Beranda Warta Berita Pertamina-Program Kotaku Berkolaborasi Kembangkan Kampung Tenun

Pertamina-Program Kotaku Berkolaborasi Kembangkan Kampung Tenun

Berita Kalimantan Barat Pontianak Kolaborasi Comments (1) View (60)

Selaras dengan visi dan misi pertamina melakukan gerakan peduli sosial melalui “Pertamina Berdikari” dengan meluncurkan program pemberdayaan masyarakat di kampung tenun gang. Sambas Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat adalah atas dasar sebuah potensi yang dimiliki masyarakat yang layak untuk dikembangkan dengan banyaknya para pengrajin tenun yang dapat meningkatkan kehidupan warga masyarakat khususnya gang sambas dan perlu diingat bahwa produk ini sudah menjadi perhatian khusus walikota Pontianak agar produk ini bisa dikembangkan.

Sementara program Kotaku melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat dengan sentuhan pembangunan infrastuktur yang mendukung terhadap pengembangan ekonomi untuk memberikan kemudahan produk kain tenun baik dari aspek produksi maupun distribusi barang serta dengan memperluas tempat produksi bersama yang dinamakan rumah produksi, namun pendekatan melalui infrastruktur saja tidak cukup harus juga ada media peningkatan pengetahuan bagi warga masyarakat melalui pelatihan-pelatihan yang selama ini bekerjasama dengan Pertamina yang siap untuk membantu dalam melakukan pembinaan produksi tenun berikut juga pemasarannya.

Pertaminan melalui program meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dengan penyaluran CSR ke masyarakat dan dipilihnya kampung tenun sebagai penyaluran dana CSR ini atas dasar hasil survey, dimana pihaknya menilai apa yang telah di lakukan oleh masyarakat di kampung tenun sangat baik dan mampu di kembangkan serta di berdayakan dalam rangka memajukan kawasan kampung tenun dan mensejahterakan masyarakat terlebih bergandengan tangan dengan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang sudah lama melakukan pendampingan terhadap masyarakat melalui BKM di lokasi gang sambas kampung tenun Kelurahan Batu Layang.

Pertamina tidak hanya mengandalkan bantuan dalam bentuk berupa finansial saja tetapi juga pihaknya akan memberikan bantuan alat tenun, pelatihan serta pendampingan kepada masyarakat kampung tenun dan Pertamina yang bekerja sama dengan sejumlah stakeholder terkait juga akan membantu pemasaran produk dari kampung tenun ini.

Prioritas pengembangan tenun tersebut adalah peningkatan SDM pengrajin tenun untuk mendapatkan corak yang lebih beragam, pembuatan rumah usaha yang bisa dipakai pengrajin dalam meningkatkan kapasitas produksi, dan pemasaran secara menerus agar hasil tenun bisa diterima pasar. Selain itu, juga meliputi kemudahan untuk pengadaan barang dan pendanaan bagi pengrajin kain tenun serta peningkatan sarana dan prasarana kampung tenun untuk memudahkan dan membuat nyaman pengunjung ketika berada di kampung. Misalnya, perbaikan dan pelebaran jalan, pembuatan parkir bersama, serta pembangunan fasum lainnya.

Pihak pertamina menjawab persoalan tersebut melalui peningkatan kapasitas, dan pendampingan kepada masyarakat, dan juga menyiapkan peralatan perlengkapan tenun agar lebih bisa mempercepat dalam memproduksi kain tenun sehingga dapat menjawab kebutuhan pasar yang konon permintaannya ada dari negara tetangga semisal Malaysia, Brunai, dan singapura dan ini akan mengangkat roda perekonomian warga sekitar bahkan dapat mengharumkan nama Kota Pontianak, dan bahkan kampung tenun ini kedepannya akan menjadi potensi lokasi wisata karena itu penting untuk melakukan pembenahan-pembenahan infrastruktur sebagaimana yang dilakukan oleh program kotaku dengan membangun rumah produksi dengan sarana parkir yang memadai bagi para pengunjung

Saat ini, di kampung tenun Gang Sambas Jaya terdapat 50 lebih penenun, dan 18 rumah Tenun yang memiliki mesin tenun, tentu ini sebuah potensi yang layak untuk dikembangkan karena itu pas kiranya kalau niatan pihak Pertaminan untuk mendampingi para penenun dan menyiapkan perangkat tenun serta membantu dalam proses pemasaran hasil produksi tenun, dan sekaligus bagaimana merumuskan bersama masyarakat pengembangan kampung tenun sebagai destinasi wisata Kota Pontianak dengan menyiapkan aula sebagai sarana belajar membatik bagi pengunjung, dan melakukan pemasaran secara komperensif dengan mengandeng pihak-pihak terkait salah satunya pertamina yang sekarang sedang berjalan

Kita berharap penerima manfaat dari program ini tidak terbatas hanya pengrajin tenun saja , namun seluruh warga yang ada di kampung tenun ini dapat merasakan dampak manfaatnya sehingga bisa terlihat perubahan yang mendasar bagi peningkatan roda ekonomi warga masyarakat. Semoga.[Kalbar]

 

Penulis: Ajang, Askot Kelembagaan & Kolaborasi Pontianak
Program Kotaku Provinsi Kalimantan Barat

Editor : Epn

1 Komentar


  1. Posted by Octo Fauzie utama | Jan 18, 2021

    Bagus sekali 

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.