Beranda Warta Cerita Kala Pak RW Sine Mengadu...

Kala Pak RW Sine Mengadu...

Program Kotaku Kotaku Jawa Tengah Jateng Sragen CFW Padat Karya Tunai MBR PIM Pandemi COVID-19 Comments (0) View (174)

Tahun 2021 adalah tahun yang sulit bagi masyarakat. Dampak pandemi covid-19 sangat mempengaruhi aktifitas warga, mulai dari usaha kecil dan menengah semua terdampak. Begitu pun dengan masyarakat Kelurahan Sine juga sangat merasakan dampak pandemi ini. Pemerintah melaui Kementerian PUPR meluncurkan program CFW (Cash For Work) atau Padat Karya Tunai sebagai upaya untuk mengurangi dampak covid-19 yang bertujuan untuk menambah penghasilan ekonomi warga yang terdampak covid-19, terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Di Kabupaten Sragen ada 8 Desa/Kelurahan yang menerima program CFW. Kelurahan Sine adalah salah satu desa/kelurahan yang menerima program CFW. BKM Sine Sejahtera yang dikomandani Anik Pujiati dan Kepala Kelurahan Sine Arif Fuat Sagita sangat menyambut baik adanya program ini. BKM dan pemerintah kelurahan serta seluruh pihak setempat sangat antusias dalam melaksanakan program CFW tersebut.

Kegiatan CFW di kelurahan Sine dimulai dari sosialisasi tentang CFW di Kelurahan Sine yang dihadiri beberapa tokoh masyarkat dari berbagai unsur. Kegiatan berlanjut dengan pembentukan KSM dan pendataan calon tenaga kerja yang akan bekerja di program ini. Tenaga kerja diutamakan adalah warga Kelurahan Sine, dan warga yang sangat terdampak yaitu warga yang usahanya berhenti atau yang terkena PHK.

Pendataan tenaga kerja melibatkan tokoh masyarakat dan RT/RW. Selanjutnya sebelum mulai pekerjaan fisik dan pemeliharaan infrastruktur, dilakukan kegiatan PKM (Penguatan Kapasitas Masyarakat). Satu siang bertempat di Gedung PKK Kelurahan Sine, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, dilaksanakan kegiatan PKM.

Pada waktu PKM itu seorang lelaki baya yang duduk di baris depan mengenakan baju warna biru mengacungkan tangan dan bertanya ke BKM. "Apakah semua warga miskin bisa ikut menjadi tenaga kerja di Program CFW?" kata sosok bernama Maryono, Ketua RW 06 Tawang Sine itu. Rupanya, ada beberapa masyarakat yang ada di wilayahnya tidak didaftar menjadi tenaga kerja CFW.

Inggar Yuniati selaku Sekretaris BKM Sine Sejahtera kemudian menanggapi pertanyaan Maryono. Menurut pengurus BKM yang biasa disapa Mbak Inggar, masyarakat wilayah RW 06 Tawang sebenarnya sudah didatangi dan ditawari untuk menjadi tenaga kerja CFW. Tapi, ada beberapa warga yang tidak bisa bergabung karena beberapa alasan. Contoh, Joko warga RT 01 dan Suyono, tidak bisa karena sudah bekerja di proyek yang lain. Lantas, Tri Pujo tidak mau bekerja di CFW karena upah yang terlalu kecil dan kurang dari pasaran di lapangan. Setelah mendapat penjelasan dari Inggar, Maryono akhirnya bisa menerima dan memahaminya.

Itu adalah salah satu bentuk pengaduan dari masyarakat ke BKM secara langsung. PIM (Pengelolaan Informasi dan Masalah) Program Kotaku adalah satu bentuk pemantauan program yang bersifat pencegahan dan penanganan. Pencegahan dilakukan melalui kajian risiko dan mitigasi di setiap penyelenggaraan program untuk mencegah timbulnya penyimpangan terhadap prosedur.

Penanganan PIM dilakukan setelah adanya informasi atau pengaduan yang bersifat aspirasi, keluhan ataupun ketidakpuasan terhadap penyelenggaraan program, dan harus ditangani secepat dan setepat mungkin. Tujuannya, memperkecil dampak negatif yang menghambat penyelenggaraan dan keberhasilan program. Pengaduan dimaknai sebagai bentuk adanya kepedulian dan rasa kepemilikan masyarakat luas terhadap penyelenggaraan dan keberhasilan program.

Dengan adanya pengelolaan PIM diharapkan ada kontrol dari masyarakat untuk keberhasilan program. Sepakat![Jateng]

 

 


Penulis: Sigit Suprayogi, Senior Fasilitator Kabupaten Sragen
Program Kotaku Provinsi Jawa Tengah

 

 

Editor: EPN

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Warta

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.