dapat meringankan beban masyarakat dalam hal memenuhi kebutuhan ekonomi yang sulit disaat sekarang, dan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar perekonomian masyarakat di Kota Padangsidimpuan kembali pulih dan berjalan seperti biasanya, dan masyarakat juga merasa aman melakukan aktivitasnya kembali.

Selain Pemerintah, komunitas, relawan penanganan covid-19, serta pihak terkait lainnya, Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) Padangsidimpuan juga ikut andil dan berpartisipasi dalam hal penanganan Covid-19. Media spanduk yang dipasang pada area parkir perkantoran bertuliskan kalimat “KOTAKU Peduli Covid” Bersama Kita Bisa Atasi. Patuhi Protokol Kesehatan Guna Mencegah Covid-19. Tetap Jaga Jarak dan Gunakan Masker. Spanduk ini dibuat sebagai himbauan, mengajak, dan mengingatkan untuk kita akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Dan dipintu masuk kantor KOTAKU Padangsidimpuan juga telah disediakan hand sanitizer.

Terlaksananya kegiatan sosial yang dilakukan oleh Program KOTAKU dengan cara memanfaatkan dana yang berasal dari dana UPK atau BOP BKM untuk bantuan bagi masyarakat yang merasakan dampak dari Covid-19 tersebut. Dalam hal ini Program KOTAKU bersama BKM akan menyalurkan bantuan berupa sembako, serta mengarahkan BKM di setiap kelurahan Kota Padangsidimpuan untuk mengadakan tempat atau sejenis westafel cuci tangan bagi masyarakat agar selalu menjaga kebersihan dan mematuhi himbauan dari Pemerintah untuk penanganan penyebaran virus corona. Kegiatan sosial ini didasari atas kesadaran masing-masing pihak tanpa adanya unsur memaksa atau pun keterpaksaan dari masing-masing pihak.

Meskipun sedang masa Pandemi Covid-19, aktivitas harus berjalan, target harus tercapai, dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Proses pembangunan rumah produksi olahan salak di Kelurahan Lubuk Raya juga tetap berjalan sesuai dengan rencana. Para pekerja dan tukang mengikuti aturan protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, dan memakai APD lengkap. Di lokasi pembangunan juga telah disediakan alat pengukur suhu tubuh (Termometer), juga hand sanitizer, serta dipasang spanduk sebagai himbauan dan ajakan kepada kita agar selalu menjaga kesehatan.

Beberapa kegiatan di masa pandemi Covid-19 oleh Program KOTAKU ialah Monitoring atau Kunjungan oleh Balai Prasarana Sumber Daya Air (PSDA) Sumatera Utara ke Padangsidimpuan, melihat dan mengunjungi Pembangunan Rumah Produksi Olahan Slak di Kelurahan Lubuk Raya Kec. Padangsidimpuan Hutaimbaru pada Kamis, 17 September 2020. Kunjungan Opname/Monitoring kegiatan KOTAKU oleh PPK Wil. I bersama Tim KMW di Kelurahan Lubuk Raya terkait Pembangunan Rumah Produksi Olahan Salak Dan Galery yang sudah mencapai progress 60 % pada Selasa, 22 September 2020.

Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menambah ikatan persaudaraan yang tinggi, toleransi sesama, saling berbagi dan mengasihi, serta meningkatkan iman kita kepada ALLAH SWT. Dan semoga permasalahan ini segera berakhir dan Covid-19 sirna dari muka bumi. Agar aktivitas dapat berjalan seperti biasanya tanpa harus dihantui oleh yang namanya virus corona. Aamiin.[Sumut]


Penulis: Tim Kotaku Padangsidimpuan
Program Kotaku Provinsi Sumatra Utara

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.