Beranda Warta Berita Rumah Sambal Goreng Kentang Aceh Resmi Berdiri

Rumah Sambal Goreng Kentang Aceh Resmi Berdiri

Berita Aceh Banda Aceh UMKM PPMK Comments (0) View (201)

Program KOTAKU merupakan respon langsung terhadap RPJMN 2015-2019 dan dirancang untuk peningkatan kualitas dan pencegahan permukiman kumuh dengan mempertahanlan prinsip-prinsip yang mengedepankan upaya memperkuat peran pemerintah daerah, masyarakat, dan swasta. Melalui Kegiatan Bantuan Pemerintah Masyarakat dalam Program peningkatan Penghidupan masyarakat berbasisi Komunitas ( PPMK ) yang telah di bangunnya rumah Produksi Ketang goreng di gampong Geuceu Meunara Kecamatan Jaya Baru, 20 Januari 2021 yang dilakukan peresmiannya oleh Walikota Banda Aceh Aminullah Usman.

Bangunan permanen berukuran 16 x 15 meter dan berstandar BBPOM itu dibangun dengan metode padat karya oleh warga setempat. Anggaran dananya dari pemerintah pusat (APBN) melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Dalam sambutannya, Wali Kota Aminullah mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR, khususnya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh yang telah memperjuangkan tempat industri yang representatif tersebut.

Menurutnya, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh yang saat ini dipimpin oleh M Yoza Habibie telah banyak mengubah wajah Banda Aceh. “Bukan hanya rumah produksi ini, juga lewat proyek penataan bantaran Krueng Daroy yang dulunya kumuh, kini menjadi indah dan asri.” Dan keberadaan rumah produksi sambal goreng kentang ini, sebut Aminullah, diharapkan bisa mengubah pola pikir para pelaku usaha. “Perlu modal ada Mahirah Muamalah, kini untuk tempat usaha pun sudah ada rumah produksinya. Insya Allah kapasitas dan kualitas produksi pelaku UMKM akan kian meningkat,” katanya.

Selain di Geuceu Meunara, terdapat dua rumah produksi lain yang tengah dibangun, yakni di Gampong Setui dan Lambhuk. Ia pun optimis dunia UMKM Banda Aceh akan semakin menggeliat dan mampu pula mendukung sektor pariwisata.

Pemko Banda Aceh akan terus mendukung dari sisi permodalan dan bantuan peralatan/perlengkapan kerja bagi dunia UMKM, “Sehingga taraf perekonomian masyarakat meningkat dan berkontribusi dalam pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran,” katanya lagi.

Kepada keuchik dan perangkat gampong, serta pihak manajemen rumah produksi, wali kota menitip pesan agar mengoptimalkan rumah produksi tersebut. “Nantinya diharapkan bukan hanya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, tapi juga bisa berkontribusi bagi pembangunan gampong. Dan insya Allah, pada 2022 kita akan punya sebuah mesin kemasan atau packaging yang modern untuk membantu UMKM ae-Banda Aceh,” ujarnya disambut aplaus hadirin.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh M Yoza Habibie, mengungkapkan keyakinannya jika rumah produksi olahan kentang tersebut akan bermanfaat besar dalam peningkatan ekonomi gampong. “Kami titipkan kepada Pak Wali dan SKPK terkait agar terus berlanjut dan bersinergi dengan berbagai program lainnya, termasuk memberi pelatihan kepada pelaku usaha.”

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada wali kota atas dukungan penuh yang diberikan untuk pembangunan rumah produksi tersebut. “Dari tiga gampong, di sini yang pertama selesai dan tepat waktu pada Desember 2020 lalu. Rumah produksi ini kita bangun dengan dana Kotaku, dan alhamdulillah Pak Wali membantu lagi Rp 110 juta untuk membeli peralatan dan perlengkapan pendukung di dalamnya,” ungkap Yoza.

Peresmian Rumah Produksi Sambal Goreng Kentang Geuceu Meunara, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh wali kota, dan dilanjutkan dengan pemotongan pita di pintuik masuk. Aminullah dan istri Nurmiati AR yang juga Ketua TP-PKK Banda Aceh pun menyempatkan diri untuk meninjau langsung proses pembuatan sambal goreng kentang di rumah produksi tersebut.[Aceh]

 

Penulis: Ika Astuti, Koordinator Kota Banda Aceh
Program Kotaku Provinsi Aceh

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.