Beranda Warta Cerita Galeri 88, Gairahkan Ekonomi MBR Kampung Jawa Solok

Galeri 88, Gairahkan Ekonomi MBR Kampung Jawa Solok

Cerita Sumatra Barat Solok Kuliner Livelihood Comments (0) View (35)

Kelurahan Kampung Jawa merupakan satu kawasan sentra industry olahan makanan ringan berbahan umbi-umbian di Kota Solok Provinsi sumatera Barat. Hal ini sesuai denagn SK Walikota tentang produk unggulan Kota Solok tanggal 18 Desember. no 188.45-1237 tahun 2019.

Secara Administarasi geografis Kelurahan Kampung Jawa terletak di Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok yang memiliki luas wilayah 439 Ha, dengan jumlah penduduk 6.987 jiwa dengan mata pencarian utama penduduk bergerak disektor industry Rumah tangga dan perdagangan/jasa karena lokasinya yang dekat dengan Pasar Raya Solok.

Makanan ringan berbahan umbi-umbian merupakan salah satu makanan ringan yang sangat familiar dikalangan masyarakat. Karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang sangat renyah. Masayarakat lebih mengenalnya dengan istilah karak kaliang atau 88, yang nanti mengilhami nama galeri yang telah dibangun dan diresmikan langsung oleh Walikota Solok. Pangsa pasar camilan berbahan umbi-umbian terbilang cukup luas. mulai dari kalangan anak-anak. remaja. hingga dewasa semuanya menyukai makanan ringan berbahan umbi-umbian sebagai makanan ringan yang cocok dinikmati saat santai. Bahkan tidak jarang juga dijadikan sebagai oleh-oleh dan sebagai cendramata.

Secara ekonomi jenis makanan ini juga sangat bermanfaat, karena industry makanan ringan jenis ini telah menyerap tenaga kerja. Yang secara otomatis meningkatkan pendapatan bagi masyarakat berpenghasilan rendah MBR dikelurahan Kampung Jawa. Data yang dirilis oleh dinas koperindag Kota Solok tahun 2019 terdapat 23 jenis produk usaha dengan omset sebesar Rp 782.100.000.- dengan jumlah tenaga kerja 112 orang.

Selain punya potensi peluang usaha dan peningkatan ekonomi MBR yang sangat baik. Tapi tentu juga tidak lepas dari beberapa kendala. Misalnya teknologi produksi yang digunakan dalam usaha ini masih sederhana dan masih belum memadai, atau terbatasnya tempat produksi (kecil dan sempit) sehingga dapat menghambat produktivitas. Selain itu belum tersedianya tempat atau outlet untuk memasarkan produk yang representative dan alat-alat produksi kebanyakan masih sederhana dan dikerjakan secara manual sehingga memerlukan banyak waktu dan tenaga.

Guna menjawab tantangan permasalahan diatas maka melalui bisnis plan yang dibuat dengan baik dan jeli, seperti untuk pengembagan usaha MBR maka yang dibutuhkan adalah Pertama, Tempat produksi yang lebih besar sehingga produktifitas dapat ditingkatkan. Kedua, Tempat memasarkan produk produk keripik. Ketiga Pengadaan mesin produksi untuk efisiensi waktu da menghemat tenaga. sehingga biaya produksi bisa dikurangi. Ke empat, Membutuhkan rumah produksi yang sesuaia standar BPOM , Kelima Pembangunan Gallery promosi.

Atas dasar potensi ekonomi dan tantangan permasalahan tersebut maka BKM Bina Saudara Mandiri dan Pihak kelurahan Pada tahun 2020 melalui dana stimulant dari BPM PPMK Lifelihood Program Kotaku sebesar 1.000.000.000 (Satu Milyar) dibangunalah Galeri 88,Puja Sera, dan rumah produksi 2 unit. Yang secara keseluruhan legiatan ini bertujuan untuk meningkatakan pendapatan masyarakat khususnya pelaku UMKM dengan status ekonomi MBR.

Selain menggunakan dana BPM PPMK 2020 sebesar 1 Milyar LKM Bina Saudara Mandiri juga mencari kolaborasi dengan berbagai pihak teruntama dari OPD khususnya Koperindag DLH. Misalnya perangkat kantor dari Dinas Koperindag, dari Dinas Perkim mendapatkan bantuan dua truk tanah silika untuk timbunan didepan Puja Sera, DLH memberikan aneka tanaman hias untuk halaman galeri dan puja sera. Selain itu HUMI ( Himpunan Usaha Modal Indonesia ) cabang Kota Solok mendapatkan 10 Bh bener untuk Promosi Galeri 88. Bravo buat kita semua terutama BKM, KSM, Pemerintahan Kota, dan Tim Pendamping Program Kotaku Kota Solok katas kerja keras dankerja cerdasnya.[Sumbar]

 

Penulis: Nova Novellia, Senior Fasilitator Kota Solok
Program Kotaku Provinsi Sumatra Barat

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.