Beranda Warta Berita Pokja PKP, dan Ajakan untuk Berkolaborasi

Pokja PKP, dan Ajakan untuk Berkolaborasi

Berita Gorontalo Pokja PKP Comments (0) View (157)

Ada yang istimewa dalam rapat Kelompok Kerja (Pokja) Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Gorontalo, di Kantor Bappeda Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Selasa (24/11) lalu. Yakni, rapat dihadiri pula oleh Carolina Kaluku, staf ahli Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Rachmat Gobel. "Saya hadir memenuhi undangan Kepala Bappeda Gorontalo," ujarnya.

Menurut Carolina, sebelumnya sudah ada pembicaraan antara Wakil DPR RI Rachmat Gobel (RG) untuk bekerja sama, berkolaborasi, dalam rangka penanganan kawasan permukiman di Kota Gorontalo. Namun, pada prinsipnya, apa yang ingin dilakukan oleh RG untuk membantu menangani permasalahan sekitar perumahan dan permukiman di Kota Gorontalo akan diberi ruang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, Bappeda Gorontalo, camat, lurah, masyarakat, dan lembaga-lembaga terkait. Dengan demikian, platform kolaborasi pada semua unsur terkait dapat berjalan seiring. Dalam hal ini RG sudah memiliki konsep, tapi diperlukan kebersamaan untuk menangani permasalahan penataan lingkungan dan kawasan yang ada di Kota Gorontalo.

Carolina mengakui dirinya gembira melihat kehadiran Team Leader OSP Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Provinsi Gorontalo, yang memang konsentrasinya pada penanganan masalah skala lingkungan dan skala kawasan. "Saya tertarik mendengarkan tadi, ada konsep penanganan kumuh yang disebut dengan 100-0-100, ini luar biasa. 100 persen air minum, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen fasilitas sanitasi serta drainase, tercapai sesuai target tahun 2020, ya," ujarnya.

Untuk itu RG, melalui Carolina, mendukung semua upaya para pihak dalam membantu Gorontalo. "Silakan, siapa saja dan dari mana saja boleh menyampaikan aspirasinya, dari komunitas mana atau lembaga mana saja, bagi kami tidak jadi permasalahan," katanya. RG menyadari potensi untuk membantu Gorontalo itu, antara lain, tiga orang dari DPR RI, empat anggota DPD, dan dua menteri--Menteri Bappenas dan Menteri Olah Raga. Semuanya adalah putra Gorontalo. "Ini bisa menjadi penentu untuk kemajuan Provinsi Gorontalo secara keseluruhan, dan Kota Gorontalo secara khusus sebagai ibu kota provinsi. Potensi ini akan bisa membuat Provinsi Gorontalo lebih indah, sukses dibandingkan dengan daerah-daerah lain," tandas dia.

Mengenai konsep, selain lingkungan yang lebih bersih, asri, cantik, diharapkan karang taruna dan masyarakat setempat bisa tumbuh dan berkembang, termasuk ibu-ibu yang berjualan makanan atau apa saja yang merupakan ciri khas Gorontalo. "Saya tidak mau terlalu jauh, tapi setidaknya ada contoh dari Kampung Botol. Kami melihat potensi untuk pemberdayaan masyarakat yang dikelola itu baik sekali untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya usaha-usaha mikro dari masyarakat. Dan ini bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi demi memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri," kata Carolina.

Berikutnya, Kepala Bappeda Kota Gorontalo Meidy Silangen menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPR RI dan staf khususnya. Ia menekankan, kehadiran personel DPR tidak melihat dari partai, melainkan sosok Rachmat Gobel yang mewakili masyarakat Gorontalo. Apalagi mengingat target Wali Kota Gorontalo adalah berkolaborasi dengan berbagai kota. Dalam hal ini, Pemda akan bekerja sama dengan pihak yang ingin membantu Kota Gorontalo, salah satunya, mengentaskan kekumuhan. Ia mengatakan, RG sangat berkeinginan untuk membatu Kota Gorontalo, khususnya di tiga kelurahan, yaitu Benteng Otanaha di Kelurahan Dembe, Kelurahan Sienden, Kelurahan Biawu.

"Ini dalam rangka untuk mempercantik dan penataan kawasan permukiman. Tentu saja kita akan menyambut baik maksud dan tujuan tersebut. Bapak wali kota mendukung penuh pelaksanaan, mulai dari persiapan, perencanaan, hingga pelaksanaannya nantinya," tegas Meidy Silangen.

Rapat Pokja PKP sendiri membahas mengenai tiga agenda. Pertama, sosialisasi dan fasilitasi rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di beberapa kelurahan lokasi dampingan Program Kotaku oleh Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI. Kedua, penyepakatan hasil identifikasi lokasi atau Kelurahan yang akan menjadi kawasan kumuh Kota Gorontalo tahun 2020-2024. Ketiga, peningkatan peran Pokja PKP terkait dengan Permen PUPR no. 12 Tahun 2020, tentang Peran Masyarakat dalam Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kegiatan tersebut dimoderatori oleh Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Wilayah Kota Gorontalo Heru Zulkifli Thalib. [Gorontalo]

 

Penulis: Mustar Musyahri, Sub-Prof Sosialisasi OSP-8 Program Kotaku Provinsi Gorontalo

Editor: Epn/Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.