Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Warta
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeWartaCeritaAsli Bukan Sulap
Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web KOTAKU. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web KOTAKU.
Labuhanbatu, 14 Juni 2017
Asli Bukan Sulap

Oleh:
Andi Fauzan Lubis
Fasilitator Teknik
Kabupaten Labuhanbatu
KMW OC 1 Provinsi Sumatera Utara
Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)

Apabila terjadi sinkronisasi data antara kebutuhan masyarakat yang difasilitasi aparat kelurahan dengan pemerintah kabupaten, baik melalui pendampingan atau bukan, akan terlihat hasilnya cepat atau lambat di lapangan. Hal inilah yang terjadi di Lingkungan Al-Huda, Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Lokasi tersebut merupakan lokasi kumuh berdasarkan SK Bupati Kabupaten Labuhanbatu, Nomor 050/75/BPPD/2016 tertanggal 29 Maret 2016, dengan luasan kumuh 0,25 Ha. Di lokasi ini, dibangun jalan aspal dan rabat beton sepanjang 1 km.

Kelurahan Sirandorung dengan luas wilayah sebesar 450 Ha, terdiri atas 9 lingkungan. Secara geografis, ia terletak di antara 99°49'52.1" E Bujur Timur (BT) dan 2°05'12.5" N Lintang Utara (LU), dan berbatasan dengan Kelurahan Rantauprapat di sebelah utara, Kelurahan Bilah Barat di sebelah selatan, Kelurahan Bina Raga di sebelah barat, Kelurahan Padang Bulan di sebelah timur.

Pembangunan jalan di lingkungan ini merupakan bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakatnya agar dapat memperlancar akses moda transportasi masyarakat yang berdomisili di Lingkungan Al-huda ini.

Pembangunan tersebut dilaksanakan pada Februari 2017. Ini merupakan langkah awal terbangunnya komunikasi yang efektif antara masyarakat, pemerintah kelurahan dan pemerintah kabupaten labuhanbatu. Melalui pendampingan yang dilakukan oleh Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) patut dan layak diapresiasi, semenjak ditetapkannya sebagai lokasi kumuh lobi-lobi dan advokasi terus dilancarkan oleh Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM), aparat kelurahan dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Alhasil Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui dinas perumahan dan permukiman mengucurkan dana pembangunan jalan untuk jalan lingkungan Al-Huda sebesar Rp500 juta, dan sudah terlaksana dengan standar teknis.

Tentu ini merupakan angin segar bagi kelurahan yang lainnya di wilayah dampingan KOTAKU di Labuhanbatu untuk dapat lebih maksimal dalam berkomunikasi dengan aparat pemerintah secara berjenjang dengan memaksimalkan dokumen Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP) untuk dipasarkan ke Pemda.

Kolaborasi dapat tercapai bila semua pihak dapat bergandengan tangan dan saling mendukung, sehingga sinergitas antara pemerintah daerah dengan LKM/BKM akan dapat ditingkatkan di masa yang akan datang.

Salam berani berubah. Siap! Horas, horas, horas.. [Sumut]

Dokumentasi lainnya:

Editor: Nina Razad

(dibaca 123)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Kirim Warta | Indeks Cerita | Arsip Cerita | Print
Jl. Penjernihan I No 19 F1,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 1491, akses halaman: 1627,
pengunjung online: 50, waktu akses: 0,016 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank