Beranda Warta Cerita Dulu Tempat Sampah, Kini RTP Produktif

Dulu Tempat Sampah, Kini RTP Produktif

Cerita RTP Swadaya BKM Jawa Timur Jombang Comments (0) View (376)

Taman Edukasi Subontoro Barat (SBR) memang cantik. Selain terpasang alat permainan anak-anak, kamar mandi umum, dan perangkat cuci tangan sesuai protokol kesehatan, ada juga kedai dilengkapi wifi. Siapa sangka dulunya, lokasi yang terletak di RT 02/RW V, Dusun Subontoro Barat, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur ini adalah tempat sampah liar.

Berawal dari lahan kosong seluas 136 meter persegi, terletak tak jauh dari bantaran Kali Gunting. Selama ini, lokasi dimanfaatkan warga hanya sebagai tempat pembuangan sampah tidak resmi. Jika dibiarkan, tentunya ini dapat menganggu pemandangan, bahkan kesehatan warga. Akhirnya muncul ide warga sekitar dan tokoh masyarakat setempat untuk menjadikan lahan tersebut lebih bermanfaat dan indah.

Beberapa tokoh warga setempat, termasuk Ketua RW V Zainul Arifin yang juga Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Trisno, memulai langkah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua pihak, antara lain, Kepala Desa Nanang Sugiarto.

Gayung bersambut, karena Nanang sangat mendukung usulan warganya. Setelah musyawarah dengan semua pimpinan kolektif BKM, bersama pemerintah desa, diputuskan bahwa lahan tersebut akan dijadikan ruang terbuka publik (RTP).

Anggaran yang digunakan untuk memulai pembangunan RTP, sebesar Rp 46,8 juta, berasal dari alokasi laba Unit Pengelola Keuangan (UPK) yang disisihkan dari jasa dana pinjaman bergulir Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang dikelola BKM. Ini karena kegiatan dana bergulir di BKM Trisno berjalan sangat baik. Tentu, warga setempat dan pemerintah desa menyambut dengan luar biasa, sehingga terkumpul dana swadaya senilai Rp 53,2 juta. Alhasil total dana pembangunan RTP mencapai Rp 100 juta. Sesuai kesepakatan bersama, RTP dinamai Taman Edukasi SBR.

Dari dana tersebut, dibangun arena bermain anak-anak, MCK umum 2 pintu, paving, pagar, dinding berhias mural indah, tanaman hias, bahkan kedai kopi lengkap dengan wifi-nya, serta taman khusus jual bibit tanaman dan bebuahan. Dengan demikian, taman ini memiliki wahana bermain bagi anak-anak setempat, serta kamar mandi dan alat cuci tangan, sehingga Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan COVID dapat terjaga dengan baik. Selain arena bermain, ada juga kedai lengkap dengan fasilitas wifi, yang dikelola karang taruna. Akibatnya, karang taruna dusun ini juga lebih produktif dan memiliki tempat usaha yang memadai.

Tak hanya itu. Di pojok taman juga ada sebidang tanah yang dimanfaatkan ibu-ibu PKK untuk belajar bercocok tanam. Sebut saja, tanaman bunga, bibit bunga, dan obat-obatan. Malah rencananya ke depan, Dinas Pertanian atau Petugas Penyuluh Lapangangan (PPL) Kecamatan Mojoagung akan didatangkan khusus, untuk membimbing ibu-ibu mengenai cara menanam tanaman tersebut secara baik. Harapannya, kelak ibu-ibu setempat bisa berjualan bunga, bibit buah, dan sebagainya.

Pada hari ini, Rabu (4/11), Taman Edukasi SBR diresmikan oleh Camat Mojoagung. Taman juga mendapat sumbangan 5 unit pohon tabebuya dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang.[Jatim]

Dokumentasi lainnya:

    

 

Penulis: Harnanik S. Sos, Fasilitator Sosial Tim Jombang 02, OSP Kotaku Provinsi Jawa Timur

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.