Beranda Warta Cerita KPP Tirta Gandeng Pemkot demi Air Bersih

KPP Tirta Gandeng Pemkot demi Air Bersih

Cerita Jawa Tengah Semarang KPP Air Comments (0) View (133)

Cikal bakal KPP Tirta Lestari Kelurahan Karanganyar Gunung Kecamatan Candisari Kota Semarang terbentuk bermula pada tahun 2012 melalui PNPM Mandiri Perkotaan. Pada saat itu mendapat BLM sebesar 53 juta untuk kegiatan pembangunan sumur, yaitu berupa pompa, jaringan perpipaan dan bak penampung untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi warga di RW 4 Kelurahan Karanganyar Gunung.Karena memang permasalahan yang dihadapi warga yaitu tentang kurang terlayaninya kebutuhan air bersih.

Pada saat awal jumlah pelanggan sebanyak 62 KK yang memanfaatkan air bersih. Dengan pelanggan yang masih sedikit tidak banyak permasalahan yang dihadapi,s emua permasalahan bisa diatasi tetapi dengan berjalanya waktu pelanggan semakin bertambah banyak.

Hingga saat ini jumlah pelanggan sudah mencapai 302 KK,sehingga diperlukan peraturan yang tertulis yang dituangkan dalam AD/ART sebagai acuan dalam mengelola air bersih. Dalam penyusunan AD/ART berdasarkan kesepakatan bersama terkait besarnya iuran setiap kubik dan persentas pembagian iuran yang terkumpul setiap bulan. Secara garis besar uang yang terkumpul digunakan untuk pemeliharaan,pengembangan , kegiatan sosial serta untuk pengelola yang kesemuanya diatur dengan terperinci.Dari keuntungan yang diperoleh pada tahun 2015 bisa untuk membuat bak tandon baru lagi.

KPP Tirta Lestari yang saat ini di ketuai oleh Bapak Ari Sudaryanto tidak hanya berhenti hanya mengelola satu sumur serta mengharap dari keuntungan saja, tetapi berusaha juga untuk menambah sumur lagi, karena pelanggan semakin bertambah. Oleh karenanya berusaha mencari dana dengan mengajukan kepada Pemerintah Kota Semarang untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang semakin meningkat. Pada tahun 2016 mengajukan proposal bantuan ke pemerintah Kota Semarang dan mendapat respon yang sangat baik sehingga mendapatkan bantuan sebesar Rp. 50 juta digunakan untuk pengadaan bak tandon, pompa dan jaringan pipa ke penampung. Tahun 2018 juga mendapatkan batuan dana sebesar Rp 50 juta lagi untuk membuat bak tendon,mesin dan jaringan ke pelanggan.

Pada akhir tahun 2018 terjadi kemarau panjang yang menyebabkan berkurangnya debit air yang tidak mampu untuk mencukupi kebutuhan pelanggan , sehingga dari keuntungan pengelolaan air sebesar 15 juta digunakan untuk membuat sumur baru. Pada tahun 2019 dialokasikan dari keuntungan sebesar 10 juta untuk menambah sumur lagi,sehingga kebutuhan ar bersih bisa terlayani dengan baik.

Menurut Bapak Mawardi, tokoh masyarakat sekaligus pengurus KPP Tirta Lestari, kita selalu berupaya agar warga bisa tersenyum, tercukupinya air bersih untuk wara dengan iuran yang sangat murah dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat.[Jateng]

 


Penulis: Mardianto, Fasilitator Program Kotaku Kota Semarang
Program Kotaku Provinsi Jawa Tengah

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.