Beranda Warta Cerita Duet Narsum Latih Tim Korkot-Fasilitator Non-BPM

Duet Narsum Latih Tim Korkot-Fasilitator Non-BPM

Cerita Bangka Belitung Webinar BKM LKM Comments (0) View (127)

“Semua yang dijalani dengan hati dan kerjasama tim maka pekerjaan seberat apapun pasti akan terselesaikan dengan baik. Karena itu sebagai ujung tombak terjadinya perubahan dimasyarakat, maka fasilitator harus tetap semangat, rapatkan barisan dan kolaborasikan program Kotaku” ujar Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Miarka Risdawati pada saat membuka pelatihan Tim Korkot dan Fasilitator Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) lokasi kelurahan Non BPM Provinsi Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung.

Pelatihan secara daring selama 3 hari (23 s.d. 25 September 2020) dilaksanakan gabungan 3 (tiga) provinsi dan diikuti oleh 28 orang peserta dari Bangka Belitung, 43 orang peserta dari Sumatera Selatan dan 25 orang peserta dari Lampung ini merupakan bagian rangkaian kegiatan pelatihan dimana sebelumnya peserta telah terlebih dahulu mengikuti proses pre-test dan belajar mandiri (e-learning).

Dengan dimoderatori oleh Team Leader OC-04 Kotaku Sumatera Selatan Khoironi. Kepala BPPW Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung ikut berpartisipasi menjadi narasumber pelatihan Dalam paparannya tentang Kota Berkelanjutan, Kepala BPPW Bangka Belitung Miarka Risdawati menyampaikan tentang ide dasar kota berkelanjutan, gagasan dan implementasi kota yang terpadu, 3 (tiga) tantangan implementasi dan strategi menghadapi tantangan berkelanjutan melalui kolaborasi antar komunitas kota.

Setelah materi Kota Berkelanjutan dibahas tuntas, maka dilanjutkan dengan materi Penguatan Kelembagaan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang disampaikan oleh Kepala BPPW Provinsi Lampung Maria Doeni Isa. Pentingnya fungsi dan peran BKM sebagai roda penggerak menjadi topik utama dalam transformasi BKM dari Community Partisipatif menjadi Community Manajemen.

Belajar pengalaman dari BKM/LKM merupakan materi yang tak kalah luar biasa. Dengan mendatangkan narasumber LKM Mitra Mandiri Kelurahan Pringsewu Utara Rachmadi dan LKM Tempur Kelurahan Talang Bubuk Chairul Bahri dan Tahyudi diceritakan tahapan, proses, dan tantangan yang dialami oleh LKM dalam mewujudkan kelurahannya agar bebas dari kumuh.

“Intinya, sebuah kolaborasi itu harus ada yang memulai, karena itu peran dan fungsi LKM adalah mulai melakukan kolaborasi. Memang tidak mudah membangun permukiman sesuai kebutuhan bukan sekedar keinginan saja, tetapi yang lebih tidak mudah adalah tantangan untuk memelihara dan menjaga pembangunan infrastruktur yang telah terbangun” ujar Chairul Bahri.[Babel]


Penulis: Nurachmi Ayu Susanti, Tenaga Ahli Komunikasi OC-04
Program Kotaku Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.