Beranda Warta Berita Pemdes Buruan Anggarkan Seratus Juta buat KPP

Pemdes Buruan Anggarkan Seratus Juta buat KPP

Program Kotaku Kotaku Bali Gianyar KPP Comments (0) View (168)

Perbekel Desa Buruan, Kabupaten Gianyar, Bali, memberi perhatian serius terhadap pemeliharaan dan pemanfaatan lingkungan di Desa Buruan agar bisa memberikan dampak positif bagi masyarakatnya. Tak hanya mengajak masyarakat untuk mengembangkan pola hidup bersih dan sehat, tapi juga bersatu dan bersama- sama mengembangkan potensi lingkungan desa menjadi kekuatan ekonomi ke depan. Untuk itu pihak Desa Buruan komitmen menganggarkan dana senilai Rp 100 Juta per tahun untuk menopang keberadaan Kelompok Pemelihara dan Pemanfaat ( KPP) yang dalam konteks ini menjadi bagian dari siklus akhir kegiatan Cash For Work ( CFW) program KOTAKU.

Komitmen Desa Buruan ini memiliki tujuan menjaga kualitas fisik infrastruktur yang ada di lingkungan Desa Buruan agar tetap baik, juga mengoptimalkan manfaatnya bagi masyarakat.  Hal itu  ditegaskan Perbekel Desa Buruan, Ketut Sumarda, baru - baru ini di sela - sela kegiatan sertifikasi program Cash For Work ( CFW) Kotaku, Rabu (15/9). Ketut Sumarda menyampaikan komitmennya itu sebagai wujud meningkatkan kesadaran dan tanggungjawab masyarakat Desa Buruan yang menjadi bagian dari KPP it sendiri, sekaligus untuk senantiasa peduli, menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan desanya.

"Mendukung kelancaran kegiatan KPP yang akan dilaksanakan sesuai dengan program kerja dan kegiatan pemeliharaan lingkungan yang dialkukan salah satunya lewat pola gotong royong rutin, akan dikoordinir masing - masing kepala lingkungan. Selain kegiatan dalam sekala khusus tentu akan dibentuk panitia. Saat ini untuk menjnjang kegiatan bersih - bersih rutin pihak desa telah membeli beberapa alat pemotong rumput. Kami ingin dengan penganggaran ini, KPP bisa berinovasi. Tak sebatas menjalankan rutinitas bersih - bersih lingkungan, tapi juga pengembangan organisasi KPP dengan pengembangan sumber daya ekonomi desa, sumber daya manusianya, juga terus berupaya menggalang kolaborasi dengan pihak swasta lainnya di Desa Buruan sehingga makin berdaya," ungkapnya Perbekel Sumarda yang dikenal demokratis dan merakyat ini. 

Sementara itu Sekdes Desa Buruan I Ketut Sumardika menyampaikan, komitmen untuk menganggarkan KPP semata untuk kepentingan masyarakat Desa Buruan. Dengan rencana suport dana yang terbilang lumayan besar tersebut, yakni Rp 100 Juta pertahun, diharapkan denyut nadi KPP makin terasa untuk kesejahteraan masyarakat. " Apapun programnya, baik program CFW maupun dengan nama lainnya yang pernah ada maupun ke depan, itu semua bersipat stimukus untuk memantik warga desa membangun desanya dengan menumbuhkan semangat gotong royong dan swasdaya, sehingga apa yang dikerjakan utamanya pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur dalam sekala sedang dan ringan pada CFw bisa berjalan lancar dan sukses.

Lebih - lebih CFW memiliki orientasi membantu masyarakat yang terdampak pandemi dengan menyediakan pekerjaan bersih - bersih lingkungan pun mendapatkan upah bekerja sesuai standar kabupaten/kota. Ini sangat dirasakan manfaatnya di masa pandemi oleh masyarakat dengan terbantunya ekonomi keluarga mereka, " papar Sumardika.

Dia menyebut karena KPP merupakan kebutuhan desa, maka sudah seharusnya tetap berdenyut dan bahkan mendapatkan penganggaran dari desa secara beekesinambungan. Implikasi yang diharapkan tentu makin kuatnya kelembagaan KPP seiring dengan bertambahnya manfaat yang diterima masyarakat.[Bali]

 


Penulis: Putra Gunawan, Faskel Sosial Kabupaten Gianyar
Program Kotaku Provinsi Bali

 

Editor: EPN

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.