Beranda Warta Cerita World Clean Up Day: Pekalongan Resik Tenan

World Clean Up Day: Pekalongan Resik Tenan

Cerita Jawa Tengah Pekalongan Sosial Kerja Bakti Comments (0) View (48)

Dalam rangka mendukung hari World Clean Up Day (WCD) di Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan pembersihan sampah di sekitar Sungai Mrican Wonokerto, pada Hari Sabtu (19/9/2020) dengan tema "Kabupaten Pekalongan Resik Tenan". Kegiatan ini laksanakan oleh Bupati Pekalongan beserta Komunitas WCD (World Cleanup Day ) Kabupaten Pekalongan, Gentong Hebat,Tim pengerak PKK, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tim KOTAKU Kabupaten Pekalongan, juga seluruh warga yang terlibat, berpartisipasi mengikuti ‘Aksi Clean up dan Pilah Sampah dari Rumah’ juga, aksi Cleanup dan Pilah Sampah dari Rumah ini diikuti oleh 187 negara, 34 provinsi termasuk provinsi Jawa Tengah, serta 13 juta relawan.

Aksi WCD ini dilakukan di Sungai Mrican sampai Desa Wonokerto Kulon Kecamatan Wonokerto. Kenapa lokasi ini menjadi pilihan. Bupati Asip menjelaskan sungai Mrican adalah sungai buangan yang tingkat pencemarannya (terutama pencemaran sampah rumah tangga) paling tinggi di Kabupaten Pekalongan. Untuk itu dalam kesempatan tersebut Ia mengajak semua pihak agar sungai Mrican menjadi bersih dan sehat. ” Ayo kita bangun supaya sungai Mrican ini menjadi sungai yang besih, sehat untuk kebutuhan masyarakat. Karena kalau sungainya bersih, airnya bersih dan lingkungannya indah sehat, maka itu representasi dari kehidupan masyarakat yang sehat pula, “ ucap Bupati saat wawancara di lokasi kegiatan.

“Saya berterimakasih kepada seluruh pihak terutama WCD Kabupaten Pekalongan yang terus bersama dengan pemerintah melakukan kolaborasi untuk melakukan edukasi kepada masyarakat agar bisa hidup sehat, memulai hidup sehat dari rumah sendiri, kemudian dari lingkungan dan seterusnya menjadi gaya hidup seluruh warga masyarakat agar Kabupaten Pekalongan resik tenan, “ pungkasnya.

Momentum World Cleanup Day 2020 mendapat perhatian khusus para pelaku Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kabupaten Pekalongan. Bersama sejumlah perwakilan elemen masyarakat, pelaku Program Kotaku ikut berpartisipasi di acara World Cleanup Day 2020 yang diterjemahkan sebagai Gotong Rotong Sedunia yang diselenggarakan di Kawasan Sungai Mrican. Menurut korkab Kotaku Kabupaten Pekalongan mengutarakan kalau “World Cleanup Day adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan dalam satu hari secara serentak di seluruh dunia dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku, dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah, serta memupuk nilai” ujar beliau.

Mekipun kegiatan ini berjalan secara massal tetapi harus mengingat kondisi pandemi COVID-19 yang belum mereda di Indonesia, kami menghimbau seluruh relawan WCD Indonesia, baik yang berada di zona beresiko tinggi maupun rendah untuk selalu memantau perkembangan informasi terkini dari lembaga resmi setempat, selalu waspada dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku dalam melaksanakan kegiatan” imbuh beliau.

Makna yang tersirat dari kegiatan World Cleanup Day sama persis dengan tujuan umum” program kotaku terlebih makna yang tersirat dari kegiatan World Cleanup Day sama persis dengan tujuan umum” program kotaku yaitu adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan untuk mendukung perwujudan permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan. terlebih dengan peribahasa masyarakat Pekalongan adalah “Kaline Resik, Rejekine Apik” Sehingga dengan berawal dari sungai yang bersih, tatanan kota yang baik, rapi, dan asri maka berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat. Amin.[Jateng]

 

Penulis: Tarmidzi, Fasilitator Sosial Kabupaten Pekalongan
Program Kotaku Provinsi Jawa Tengah

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.