Beranda Warta Berita Padat Karya Kotaku 2021 Libatkan 146.430 Tenaga Kerja

Padat Karya Kotaku 2021 Libatkan 146.430 Tenaga Kerja

Berita Misi Teknis Virtual Video Conference Kick Off Meeting Comments (0) View (667)

Direktur PKP Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Wahyu KusumosusantoPada 2021 ini, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) berkontribusi dengan melibatkan 146.430 tenaga kerja melalui kegiatan Padat Karya, dalam rangka mengatasi dampak pandemi Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wahyu Kusumosusanto dalam Kick Off Meeting Misi Teknis Dukungan Pelaksanaan National Slum Upgrading Project (NSUP) Program Kotaku secara daring, pada Kamis (12/8) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 145 peserta, terdiri atas Staf Ahli Menteri PPN Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur Bappenas, Direktur Kerja sama Pendanaan Multilateral Bappenas, Direktur Perencanaan Pendanaan Pembangunan Bappenas, Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas, Direktur Pinjaman dan Hibah Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Direktur Pengelolaan Kas Negara Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Direktur Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Kementerian ATR/BPN, Kepala Biro Perencanaan Anggaran dan Kerja sama Luar Negeri Sekretariat Jenderal Kementerian PUPR, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Infrastruktur Permukiman Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Direktur Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Direktur Keuangan dan operasional PT Sarana Multigriya Financial, Task Team Members Bank Dunia, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), dan Perwakilan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia, serta Tim Konsultan Manajemen Pusat (KMP) Kotaku.

Kick Off Meeting Misi Teknis Teknis Dukungan Pelaksanaan NSUP Program Kotaku dihadiri sekitar 149 peserta Pada kesempatan itu, Wahyu juga menyampaikan bahwa Program Kotaku bertujuan untuk menurunkan  luas permukiman kumuh, mewujudkan kolaborasi penanganan permukiman kumuh dari berbagai stakeholder, dan menyediakan infrastruktur permukiman. Menurutnya, pada 2021 ini secara nasional Program Kotaku melaksanakan kegiatan skala lingkungan di 365 desa/kelurahan untuk BPM reguler, serta 1.632 desa/kelurahan untuk kegiatan cash for work (CFW), 43 desa/kelurahan lokasi Kotaku-DFAT, dan 59 desa/kelurahan lokasi livelihood/PPMK. Sedangkan untuk skala kawasan terdapat di 78 kabupaten/kota. Secara rinci capaian paket pekerjaan kegiatan skala kawasan tahun 2021 telah selesai konstruksi sebanyak 29 paket, sementara 38 paket masih proses konstruksi, 14 paket dalam proses lelang, dan 8 paket belum lelang.

Project Leader Bank Dunia untuk program perkotaan Indonesia Andre BaldDi sesi selanjutnya, Project Leader Bank Dunia untuk program perkotaan Indonesia Andre Bald mengapresiasi upaya dan dedikasi yang telah dilakukan oleh Tim Kotaku sepanjang melaksanakan program ini selama bertahun-tahun. Apalagi mengingat kondisi pandemi yang cukup menantang. Ia mengaku gembira melihat perubahan perkotaan di Indonesia dalam 15 tahun terakhir, termasuk besarnya kontribusi Program Kotaku bagi negeri ini. Andre, yang pernah bertugas di negara lain, seperti Vietnam itu menambahkan, Program Kotaku dinilai sangat unik dan mengagumkan. Tidak ada negara lain di dunia yang bisa meniru ataupun menyamai massifnya penanganan kumuh seperti yang dilakukan Program Kotaku. Apalagi mengingat Indonesia bukanlah negara kecil, melainkan luas dan terpisah laut, tetap Kotaku mampu berjalan dengan baik di puluhan kota seantero Nusantara. Ia yakin, kemampuan Program Kotaku beradaptasi dengan baik dalam segala kondisi antara lain berkat personel berpengalaman serta networking yang baik. Jadi, meski Program Kotaku akan segera berakhir, agenda penuntasan kumuh perkotaan akan terus berlanjut.

Project Leader Bank Dunia untuk program perkotaan Indonesia Andre BaldAcara berikutnya adalah pengantar maksud tujuan misi oleh Bank Dunia yang dibawakan oleh Senior Urban Development Specialist Bank Dunia Evi Hermirasari, yang juga bertindak sebagai Task Team Leader untuk NSUP Program Kotaku. Juga dari Project Team Leader AIIB Sangmoo Kim dan Fenni Rum perwakilan dari Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia. Dilanjutkan dengan paparan oleh Kepala Project Management Unit (PMU) Aswin G. Sukahar, paparan CCMU Bappenas, paparan CCMU ATR/BPN, dilanjutkan dengan tanya jawab. [Redaksi]

Dokumentasi lainnya:

         

 

    

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Warta

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.