Beranda Pengaduan Lesson Learned PIM Wabah COVID Menggila, CFW Dijeda?

Wabah COVID Menggila, CFW Dijeda?

Program Kotaku Kotaku Jawa Tengah Jateng PIM CFW PKT BPM KSM LKM Pandemi COVID-19 Comments (0) View (327)

Sedianya, KSM Mitra Sejati Desa Semampir, Kelurahan Semampir, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, bakal menghentikan kegiatan Cash for Work (CFW) karena jumlah kasus terpapar COVID-19 terus melonjak. Walaupun pengaduan terhadap kegiatan CFW oleh Adi Pujiyanto selaku warga masyarakat sudah terjawab langsung, namun masih menyisakan persoalan yang perlu ditindak lanjuti. Sehingga pada tanggal 20 Juni 2021 anggota LKM Sempati Desa Semampir menyampaikan pengaduan kepada KSM Mitra Sejati yang menangani Kegiatan Cash For Work (CFW)  bahwa mengingat semakin tingginya kasus covid 19 di masyarakat Desa Semampir maka kegiatan CFW yang melibatkan banyak pekerja harus diliburkan.

Pengaduan itupun direspon oleh anggota KSM dengan menyebarkan informasi kepada faskel, pekerja dan pemdes rencana peliburan pekerjaan CFW untuk sementara waktu. Pengaduan tersebut terdata dalam sistem Pengelolaan Informasi dan Masalah (PIM) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dengan nomor registrasi 000833180621.

Menanggapi aduan dan respon KSM tersebut, maka tim pendamping segera melaksanakan pencarian fakta lapangan dan analisis “apakah informasi kasus tingginya covid 19 di Desa Semampir dan sampai mengganggu jalannya pekerjaan CFW di lapang itu benar adanya?” .  Maka pendamping segera meminta KSM untuk mengadakan koordinasi terbatas dengan perwakilan anggota KSM, LKM dan Kepala Desa untuk  mencari solusi terbaik.

Dan atas pertimbangan beberapa fakta lapangan bahwa peningkatan kasus covid 19 memang benar terjadi, akan tetapi semua pihak yang terlibat pada pekerjaan CFW dari LKM, KSM, Pemdes dan Pekerja tidak ada yang terkena kasus covid 19 ini. Akan tetapi memang terdapat beberapa pekerja yang sedang kurang enak badan dan sakit. Dan pekerja tersebut harus diberi waktu untuk beristirahat sementara waktu sampai kembali sehat. Akan tetapi pekerja yang sehat masih bisa tetap bekerja melanjutkan pekerjaan CFW.

Untuk itu, atas pertimbangan dua kepentingan masyarakat yang sama-sama urgent yaitu Pertama, Fakta Kemendasakan Ekonomi bahwa masyarakat terdampak pandemi ini sangat membutuhkan pekerjaan CFW ini untuk bisa survive memenuhi kebutuhan sehari – hari. Kedua, Fakta Penjagaan Kesehatan bahwa program CFW ini masih tetap bisa dilaksanakan dengan peningkatan disiplin pelaksanaan prokes. Maka atas dasar kesepakatan rapat bersama tersebut, pekerjaan CFW di Desa Semampir tetap berjalan tanpa pernah ada penghentian pekerjaan. Selanjutnya semoga kegiatan CFW lancar dan sukses.[Jateng]

 


Penulis: Sri Naharin, SF Kabupaten Pati
Program Kotaku Provinsi Jawa Tengah


Editor: EPN

 

0 Komentar

Yang terkait