Beranda Warta Cerita Sampah Tidak Berserakan = Lingkungan Bersih

Sampah Tidak Berserakan = Lingkungan Bersih

Cerita Lampung Rejang Lebong Persampahan KPP Comments (0) View (175)

Merencanakan lalu membangun itu tidak la sulit akan tetapi setelah sarana dan prasarana di bagun memastikan sarana dan prasarana di manfaatkan dan berkelanjutan bukanla hal yang mudah.

Sudah bukan menjadi rahasia umum jika pengelolaan persampahan selalu menjadi dilema yang rumit di tangah-tangah masyarakat, keberadaan tempat sampah di lingkungan sering kali menimbulkan banyak persoalan seperti misalnya sampah berserakan keluar dari tempatnya, sampah yang kemudian di ganggu binatang terrnak (anjing, ayam sehingga berserakan) jika lama diangkut serta menimbulakan bau tidak sedap.

Semua hal tersebut menjadi bahan pemikiran BKM Sejahterah Keluraham Karang Anyar, Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong yakni tentang pengelolaan persampahan, dari hasil beberapa kali rapat dan diskusi dengan masyarakat dengan memikirkan segala kemungkinan di lapangan maka di sepakati untuk membangun sarana persampahan yang cukup unik, selain menyediakan motor pengangkut sampah maka dilingkungan perumahan di bagun tiang-tiang gantungan untuk menggantung sampah agar sampah yang di kumpulkan masyarakat tidak berserakan dan tidak di ganggu binatang ternak dan lain sebagainya.

Saat ini sudah 2 tahun berjalan semenjak sarana prasarana persampahan di kelurahan karang anyar di sediakan di tahun 2018 lalu melalui dana BPM kotaku, KPP Sehat sejahtera yang di bentuk disaat penyepakan kegiatan tersebut menunjukkan kinerja yang baik karena hingga saat ini di tahun 2020, sarana dan prasarana terpelihara dengan baik, bukan hanya hal tersebut retribusi sampah yang di berlakukan di masyarakatpun di patuhi dan dijalankan oleh masyarakat tanpa ada keluhan.

KPP Sehat Sejahter telah menjalankan fungsinya sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih bebas dari sampah. KPP Sehat Sejahtera dibentuk dari hasil kesepakatan rembug warga, yakni Bapak Siraturahmi sebagai Koordinator, Mukhtar Efendi sebagai sekretaris, Denti sebagai bendahara, dan 3 orang anggota. Setiap 2 hari sekali petugas yang sudah ditunjuk sebagai oprator motor sampah berkeliling dilingkungan permukiman untuk mengambil dan mengangkut sampah yang sudah digantung pada tiang gantungan sampah yang sudah disediakan. Kepada masyarakat,

KPP Sehat Sejahtera ini sejak awal di bentuk telah memiliki aturan bersama yang telah di sepakati oleh masyarakat selaku penerima manfaat diantaranya sudah diterapkan aturan membuang sampah, dimana sampah yang dibuang harus digantungkan pada tempat yang sudah disediakan pada hari yang sudah ditetapkan dan pada kisaran waktu jam 6.00 sampai dengan jam 9.00 pagi. Selain itu masyarakat juga dimintan untuk membayar iuran, jika pada awal kegiatan iuran yang ditarik adalah sebesar RP. 5.000/rumah tangga dan sekarang telah disepakati jumlah iuran yang ditarik adalah sebesar Rp 10.000/rumah tangga.

Dari hasil iuran yang ditarik dari setiap rumah tangga inilah, digunakan untuk biaya operasional KPP yakni untuk honor 3 orang operator motor sampah yang setiap orangnya adalah Rp 600.000/bulan, untuk biaya pemeliharaan motor sampah dan perlengkapan yang dipakai operator motor sampah, seperti masker, sepatu boot dan sarung tangan. Untuk tertib administrasi, KPP Sehat Sejahtera juga sudah memiliki pembukuan atau pencatatan cash flow, untuk mencatat setiap uang masuk dan uang keluar.

Selain itu dari hasil iuran yang berhasil dihimpun, KPP juga menyetorkan iuran ke kas daerah setiap bulannya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rejang Lebong, sehingga dari kegiatan ini juga ternyata bisa memberikan sumbangsih terhadap PAD, hal ini sesuai dengan Perda Rejang Lebong No 4 Tahun 2011 Tentang Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan. Harapannya kegiatan pengelolaan sampah di Kelurahn Karang Anyar terutama oleh KPP Sehat Sejahtera dapat terus berkelanjutan dalam rangka menciptakan lingkungan permukiman yang bersih sehingga dapat tercipta masyarakat yang sehat dan sejahtera.[Bengkulu]

Penulis: Reno Riadi, Faskel CD Kabupaten Rejang Lebong
Program Kotaku Provinsi Bengkulu

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.