Beranda Warta Cerita Lingkungan Rapi, Warga Palupi Kini Berseri

Lingkungan Rapi, Warga Palupi Kini Berseri

Cerita Sulawesi Tengah Palu BPM 2020 Padat Karya Comments (1) View (364)

Memiliki lingkungan yang bersih dan rapi bukan sekadar mimpi. Karena kini, hal itu terwujud di Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Alokasi Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Program Kotaku 2020 senilai Rp 1 miliar dimanfaatkan secara optimal oleh badan keswadayaan masyarakat (BKM) dan kelompok swadaya masyaarakat (KSM) di sini. Bagi mereka, inilah momentum membangun untuk membangun dan menata lingkungan.

Kelurahan Palupi sendiri tergolong kawasan padat penduduk. Sejak awal 90-an sejumlah area di kelurahan ini dikembangkan menjadi kawasan perumahan oleh developer, yang memicu pertumbuhan penduduk secara cukup pesat. Namun, situasi ini tidak didukung dengan ketersediaan infrastruktur dasar yang memadai, seperti jalan lingkungan, drainase, air bersih, dan sarana MCK. Hal serupa terjadi lingkungan RT 05/RW 01 Kelurahan Palupi.

Pembangun drainase lingkungan sepanjang 422 meter dan jalan paving sepanjang 355 meter disambut antusias warga. Pelaksanaan kegiatan padat karya melibatkan 48 tenaga kerja warga setempat, baik sebagai tukang, maupun sebagai buruh. Sekalipun begitu, kualitas dan mutu hasil pembangunan bisa diadu. Bahkan, hasil pembangunan ini telah menstimulasi sejumlah ibu rumah tangga untuk secara swadaya menata pekarangan rumah dengan pot-pot bunga dan tanaman.

Salah satunya Niken, anak berusia 9 tahun, yang terlihat begitu antusias membantu ibunya mengecat pagar pekarangan rumahnya. Nampak pula, usaha kuliner di lorong ini kembali bergairah. Menikmati keindahan lingkungan di sini benar-benar bikin betah.

Kini, anak-anak di lingkungan RT 05/RW 01 Kelurahan Palupi tampak bermain Bahagia; berlarian dan bersepeda di sekitar lokasi kegiatan infrastruktur Program Kotaku. Amat jauh dengan kondisi dahulu yang sering tergenang, berlumpur, dan berbahaya dilalui kendaraan setiap kali hujan datang. Kesan kumuh tinggal kenangan. Praktik baik penataan lingkungan permukiman yang terwujud atas kolaborasi yang baik antara BKM dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan di sini. [Sulteng]

Dokumentasi lainnya:

    

Penulis: Haerul Fikri, Sub TA Komunikasi OSP Kotaku Provinsi Sulawesi Tengah

Editor: Nina Razad

1 Komentar


  1. Posted by Wibisono Ardi Nugroho | Dec 4, 2020

    cakep..

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.