Beranda Warta Artikel Idle Money: Diendapkan atau Digulirkan?

Idle Money: Diendapkan atau Digulirkan?

Artikel Sumatra Barat Padang Panjang Covid-19 Idle Money KSM Comments (0) View (878)

Idle Money merupakan sejumlah dana mengendap yang belum digunakan untuk kegiatan pinjaman bergulir yang dikelola oleh Unit Pengelola Keuangan (UPK), tingginya tingkat idle money menjadi salah satu permasalahan yang banyak di alami oleh UPK, masalah idle money menjadi pembahasan rutin disetiap KBIK konsultan pendamping Program KOTAKU, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), UPK, bahkan pihak yang melakukan pemeriksaan terhadap BKM, seperti auditor independen, inspektorat daerah ataupun Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Setiap Rapat Koordinasi tingkat kota maupun kelurahan dilakukan pembahasan secara intens guna mencari strategi menurunkan idle money, selain masalah tunggakan pinjaman bergulir, idle money juga menjadi agenda yang wajib dibahas. Berbagai strategi dan pendampingan telah dilaksanakan di tingkat lapangan, tapi jumlah idle money yang begitu tinggi hingga kini belum juga dapat dimaksimalkan dengan baik.

Selama masa pandemi covid-19 peningkatan idle money hampir di seluruh UPK karena untuk menggulirkan dana, UPK perlu seleksi cukup ketat terhadap calon peminjam, karena bagaimanapun juga pandemi berdampak langsung terhadap menurunnya omzet usaha KSM, hal ini mempengaruhi kinerja pinjaman bergulir yang dijalankan oleh UPK, sampai akhir Oktober 2020 total Idle money kota Padang Panjang sebesar Rp. 331.243.189, idle money menjadi masalah karena dengan banyaknya jumlah dana mengendap berdampak pada perputaran dana yang dikelola oleh UPK dan ini berpotensi merugikan masyarakat khusunya masyarakar berpenghasilan rendah (MBR).

Walaupun demikian masalah idle money merupakan masalah yang harus tetap diselesaikan. Beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk menurunkan tingkat idle money yang begitu besar beberapa di antaranya, yaitu:
Pertama, membentuk kepercayaan masyarakan terhadap lembaga BKM/LKM dan UPK sebagai pelaksana pinjaman bergulir. Dengan pengelolaan manajemen yang baik serta transparansi dan akuntabilitas yang terjaga serta pelayanan terhadap MBR dapat membentuk kepercayaan masyarakat sehingga menjadi KSM yang potensial untuk pinjaman bergulir.

Kedua, melakukan identifikasi KSM yang membutuhkan pinjaman bergulir. UPK dapat melakukan identifikasi terhadap Masyarakat MBR yang mempunyai usaha, yang dapat dikembangkan maupun potensial membuka peluang usaha, sehingga penyaluran pinjaman lebih tepat sasaran.

Ketiga, melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap KSM-KSM yang mempunyai usaha potensial untuk dikembangkan.

Keempat, UPK melakukan sosialisasi secara bekelanjutan mengenai kelebihan pinjaman bergulir.

Dan kelima, berkoordinasi kepada pemerintahan setempat seperti pihak kelurahan, kecamatan maupun kota. Kegiatan ini bertujuan agar pihak-pihak tersebut mengetahui perkembangan keuangan BKM/LKM dan permasalahan yang dihadapi termasuk idle money.

Banyak hal yang dapat dilakukan demi penurunan jumlah idle money namun berbagai strategi tidak akan efektif apabila tidak dilakukan di tingkat lapangan. Mudah-mudahan pandemi covid-19 cepat berlalu dan UPK BKM mampu mengelola pinjaman bergulir dengan baik, Idle Money menurun dan kinerja pinjaman bergulir UPK juga membaik.[Sumbar]


Penulis: Patra Yuleni, Askot MK Kota Padang Panjang
Program Kotaku Provinsi Sumatra Barat

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.