Beranda Warta Cerita KPP Gorontalo 'Digembleng'

KPP Gorontalo 'Digembleng'

Cerita Gorontalo Webinar KPP Comments (0) View (140)

Rabu-Kamis Tanggal 27-28 Januari 2021, dilaksanakan pelatihan Penguatan Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) program Kotaku OSP-8 Provinsi Gorontalo 2021. Peserta pelatihan sebanyak 28 orang. Materi yang disampaikan pada pelatihan tersebut, merupakan materi lanjutan dari materi dasar Program Kotaku. Secara keseluruhan dari materi yang disampaikan oleh pemadu Nasional dapat diklasifikasi menjadi beberapa bagian, diantaranya bagaimana Community Management, Belajar dari pengalaman, Pemasaran sosial, Materi teknik pemeliharaan dan materi lainnya.

Memulai pelatihan penguatan pada materi pertama samapai pada materi terakhir merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Pada pengantar awal pelatihan disampaikan tentang bagaimana etika pelatihan yang dilakukan dengan cara Webinar oleh Rahmadi sebagai Sub. Pelatihan Program Kotaku OSP-8 Provinsi Gorontalo.

Ilham Hamid Team Leader Kotaku OSP-8 Provinsi Gorontalo, pada laporan awal menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan penguatan KPP ini adalah seluruh Asisten Korkot dan Fasilitator dilaksanakan selama Dua hari. Dengan jumlah peserta sebanyak 28 orang. Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Gorontalo, Nurdiana Habibie pada sambutannya menyampaikan bahwa program kotaku merupakan salah satu upaya mencapai target RPJMN 2020-2024. Dengan target penanganan kumuh seluas 10.000 H. Program Kotaku menggunakan platform kolaborasi dengan memposisikan pemerintah Daerah sebagai pelaku atau penggerak utama.

Kemarin pada saat melakukan pertemuan dengan komisi 5 DPR-RI salah satu yang menjadi pembahasan adalah masalah padat karya syaratnya adalah program Kotaku. Dimana mereka melihat Alhamdulillah Program Kotaku selalu mereka puji. Tetapi ada Satu anggota dewan menginginkan dan mengharapkan keberlanjutan program kotaku, sekalipun program ini sendiri dinyatakan tidak lagi dilanjutkan. Dan semoga penguatan KPP ini memberikan manfaat juga kepada pemerintah Daerah, pemerintah setempat terkait dengan program kotaku.

Lanjut Kata Nurdiana Habibie bahwa yang diharapkan sebenarnya dari program kotaku adalah ada keberlanjutan begitu pula dengan pemerintah daerah dan kepada kita semua. Kotaku merupakan program yang berbasis pemberdayaan, dimana secara tegas menempatkan kendali atas pengembangan infrastruktur permukiman pada masyarakat itu sendiri. Untuk itu pentingnya kita memahami operasional pemeliharaan infrastruktur, dimana pembangunan infrastruktur pada permukiman diharapkan dapat memberikan dampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, secara berkesinambungan.

Infrastuktur yang dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga dan memperluas jangkauan manfaat yang berkelanjutan. Selain faktor konstruksi yang dihasilkan, faktor-faktor penting infrastruktur yang berkelanjutan dan melampauwi batas umur yang telah ditargetkan. Selain itu saya juga ingin menyampaikan bahwa infrastruktur yang telah dibangun, mohon tetap dijaga, dirawat sebagai salah satu fungsi dari pada pelatihan penguatan KPP pada hari ini. Yang terpenting sekarang ini adalah bagaimana berkolaborasi dengan pihak luar, menggali sumber-sumber pendanaan untuk operasi dan pemeliharaan.

Beberapa aspek yang perlu kita fasilitasi agar KPP dapat berkelanjutan. Pertama bagaimana KPP mempunyai perencanaan kerja yang jelas, untuk memelihara hasil infarstruktur yang telah dibangun. Bagaimana KPP dapat menggerakkan masyarakat berpartisipasi dalam menjaga lingkungan permukiman agar tidak lagi menjadi kumuh. KPP melakukan pemeliharaan dan perbaikan secara berkala terhadap kegiatan infrastruktur yang telah dibangun. KPP melakukan kolaborasi dengan berbagi pihak dalam pelaksanaan sarana dan prasarana yang berkelanjutan. KPP dapat mengembangkan prasarana dan sarana dan memperluas jangkauan yang lebih bermanfaat. Mengelolah hasil pungutan atau yuran warga pemnfaatan atau bantuan secara baik trasnparan dan akuntabel serta dapat mengembangkan potensi-potensi yang ada disekitar lingkungan untuk mendapatkan tambahan biaya pemeliharaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga pemanfaat.

Lanjut kata Nurdiana Habibie mengatakan bahwa dari dewan sendiri mengharapkan, ingin melihat sudah sejauh mana kawasan itu sudah diatasi pengurangannya. Sehingga kedepannya menjadi jelas berapa lagi anggaran yang harus disiapkan untuk menuntaskan kumuh yang telah ada sebelumnya. Permasalahan kumuh ini tuntas teratasi. Dan pada akhirnya RPJMN nampak atas penyelesaian terhadap penanganan kumuh yang dimaksudkan. Pembahasan kumuh bukan saja konteks lingkungan tetapi juga yang lebih luas adalah skala kawasan, sehingga bukan saja jalan , draenase nya yang berubah, tapi yang kita harpkan adalah skala kawasan secara keseluruhan.

Sehingga persoalan kolaborasi dalam hal ini sangat penting, karena kalau Kotaku hanya menangani beberapa unsur, tapi dari pemerintah Kota/Kabupaten dan Provinsi dapat juga terlibat lansung menangani beberapa hal. Bukan saja dari PU, tapi dari dinas lain seperti lingkungan hidup dan dinas sosial juga dapat berperan aktif dalam hal ini. Lanjut Nurdiana Habibie, kata kolaborasi ini betul-btul perlu didorong dan dilakukan oleh kita semua. Sehingga Target RPJMN dan misi program kotaku dapat tercapai sesuai yang kita harapkan bersama.[Gorontalo]

 


Penulis: Mustar Musyahri, Sub-Prof Komunikasi
Program Kotaku Provinsi Gorontalo

Editor : Epn

 

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.