Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Warta
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeWartaBeritaWujudkan Kolaborasi, Pemkot Medan Undang Dubes AS Letakkan Batu Pertama
Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web KOTAKU. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web KOTAKU.
Medan, 11 Juli 2017
Wujudkan Kolaborasi, Pemkot Medan Undang Dubes AS Letakkan Batu Pertama

Oleh:
Taufik Hidayat

Capacity Building Specialist
KMW OC 1 Provinsi Sumatera Utara
Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)

Dalam menjalankan kegiatannya, Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) dituntut melakukan kolaborasi dan kemitraan dengan berbagai pihak guna dalam rangka penanganan kumuh melalui peningkatan kualitas permukiman dan pencegahan kumuh. Kali ini para pelaku Program KOTAKU melakukan integrasi antara program Sanitasi, Air Minum, dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dengan Program KOTAKU, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dan Program USAID IUWASH PLUS.

Terkait hal tersebut, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Republik Indonesia (RI) Joseph R Donovan Jr. melakukan peletakan batu pertama pembangunan sarana air minum, sanitasi, dan RTLH di rumah salah seorang warga di lingkungan V Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, pada Rabu, 5 Juli 2017. Selain peletakan batu pertama, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) berupa kerja sama antara Pemkot Medan dengan USAID IUWASH Plus.

Hadir dalam kegiatan adalah istri Duta Besar AS untuk RI Mei Chou, Konsul Amerika di Medan Juha Salin, pimpinan USAID Matthew Burton, Kepala USAID IUWASH PLUS Louis O Brian, PLT Sekda Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ibnu Utomo, Wali Kota Medan H.T. Zulmi Eldin, Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Direktur PDAM Tirtanadi Sumut, Kepala Bappeda Medan, Kepala Dinas PKP2R, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Kepala Satker PKP Provinsi Sumut, Team Leader KOTAKU KMW OC 1 Provinsi Sumut dan TA Capacity Building KMW KOTAKU Provinsi Sumut.

Joseph Donovan menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terbangun di Indonesia, khususnya di Kota Medan. Ia katakan, USAID IUWASH PLUS menggandeng berbagai pihak, di antaranya instansi pemerintah dan donor, pihak swasta, LSM, kelompok masyarakat dan mitra lainnya guna mencapai ekosistem sektor air minum, sanitasi dan perilaku higienis. Joseph Donovan juga menjelaskan, jaringan USAID IUWASH PLUS telah tersebar di pelosok tanah air dan akan bekerja sama dengan 31 Pemerintah Daerah (Pemda) di Indonesia, antara lain di Provinsi Sumut, DKI Jakarta, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Medan Zulmi Eldin mengajak seluruh komponen masyarakat Kota Medan untuk turut berpartisipasi mendukung kegiatan untuk kesehatan bangsa dan kemajuan bersama serta kesejahteraan masyarakat.

Adapun kerja sama yang disepakati antara Pemkot Medan dengan USAID IUWASH PLUS, antara lain, pemenuhan kebutuhan air minum, sanitasi layak dan rehab rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah sasaran penanganan kumuh Kota Medan. Selain itu juga dilakukan sosialisasi perubahan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan. [Sumut]

Dokumentasi lainnya:

Editor: Nina Razad

(dibaca 192)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Kirim Warta | Indeks Berita | Arsip Berita | Print
Jl. Penjernihan I No 19 F1,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 379, akses halaman: 432,
pengunjung online: 80, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank