"> ">
Beranda Warta Cerita Bu Kades, 'Sang Api' Pilangsari

Bu Kades, 'Sang Api' Pilangsari

Program Kotaku Kotaku Jawa Tengah Jateng Sragen Desa Pilangsari Pilangsari PKT CFW COVID-19 Pandemi Comments (0) View (97)

Menurut UU.32 Tahun 2004: Pemerintah Pusat Memberi Ruang bagi terselenggaranya pemerintahan di daerah secara demokratis dengan kewenangan yang lebih luas, nyata dan bertanggung jawab. Adapun tugas dan fungsi pemda sebagaimana undang undang tersebut adalah berperan sebagai Fasilitator; menciptakan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan, melalui pengelolaan sumber mata pencaharian, menjembatani kepentingan dalam mengoptimalkan penanggulangan kemiskinan. Dinamisator; menggerakkan partisipasi multipihak tatkala terjadi stagnasi kegiatan pembangunan, Regulator; menyiapkan arah untuk menyeimbangkan penyelenggaraan pembangunan, Koordinator; untuk mengintegrasikan program-program berbasis penanggulangan kemiskinan, penanganan kumuh, dan pengelolaan sumber mata pencaharian melalui perencanaan partisipatif seperti Musrenbang kelurahan/desa dan lainnya.

Jargon pemda sebagai nakhoda, yang berkecimpung ikut aktif di program pemberdayaan masyarakat pasti sering mendengar istilah tersebut. Implementasi dari peran tersebut satu di antaranya bisa dilihat pada sosok Kepala Desa Pilangsari, Sri Endah Widiyastuti. Sebagai kades, dan seorang ibu, tentu saja beliau begitu dapat merasakan apa yang dialami oleh warga desanya di masa pandemi COVID-19 ini. Dampak perekonomiannya begitu besar sehingga sampai menyentuh pada sektor perekonomian masyarakat paling bawah, tidak terkecuali warga Desa Pilangsari.

Tak heran saat Desa Pilangsari mendapatkan bantuan pemerintah Padat Karya Tunai (Cash for Work, CFW) Program Kotaku, Endah begitu bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Mulai dari sosialisasi sampai tahap pelaksanaan, dia sempatkan waktu di tengah kesibukannya untuk hadir bersama warga yang melaksanakan kegiatan CFW. "CFW harus diterima dengan rasa syukur dengan semoga bisa sedikit meringankan beban ekonomi keluarga di saat pandemi," kata Endah, saat memberi pengarahan kepada warga yang akan ikut bekerja di kegiatan CFW, beberapa waktu lampau.

Kehadiran sosok Bu Kades di tengah-tengah warga cukup memberikan membangkitkan semangat masyarakat untuk dapat tegar menghadapi pandemi. Kehadiran seorang pemimpin yang juga seorang ibu, bak kehadiran orang tua yang menghapus air mata anak-anaknya yang sedang pilu.

Sebagai seorang pemimpin, Endah bisa menempatkan diri untuk bisa tegas dan di sisi lainnya sebagai seorang ibu, yang begitu lembut merangkul warganya untuk memberikan rasa aman dan menenangkan. Endah mengaplikasikan semua peran pemda, yang menjadi fasilitator, dinamisator, regulator, dan koordinator melalui kepemimpinannya menggawangi Desa Pilangsari. Gaya pembawaannya yang supel dan cair memudahkan Endah disambut hangat masyarakat. Sehingga, warga tidak lagi canggung saat berhadapan dengan sang pemimpin.[Jateng]

 

 

Penulis: Semiyanto, Fasilitator Sosial Kabupaten Sragen
Program Kotaku Provinsi Jawa Tengah

 

 

Editor: EPN

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Warta

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.