Beranda Warta Berita KPK Observasi Kajian Program Padat Karya di Jawa Barat

KPK Observasi Kajian Program Padat Karya di Jawa Barat

Berita Jawa Barat Bandung KPK Kunjungan Kerja Padat Karya Comments (0) View (228)

Sebagai upaya observasi kajian pelaksanaan Padat Karya di Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Provinsi Jawa Barat, Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengunjungi Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu, 4 November 2020. Tim KPK meninjau lapangan didampingi oleh Tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Barat, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung, Tim Kotaku Jawa Barat dan BKM Desa Citeureup sebagai tuan rumah.

Di Desa Citeureup, Tim KPK mengobservasi program Padat Karya Kotaku 2020 yang saat ini masih dalam tahap pelaksanaan konstruksi. Mereka melihat langsung pembangunan drainase, Sarana Air Bersih (SAB), Mandi Cuci Kakus (MCK) dan septic tank komunal. Tim KPK banyak memberikan pertanyaan kepada Tim Kementerian PUPR dari pusat dan para pendamping Program Kotaku di Desa Citeureup terkait penentuan lokasi, kegiatan, mekanisme pelaksanaan, pengendalian, serta pekerja yang terlibat dalam pembangunan.

Wakil Kepala PMU NSUP dan NUSP-2 Mita Dwi Aprini menyampaikan, penentuan lokasi dan alokasi disampaikan oleh pihak pusat berdasarkan SK kumuh kota/kabupaten dan selanjutnya untuk penentuan kegiatan dilakukan oleh masyarakat berdasarkan pendataan dan penentuan prioritas yang dilakukan oleh masyarakat sendiri. 

Selanjutnya Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Barat Feriqo Asya Yogananta menambahkan, penanganan kumuh tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi harus bersamaan dengan perubahan perilaku masyarakat. Oleh karena itu, Program Kotaku berupaya mengajak masyarakat memelihara hasil pembangunan melalui Kelompok Pemanfaat dan Pengelola (KPP) sekaligus mengubah perilaku menjadi lebih bersih dan sehat.

Semua pendamping Program Kotaku terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai pertemuan dan juga media sosialisasi dalam bentuk spanduk, poster, banner. Berbagai upaya ini dilakukan guna menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan senantiasa memelihara hasil pembangunan yang ada.

Terkait pelaksanaan Program Padat Karya menurut Koordinator BKM Desa Citeureup, Ukun Rukmana, para pekerja yang terlibat dalam kegiatan Kotaku di wilayah tersebut berasal dari Desa Citeureup. Beberapa pekerja diantaranya merupakan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tempat mereka bekerja karena dampak Pandemi COVID-19. [Jabar]

Penulis: Imas Siti Masyitoh, TA Komunikasi, OC Kotaku Provinsi Jawa Barat

Editor: Vhany Medina

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.