Beranda Warta Cerita SMK3, Mutlak di CFW Kotaku Sragen

SMK3, Mutlak di CFW Kotaku Sragen

Program Kotaku Kotaku Jawa Tengah Jateng Kabupaten Sragen Sragen CFW BLM SMK3 APD Comments (0) View (236)

Akhir-akhir ini kita sering mendengar dan melihat peristiwa di media nasional mengenai berita kecelakaan kerja. Beragam faktor menjadi penyebab terjadinya kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja dapat terjadi oleh faktor manusia, faktor lingkungan maupun faktor peralatan kerja. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja maka perusahaan diwajibkan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan tempat kerjanya.

Bisa kita bayangkan resiko ekonomi yang harus ditanggung keluarga jika tulang punggung pencari nafkah utama harus mengalami kecelakaan kerja. Itulah mengapa mulai pada BLM CFW Program Kotaku di tahun 2021 ini kita bisa melihat hal yang berbeda pada pekerja yang bekerja di kegiatan-kegiatan yang diprakarsai  “Kotaku”. Saat melakukan kegiatan mereka semua mulai menerapkan managemen keselamatan dan kesehatan kerja dengan memakai alat pelindung diri saat bekerja. Helm kerja, Rompi, Sepatu boot, sarung tangan adalah alat pelindung diri sederhana yang  dipakai pekerja BLM CFW Kotaku. Selain memakai APD pekerja juga di ikutkan asuransi ketenagakerjaan. Perlindungan diri ini menjadikan para pekerja dapat bekerja dengan rasa lebih aman.

Di sektor Konstruksi, melalui Permen PU No. 05 Tahun 2014 seluruh perusahaan bidang konstruksi WAJIB menerapkan SMK3. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja yang terencana, terukur, terstruktur dan terintegrasi; dapat mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja; serta menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman dan efisien untuk mendorong produktifitas.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012, tujuan dari Ppnerapan SMK3 ini adalah meningkatkan efektifitas perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja yang terencana, terukur, terstruktur dan terintegrasi. Selain itu sebagai upaya mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat pekerja/serikat buruh. Dan, menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk mendorong produktivitas.

Kecelakaan kerja adalah suatu hal yang tidak di inginkan baik oleh pekerja itu sendiri maupun instansi tempat dia bekerja. Belajar dari pengalaman, hal itu bisa terjadi kapan dan dimana saja tidak tergantung juga dengan besar kecilnya kegiatan, kecelakaan kerja bisa saja terjadi.

Oleh karena itu bukan hanya sekedar bergaya kalau pekerja di kegiatan Kotaku meskipun jenis kegiatan yang dilakukan hanya pekerjaan sederhana dan kecil tetap mengandung resiko. Jangan sampai kepala keluarga yang niatnya pergi dari rumah itu untuk mencari rejeki buat keluarga tetapi justru ditempat kerja mendapatkan musibah karena kecelakaan kerja. Sedapat mungkin tingkat resiko itu kita minimalisir sampai titik terendah.

Sampai akhir kegiatan CFW 2021 di Kabupaten Sragen yang pelaksanaan kegiatannya tersebar di 8 Kelurahan/desa tidak terjadi kecelakaan kerja. Selain penerapan penggunaan APD di saat bekerja juga sekaligus diterapkan protokol kesehatan karena kegiatan dilakukan saat pandemi virus.

Penerapan APD dan asuransi pada para pekerja adalah capaian dalam bentuk non fisik, ini adalah bentuk pembelajaran kepada masyarakat tentang managemen keselamatan dan kesehatan kerja pada masyarakat secara langsung. Semoga ini dapat dijadikan bahan belajar kepada semua pihak yang berhubungan langsung dengan kegiatan/dunia kerja.[Jateng]

 

 

Penulis: Semiyanto, Fasilitator Sosial Kabupaten Sragen
Program Kotaku Provinsi Jawa Tengah

 


Editor: EPN

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Warta

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.