Beranda Warta Cerita Buat Nanik, CFW Nyata!

Buat Nanik, CFW Nyata!

Program Kotaku Kotaku Jawa Tengah Jateng Kabupaten Sragen Sragen CFW PKT Pandemi COVID-19 Comments (0) View (125)

Hadirnya pandemi COVID-19 telah membawa perubahan sangat besar terhadap dunia dengan berbagai tantangan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Berbagai upaya sudah dilakukan Pemerintah untuk menghambat penyebaran virus COVID-19 yang pada akhirnya berakibat  menghambat kegiatan perekonomian dan dampaknya terhadap tingkat kesejahteraan sosial semakin dirasakan masyarakat. Setelah menunjukkan pencapaian penurunan kemiskinan beberapa tahun belakangan ini, tingkat kemiskinan kembali meningkat setelah pandemi COVID-19. Dampak negatif terhadap keadaan sosial - ekonomi dari pandemi bisa menjadi jauh lebih buruk tanpa adanya bantuan sosial dari pemerintah.

Sehubungan  dengan  kondisi  tersebut, Kementerian  PUPR  dengan mempertimbangkan dampak pandemi yang lebih luas lagi terhadap Covid-19, memulai upaya mitigasi terhadap COVID-19 dengan memberikan penghasilan tambahan untuk kelompok berpenghasilan rendah melalui skema Padat Karya Tunai (PKT) atau Cash for Work (CFW) Program Kotaku ( KotaTanpa Kumuh ).

Tahun kemarin Kabupaten Sragen mendapatkan anggaran CFW sebesar 2,4 Milyar untuk 8 desa / kelurahan yang tersebar di kecamatan Ngrampal dan Sragen. Dari 8 Kel / desa itu antara lain Kel. Sragen Kulon, Kel. Sine, Kel. Karang Tengah, Kel. Nglorog, Desa Bandung, Desa Pilangsari, Desa Klandungan, dan Desa Kebonromo. Dengan kehadiran kegiatan Cash for Work (CFW) Program Kotaku ( KotaTanpa Kumuh ) ini, benar – benar sangat dirasakan manfaatnya terutama oleh warga masyarakat berpenghasilan rendah ( MBR ).

Nanik, seorang pekerja PKT asal Kelurahan Nglorog menuturkan bahwa dengan adanya kegiatan CFW sangat terbantu sekali dalam hal perekonomial keluarganya. Bersama suami, berbagai cara dilakukan ibu beranak 4 ini untuk terus mencoba memutar otak bagaimana caranya agar memiliki penghasilan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. "Dengan adanya CFW ini kendilku ora sido nggoling mas…”, begitu kata beliau. Dengan upah Rp. 79.000; sehari, menurut Ibu Nanik sudah sangat bersyukur dapat membantu meringankan ekonomi keluarganya pada masa pandemi ini.

Sama halnya dengan Ibu Suparti, wanita paruh baya dari Kelurahan Karang Tengah ini juga merasa terbantu dengan kehadiran kegiatan CFW dari Program Kotaku. Ibu rumah tangga yang satu ini sangat berharap Kelurahan Karang Tengah mendapatkan alokasi dana CFW setiap tahunnya agar tingkat perekonomian warga masyarakat terangkat. Menurut beliau, efek dari masa pandemi ini sangat dirasakan terutama ibu rumah tangga yang harus menekan agar pengeluaran tidak melebihi pemasukan.

Dalam pelaksanaan CFW ini, KSM selalu mengingatkan  kepada para pekerja agar tetap memperhatikan protokol kesehatan yaitu Mencuci tangan, Memakai Masker, dan Menjaga Jarak (3M). Selain itu, para pekerja juga dilengkapi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dalam setiap pelaksanaan pekerjaan CFW, seperti sosialisasi K3 , Alat Pelindung Diri (APD), masker, topi pelindung, sarung tangan, sepatu keselamatan, serta rompi Keselamatan. Disamping itu para pekerja yang terdaftar juga mendapatkan  Asuransi Kecelakaan Kerja, Fasilitas Sarana Kesehatan – Peralatan P3K dan Fasilitas pendukung protokol kesehatan pencegahan COVID-19 lainnya.

Secara garis besar masyarakat penerima manfaat kegiatan CFW ini merasa senang dan bahagia, karena upah yang diterima tiap minggunya cukup menambah penghasilan kehidupan sehari - hari agar dapur tetap mengepul benar benar berkah baginya. Bangkit di Tengah Pandemi Covid-19.[Jateng]

 

 


Penulis: Joni Baskoro, Fasilitator Sosial Kabupaten Sragen
Program Kotaku Provinsi Jawa Tengah

 


Editor: EPN

0 Komentar

Yang terkait

Kategori Warta

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.