Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Warta
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeWartaBeritaPenguatan Pendamping untuk Persiapkan Masyarakat Penerima PPMK
Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web KOTAKU. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web KOTAKU.
Banda Aceh, 15 November 2017
Penguatan Pendamping untuk Persiapkan Masyarakat Penerima PPMK


Oleh:
Benny Supriadi
Team Leader
KMW/OC 1 Provinsi Aceh
Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)

Sebagai penyiapan pemahaman dan strategi dalam rangka pencegahan dan peningkatan kualitas di bidang ekonomi, Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) Oversight Consultant (OC) 1 Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Provinsi Aceh memberikan pelatihan penguatan bagi 30 orang Askot Mandiri, Askot Manajemen Keuangan (MK) dan Senior Fasilitator Program KOTAKU. Penguatan pelatihan yang dibuka oleh Kepala Satker Perumahan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Aceh T. Davis, F Hamid didampingi Team Leader (TL) OC 1 KOTAKU Provinsi Aceh Benny Supriyadi ini dilaksanakan di Hotel Regina, Kota Banda Aceh, pada 1 - 5 November 2017.

Menurut Davis, para pendamping KOTAKU yang berada di wilayah peningkatan nantinya juga mempersiapkan calon lokasi penerima Program Peningkatan Penghidupan Masyarakat Berbasis Komunitas (PPMK) di wilayah peningkatan di sejumlah gampong, sebagai penerima manfaat di tahun 2018. Sebelum lokasi penerima manfaat program PPMK ditetapkan, akan diberikan pelatihan kepada masyarakat yang berada di 93 gampong, dengan total alokasi pelatihan sebesar Rp930 juta, bersumber dari APBN 2017.

Pada kesempatan itu, TL OC 1 KOTAKU Provinsi Aceh Benny Supriyadi menyampaikan, yang akan menjadi penerima manfaat sejumlah alokasi dana PPMK ditahun 2018 bukan saja Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) ekonomi yang baru terbentuk. Tak tertutup kemungkinan KSM yang sudah lama dan memiliki latar belakang baik juga bisa menerimanya. Besar harapan, dengan adanya bantuan dana PPMK ini kelak mampu mengurangi tingkat kekumuhan yang ada menjadi 0%, terutama dari bidang ekonomi masyarakat. [Aceh]

Dokumentasi lainnya:

 

Editor: Maya Keumala/Nina Razad

(dibaca 117)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Kirim Warta | Indeks Berita | Arsip Berita | Print
Jl. Penjernihan I No 19 F1,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 1897, akses halaman: 2440,
pengunjung online: 264, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank