Beranda Warta Cerita Kerja Keras KPP Al-Ikhlas Bawa Bahagia bagi Warga Ela-Ela

Kerja Keras KPP Al-Ikhlas Bawa Bahagia bagi Warga Ela-Ela

Cerita Sulawesi Selatan Bulukumba Ela Ela KPP Comments (0) View (255)

Penanganan permukiman kumuh tidak cukup dengan hanya meningkatkan akses terhadap infrastruktur. Dibutuhkan partisipasi masyarakat setempat untuk menjaga dan memelihara lingkungan permukiman. Perilaku masyarakat pun harus turut berubah, dari perilaku kumuh menjadi perilaku hidup bersih dan produktif. Jika dulunya masyarakat masih tidak peduli lingkungan maka setelah mendapatkan dampingan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), masyarakat juga harus berubah dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan begitu, permukiman perkotaan yang dihuni dapat terjaga dan tidak menjadi kumuh kembali.

Oleh karena itu, Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) dibentuk untuk mewujudkan hal tersebut. Salah satu tugas KPP adalah mengorganisasikan kegiatan pemanfaatan, pemeliharaan, perbaikan dan peningkatan pembangunan prasarana. KPP juga bertugas membangun kesadaran dan meningkatkan konstribusi warga untuk melakukan pemeliharaan prasarana secara bersama-sama.

Pada pelaksanaan kegiatan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) 2020, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Berlayar Kelurahan Ela-Ela, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, bersama warga, difasilitasi oleh kelurahan dan Tim Faskel Kotaku, membentuk KPP pada 28 Mei 2020. Berdasarkan hasil musyawarah, KPP diberi nama Al-Ikhlas, diketuai oleh Rajamuddin dibantu 29 orang anggota, yang terdiri atas 6 kelompok kerja, disesuaikan dengan jumlah lorong/jalan di Lingkungan Ekadamai. Kepengurusan KPP Al-Ikhlas tersebut langsung di-SK-kan oleh Lurah Ela-Ela.

Dalam memulai kegiatan KPP Al-Ikhlas, para pengurus melaksanakan rapat perdana dengan agenda penyusunan rencana kerja dan mengidentifikasi potensi-potensi yang dapat dikembangkan masyarakat. Ada beberapa rencana kerja yang disepakati: pertama, rapat rutin yang dilaksanakan setiap Rabu pekan kedua bulan berjalan, dirangkaikan dengan arisan KPP sebesar Rp 50.000 per orang. Kedua, pembayaran iuran pemeliharaan sebesar Rp 3.000 per orang. Ketiga, setiap Jumat dilaksanakan kerja bakti. Keempat, pemanfaatan pekarangan rumah atau lahan kosong menjadi kebun sayuran, dan lain-lain.

Rencana aksi KPP Al-Iklas dilaksanakan mulai Juni, bersamaan dengan pelaksanaan pekerjaan infrastruktur BPM. Dilakukan sosialisasi kebersihan dan penghijauan di tingkat RT, serta kesepakatan warna pagar dan pembukaan lahan untuk kebun sayuran. Selain itu, dilakukan juga penyuluhan cara menanam sayuran dengan baik, cara membuat pestisida nabati, dengan narasumber dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bulukumba.

Untuk memperindah jalan, anggota KPP Al-Ikhlas mengumpulkan banyak botol-botol bekas dari warga setempat. Tanpa sungkan, mereka turun tangan dan mengumpulkan sendiri dari tempat sampah dan mengangkutnya dengan karung. Setelah terkumpul, mereka membentuk botol-botol tersebut sedemikian rupa lalu mengecatnya, sehingga tampak indah. Botol-botol yang telah dibentuk dan dicat itu kemudian diisi tanah dan dijadikan sebagai pot berbagai macam tanaman. Botol-botol bekas juga dijadikan pot tanaman, lalu digantung di pagar seragam, sehingga menambah keindahan dan kehijauan lingkungan.

Anak-anak muda yang memiliki jiwa seni juga dilibatkan, yaitu memanfaatkan dinding rumah warga untuk dilukis. Berbagai macam lukisan Digambar di dinding-dinding yang ada. Beberapa merupakan lukisan yang berisi kalimat ajakan menjaga kebersihan lingkungan. Terdapat pula lukisan tiga dimensi yang selalu menarik perhatian orang-orang untuk ber-selfie-ria.

Lukisan-lukisan dan kegiatan penataan lainnya tidak hanya memperindah lingkungan lingkungan, tetapi juga memiliki konstribusi dalam mengubah perilaku masyarakat. Lingkungan yang indah membuat masyarakat Lingkungan Ekadamai maupun pengunjung enggan membuang sampah sembarangan. Tumbuh keinginan untuk menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya.

Dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan KPP Al-Ikhlas, tampak perubahan yang sangat besar. Kondisi lingkungan semakin bersih, indah, hijau, dan enak dipandang mata. Rapat rutin terus bejalan setiap bulan, pun iuran pemeliharaan. Kini, jumlah dana yang sudah terkumpul mulai Juni hingga Oktober mencapai Rp 820.000, dengan jumlah anggota sebanyak 63 rumah tangga.

Di sisi lain, kebun sayuran yang ditanam warga ternyata sudah memberikan manfaat bagi masyarakat dalam hal perekonomian. Warga tidak perlu lagi pergi ke pasar untuk membeli sayur. Mereka bisa memanen sayuran di samping rumah mereka sendiri. Bahkan, ada juga sudah menjual hasil kebun sayuran mereka ke pelanggan lainnya. Hal ini, diharapkan dapat menambah pendapatan warga Kelurahan Ela-Ela.

Selain kegiatan penataan, KPP Al-Ikhlas juga mengadakan kegiatan senam jantung sehat setiap Kamis, berkolaborasi dengan Puskesmas Kota. Kegiatan ini dilakukan agar warga tetap aktif bergerak, sehingga kesehatannya lebih terjaga. Aktivitas ini juga meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan masyarakat, yang tentunya berdampak pada meningkatnya konstribusi warga dalam kegiatan pertemuan, kegiatan penataan, serta kegiatan-kegiatan lainnya. Lebih lanjut, diharapkan, kerja keras KPP Al-Ikhlas dapat berlanjut dalam memelihara kawasan serta meningkatkan kualitas lingkungan di Kelurahan Ela-Ela. [Sulsel]

 

Penulis: Dedy Irwanto, ST, SF Tim 47 Kabupaten Bulukumba, OSP Kotaku Provinsi Sulawesi Selatan

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.