Beranda Warta Berita Gerobak Jualan buat WTP, Solusi di Gorontalo

Gerobak Jualan buat WTP, Solusi di Gorontalo

Berita Gorontalo Limba B WTP Comments (0) View (139)

Selasa, 02/12/2020, dilaksanakan pertemuan di Kelurahan Limba B Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo. Agenda pertemuan dalam rangkah penanda tanganan serah terima grobak jualan bagi warga terdampak proyek (WTP) sebagai bagian dari proses penataan permukiman kawasan lasbejer. Pemberian Grobak jualan merupakan satu kesatuan dari perencanaan sebelum dilakukan penataan permukiman dan dimaksudkan agar WTP yang ada jangan sampai kehilangan pekerjaan dari jualan sebelumnya. Sehingga WTP melalui penataan kasawan permukiman ini tidak saja menata pada kawasannya. Tapi sekaligus ini merupakan langkah awal merubah paradigma masyarakat khususnya WTP, untuk memulai yang lebih baik. Termasuk bagaimana kebersihan lingkungannya, cara berjualan yang baik, berpakain yang rapi, sehingga kedepan, WTP ini menjadi objek, pelaku yang akan menerima dampak positif dari hasil penataan kawasan yang telah selesai dilaksanakan.

Pemberian Grobak jualan sebagai stafet awal, memulai hidup yang baru dan semangat yang baru pula. Lasbejer yang ada di Kelurahan Limba B, dan berada dipusat perkotaan Kota Gorontalo, merupakan kawasan yang sangat strategis untuk pengembangan kuliner, tempat olah raga dan permainan anak-anak. Dan sarana dan prasarananya memang sudah ada. WTP melalui pemberian grobak jualan ini,berbenah diri sebaik-baiknya, mengingat kawasan Lasbejer ini, kedepan akan menjadi sasaran kunjungan tamu baik dari dalam kota Gorontalo sendiri maupun dari luar daerah atau provinsi lain. Yang paling dekat ini mengunjungi kawasan Lasbejer tersebut adalah Kota Polopo dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Ben Ismai Koordinatot Kota Program Kotaku Kota Gorontalo menyampaikan kepada para WTP bahwa kondisi sekarang Kawasan Lasbejer Limba B itu sudah berubah, yang dulunya bapak, Ibu mengetahui seperti apa, sekarang sudah berubah wajah dan tertata rapi. Kami berharap dari program Kotaku, agar menjaga kebersihan ini.Dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan peresmian oleh Walikota Gorontalo. Dan mudah-mudahan grobak jualan ini sudah dimanfaatkan oleh penerima manfaat (WTP) serta memulai aktifitas jual beli ditempat yang memang sudah disiapkan sebelumnya.

Harapan saya kata “ Ben Ismail” agar segala sesuatunya dijaga dengan baik, jangan sampai terjadi lagi hal-hal yang kita tidak harapkan bersama. Dan terima kasih banyak kepada Lurah Limba B, BKM, dan juga kepada KPP yang selama ini membantu program Kotaku sehingga dapat berjalan sesuai yang kita harapkan. Yani Reynald Manoi, Kabid Perkim Kota Gorontalo mengatakan bahwa sebagai keberlanjutan program Kotaku, hari ini kita fasilitasi penanda tanganan serah terima grobak jualan yang akan nantinya dikontrol oleh KPP itu sendiri. Semoga dengan bantuan pengadaan grobak ini , masyarakat yang memanfaatkan ada perubahan hidup dan bisa menambah penghasilan untuk keluarga.

WTP ini diharapkan bukan saja berdampak pada lingkungan sekitarnya, tapi ini bisa meningkat menjadi skala Kota Gorontalo yang lebih baik kedepannya. Sehingga harapannya ibu-ibu ini menjadi pemicu atau motor penggerak ,yang akan melalahirkan kawasan-kawasan lain seperti yang ada di Lasbejer sekarang ini. Lasbejer bukan saja menjadi tempat yang akan dikunjungi oleh masyarakat Gorontalo, tapi masyarakat atau Kota dan Kabupaten lain akan berkunjung kesini juga.

Bilamana sudah terjadi seperti ini, maka ini akan menjadi bagian untuk mempublikasikan lagi kedaerah-daerah lainnya. Dan kami juga mengharakan Kata “Yani” semangat yang sudah terbangun sampai sekarang jangan kendor, dan pola fikir masyarakat sebagai pemanfaat segera berubah lebih baik lagi. Jadi tdak saja lingkungan sekitarnya berubah yang lebih utama diharapkan berubah adalah pola fikir masyarakat kawasan Lasbejer itu sendiri. Karena kalau pola fikirnya sudah berubah maka itu juga akan memberikan dampak terhadap lingkungan sekitarnya.

Ketika ditanyakan terkait antisipasi kedepan akan banyaknya orang yang akan berkunjung kelasbejer ini “Yani” mengatakan bahwa kami dari Dinas Perkim Kota Gorontalo tidak bekerja sendiri, Lasbejer ini melibatkan semua stakeholder, salah satu contoh kecil ibu-ibu yang akan berjualan ini sebagai WTP, itu akan dilatih melalui pelatihan-pelatihan agar supaya dapat mengembangkan usahanya. Ini akan bisa melibatkan perdagangan dan industri, dan juga keterlibatan pihak-pihak lain diluar pemerintah seperti CSR. Dan lokasi lasbejer ini sangat potensial sekali untuk dikembangkan, bukan hanya jualan saja tapi kegiatan kegiatan lainnya juga.

Pola fikir masyararakat di Lasbejer ini menjadi bagian penting dan sangat menentukan kedepannya, jualan melalui grobak, kuliner dan lainnya yang sudah dicanangkan itu hanya sebagai pemicu saja. Tapi kemandirian dari WTP yang ada menjadi penentu untuk selalu melakukan inovasi. Tentu saja kedepannya kawasan lasbejer akan menjadi contoh yang baik, tempat pertemuan banyak orang baik dari dalam maupun dari luar wilayah Gorontalo itu sendiri untuk melihat dan belajar. Sehingga ini menjadi peluang masyarakat stempat untuk memperoleh tambahan penghasilan. Terutama masyarakat Lasbejer Keluraahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo.[Gorontalo]


Penulis: Mustar Musyahri, Sub.Prof. Sosialisasi OSP-8
Program Kotaku Provinsi Gorontalo

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.