Beranda Warta Berita Padat Karya Pasar Laguboti Disambut Antusias

Padat Karya Pasar Laguboti Disambut Antusias

Berita Sumatra Utara Toba BPM Comments (0) View (193)

Salah satu program PKT dilaksanakan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya adalah melakukan perbaikan kualitas kawasan permukiman kumuh di perkotaan melalui Program KOTAKU. Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) merupakan wujud kolaborasi dalam mendorong dan memberdayakan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasannya. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui pembangunan Infrastruktur Skala Lingkungan reguler berupa perbaikan saluran drainase, perbaikan jalan lingkungan, dan pembangunan saluran pembuangan air limbah.

Diharapkan melalui Program padat karya tunai dapat menyerap tenaga kerja, mengurangi angka pengangguran ditengah ketidakpastian perekonomian pada masa pandemi covid-19, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi, tujuan utama padat karya untuk mempertahankan daya beli masyarakat.

Pagi itu matahari bersinar cerah, tampak para pekerja sedang berbaris dengan menggunakan Alat Pelindung Diri seperti helm, rompi, masker, sepatu pelindung , untuk melakukan protokoler pekerjaan seperti mengukur suhu dan mencuci tangan sebelum memulai aktifitasnya dipagi itu.

Sepintas mereka seperti para tukang biasa, ternyata mereka pekerja adalah warga Kelurahan Pasar Laguboti yang mempunyai kemampuan dalam pekerjaan bangunan, yang dilibatkan dalam Program Padat Karya Tunai (PKT) Kementerian PUPR.

Kelurahan Pasar Laguboti, Kecamatan Pasar Laguboti, Kabupaten Toba selaku lokasi baru dampingan Program KOTA pada tahun ini dipercayakan untuk menyelenggarakan BPM (Bantuan Pemerintah Masyarakat) dengan jumlah bantuan sebesar Rp. 1.000.000.000 (satu milyar rupiah). Bantuan tersebut digunakan untuk kegiatan pembangunan drainase tertutup, pembangunan plat duiker dan pembuatan Saluran Pembuangan Limbah (SPAL). Kegiatan pembangunan terbagi dalam 2 (dua) paket kegiatan yang dikerjakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Nature dan KSM Nalagu.

Junias, salah satu warga terlibat pengerjaan pembangunan drainase mengaku bersyukur dilibatkan dalam program padat karya ini, karena bisa mendapatkan penghasilan yang lumayan terutama dimasa-masa sulit seperti ini. Dampak dari pandemi ini Junias telah kehilangan pekerjaan ditempat dia bekerja selama ini. Dengan penuh harap Junias berharap semoga program ini dapat terus ada di Kelurahan Pasar Laguboti karena selain dapat membangun dan menata kelurahan ini, dampak ekonomisnya dirasakan sangat membantu masyarakat warga Kelurahan Pasar Laguboti. Majulah KOTAKU dan sukses selalu dalam membangun negeri ini.[Sumut]


Penulis: Fredy Burju Sitorus, Askot Mandiri Kabupaten Toba dan Imelda Situmorang, Senior Fasilitator Kabupaten Toba
Program Kotaku Provinsi Sumatra Utara

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.