Beranda Warta Cerita Pokja PKP, Penyesuaian dan Sinkronisasi Gorontalo

Pokja PKP, Penyesuaian dan Sinkronisasi Gorontalo

Cerita Gorontalo Pokja PKP Comments (0) View (43)

Tahun 2021 merupakan awal memulai babakan baru, setelah Lima tahan Pokja PKP mengawal program kotaku sesuai SK kumuh No. 127 dengan luasan kumuh Kota Gorontalo 225,27 H. Alhamdulillah diakhir Tahun 2020 memasuki Tahun 2021 Pokja PKP telah berhasil menurunkan dengan minyisahkan sisa kumuh 3,63 H. Sesuai SK baru Walikota Gorontalo berdasarkan hasil pendataan yang telah dilakukan Program Kotaku, dan yang telah ditandatangani oleh Walikota Gorontalo luas kumuh baru yang menjadi program Lima tahun yang akan datang berdasarkan SK No. 341 tahun 2020 sebagai kumuh awal, seluas 206,77 H.

Kepala Dinas Perkim Kota Gorontalo Heru Zulkifli Thalib, bersama Pokja PKP melakukan rapat perdana sehubungan dengan pelaksanaan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan perencanaan pembangunan dan pengembangan PKP, serta dipadukan dengan penyusunan Rencana Kerja POKJA PKP Kota Gorontalo tahun anggaran 2021.Heru Zulkifli Talib mengawali sambutannya pada rapat perdana rutin yang dijadwalkan oleh Pokja PKP Kota Gorontalo mengatakan bahwa, urusan perumahan dan kawasan permukiman itu adalah urusan wajib. Sebagai mana diatur dalam undang-undang no. 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Artinya Perumahan permukiman itu adalah sebuah fungsi yang yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah daerah Kabupaten dan Kota. Lanjut “Kata” Heru Zulkifli Talib mengatakan bahwa, dalam Kepmen No. 12 Tahun 2014, dalam melaksanakan urusan perumahan dan kawasan permukiman, Pemerintah daerah perlu melibatkan berbagai pihak, melibatkan multi sektor, baik unsur-unsur dalam pemerintahan daerah yang masuk dalam pokja PKP, atau melibatkan secara lintas sektor Pemerintah dan masyarakat yang masuk dalam forum PKP.

Pada tanggal 22 Maret 2021 rapat pokja PKP dilaksanakan di Aulah Kantor Bappeda Kota Gorontalo. Sebagai pimpinan pada rapat pokja PKP tersebut adalah Kepala Dinas Perkim Kota Gorontalo, Heu Zulkifli Talib. Beliau banyak menyorot tentang peran dan fungsi Pokja PKP,dalam upaya mendorong peran-peran sektor OPD dalam uapaya mengatasi berbagai permasalahan terkhusus pada perumahan dan kawasan permukiman. Berkaitan pada rapat pokja PKP pada hari ini, perlu melakukan koordinasi dan singkroninasi, menyusun rencana kerja sebagai agenda bersama dalam mengawal penanganan kumuh berdasarkan SK Walikota Gorontalo yang seluas 206,77 H, yang ada pada 18 Kelurahan di Kota Gorontalo maupun pada agenda penanganan lainnya. Termasuk mengawal penyelesaian perencanaan penanganan skala kawasan Santorini Kelurahan Talumolo. Agenda ini penting agar pokja PKP keberadaannya, efektif dalam rangka mendukung pencapaian target-terget di bidang perumahan dan permukiman.

Untuk itulah maka pokja PKP Kota Gorontalo walaupun legal formalnya belum disyahkan tetapi, fungsi dan tugas tetap kita laksanakan. Tinggal bagaimana mengsinergikan agar pencapaian target-target yang telah ada dapat kita selesaikan. “Kata Heru Zulkifli Talib Kepala Dinas Perkin Kota Gorontalo”. Dan untuk bidang perumahan permukiman Kota Gorontalo, ada beberapa agenda yang merupakan wajib untuk kita laksanakan sebagai syarat untuk penyelesaian terkait dengan perumahan dan permukiman. Biak itu target yang ada di Kota Gorontalo, Provinsi maupun yang disyaratkan oleh pusat. Sehingga peran dan tugas Pokja PKP ini harus berjalan sesuai apa yang diamanahkan oleh undang-undang untuk kebaikan bersama dan kemaslahatan orang banyak. Contoh secara nasional kita punya agenda untuk pengurangan kumuh, 2020-2024 10.000 H. Gorontalo sudah termasuk didalamnya bagaimana mengambi andil dalam pengurangan ini. Begitu juga dibidang perumahan, dengan adenda Satu juta rumah dari pemerintah pusat, dan diantara satu juta rumah itu, Gorontalo sudah ada pula didalamnya.

Karena ini berkaitan dengan kepentingan masyarakat, untuk bagaimana mengatasi permasalahannya disekitar perumahan dan kawasan permukiman yang ada. Pokja PKP perlu agenda secara sistimatis sesuai waktu yang ada perlu semua ini kita rencakan bersama dan memulai pekerjaan ini dengan baik.

Kepala Bappeda Kota Gorontalo, Meidy Silangen pada rapat Pokja PKP mengatakan bahwa Pokja PKP yang lalu, selalu menjadi kebanggaan saya, karena di barengai dengan target apa yang harus kita capai dan selesaikan bersama. Sehingga saya masih mengharap pada pokja pkp ini, kita tidak sekedar datang duduk, tapi harus ada target juga apa yang harus lakukan. Target yang sistimatis dan lebih terukur kata “. Meidy Silangen. Target itu penting sehingga kita, pokja PKP perlu membuat strategi dan ada evaluasi sudah sejauh mana capaiannya.

Persoalan perumahan dan permukiman semakin hari itu semakin Kompleks dan itu jelas bagi kita bagaimana untuk menyelesaikannya. Pokja ini penting dan perannya sangat luas sekali, Saya sepakat saja untuk kegiatan sifatnya harus di dinas proporsi itu harus dilaksanakan dan dijalankan juga kata “Hj. Meidy Silangen”. Dan rencana kerja nanti kita siapkan pada rapat pokja PKP berikutnya. Sebisa mungkin setiap rapat pokja supaya juga ada notulennya, dan sebelum rapat kita membuka kembali, apa yang sudah ditindak lanjuti dan apa yang belum dilaksanakan. Ini penting sebagai acuan untuk saling mengingatkan. Terima kasih untuk semuanya terkhusus kepada Kepada Dinas perkim Kota Gorontalo yang telah memimpin pertemuan ini. Semoga Pokja PKP Kota Gorontalo lebih baik dari yang sebelumnya.[Gorontalo]

 

Penulis: Mustar Musyahri, Sub-Prof. Komunikasi OSP-8
Program Kotaku Provinsi Gorontalo

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.