Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
halal kah 
nanang ngok, 5 Oktober 2012, jam 7:18:26
halal kah bila agen pemberdayaan dobel job?.....

kalo anda setuju maka saya sebagai pemberdaya, yakin mlanjutkan pkerjaan sampingan saya.... senangnya...

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: halal kah
SURYA W SIAGIAN, 6 Oktober 2012, jam 18:38:15
klo pertanyaannya cuma segitu.... saya jawab halal.
Tanggapan 2
 
Re: halal kah
A.Ferryanto bosky, 8 Oktober 2012, jam 0:39:55
Selamat Malam Pak Nanang :

Di Boleh kan dan di Halalkan kecuali Yg udah FORJOB serta FIVEJOB....!!! salam Pemberdayaan Pak

Kita Bisa Kita Bisa atasin : Salam Laskar Pelangi
Tanggapan 3
 
Re: halal kah
bocah mumet, 8 Oktober 2012, jam 10:36:34
Satu pekerjaan aja gak beres apalagi 2,3 dst ....
Memang betul kata orang yang cocok jadi PEKERJA pemberdaya itu ya yang tidak begitu materialisis mengejar harta, tapi komitmen membantu orang ....
Kecuali kalau perusahaan milik sendiri mau dobel 10 juga gak masalah ...
Dah kelihatan mana orang yang betul2 komitment n mana yang cuma cari duit aja !

PISSawas ya...
Tanggapan 4
 
Re: halal kah
Koesranto Koes, 8 Oktober 2012, jam 12:04:23
Yth. Para Pelaku dan Pemerhati

Salam PNPM - P2KP

Setelah mebaca dan mencermati serta menyimak komentar perihal "double job" kita coba menelaah dan mengembalikan pada porsi serta aturan yang berlaku bagi para pelaku bahwa Kesepakatan yang Tertuang dalam Surat Perjanjian Kerja atau SPK dimana didalamnya termuat hak dan kewajiab serta klausul-2 yang menyangkut kesepakatan bersama antara kedau belah pihak yang kemudian apabila timbul kesepakatan maka SPK di Tanda Tangani. Konteknya dikembalikan kepada kesepatan dalam SPK dimaksud yang tentunya memiliki kekuatan hukum yang berlaku. Hal dimana kita mengingkari apa yang telah disepakati dalam SPK konsekuensinya itu yang harus kita terima, kalau kami boleh sumbang saran double job atau lebih yang paling dirugikan sebenarnya kita sendiri kenapa??? Black-List taruhannya apabila kita terindikasi dari hasil temuan audit dinyatakan double job.

demikian sumbang saran kami mudah-2 an bermanfaat, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih

wassalam
Tanggapan 5
 
Re: halal kah
MOHAMMAD RUSLAN, 8 Oktober 2012, jam 12:56:15
ehem.. ehem...woow!...

pembahasan Halal dan Haram.. selalu kembali pada aturan atw dasar hukum...
biasax.. para pakar hukum..paling lihai menilaix... bahkan sangking lihaix.. justru mereka sendiri yg terlibat didalamx... hehehe... (coba lihat kisah antasari, cicak s buaya jilid 1 dan 2)ting..ting!

trus..di PNPM MP sendiri bagaimana ???
setahu sy..dikontrak tim fasilitator tidak ada bunyi pasal yang khusus melarang "Double Job".. klo ada tolong dishare di web ini...???ha..ha..ha...

Mangkax.. pihak konsultan..bisa mendapatkan proyek lebih dari satu... dan tenaga ahli yang notebene berasal dari kalangan PNS (paling banyak dosen2) bisa nyambi..jadi Tenaga Ahli di KMW kami... trus.. Yang Halal dan Haram itu.. siapa yang harus memberikan suri tauladan ya..???

Apakah hanya Fasilitatoryg " Haram" dan para TA di KMW bisa "Halal" berdouble.. berthree berfour job..???geerrrh!...

klo hukum dibuat utk dilanggar mereka sendiri... maka...alangkah lucux... negerikoe..ini...hik..hik!...

Salam re"PALU'tion... YEAAAHHH...!!!manis kan?...
Tanggapan 6
 
Re: halal kah
SURYA W SIAGIAN, 9 Oktober 2012, jam 3:27:31
lha teman saya itu .... selain agen pemberdayaan .... dia juga
double job sebagai agen pertamina
triple job sebagai agen majalah dan koran
four job sebagai agen multi level marketing
five job sebagai agen rentcar
six job sebagai agen buah lokal dan import
seven job sebagai agen property

lha yang bikin saya salut, semua job tersebut dapat dilakukan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama sebagai agen pemberdaya ..... opo ora siiip tenan.

Suatu kali saya tanya kepada beliau tentang pekerjaan tersebut. Jawab beliau ..."hidup itu harus disyukuri dengan berjuang untuk hidup yang lebih baik".

yang menarik semua pekerjaan sampingan itu benar benar dilakukan di samping rumahnya...... lha dia punya toko kecil yang dijaga oleh istrinya.

Sudahlah ..... yang terpenting buatlah yang TERBAIK
Tanggapan 7
 
Re: halal kah
san dia, 9 Oktober 2012, jam 9:36:35
Setuju Pak Surya........
Agen pemberdayaan jadi agen apapun bisa.... agen hp, agen pulsa, agen aqua, agen elpiji, agen kambing qurban, asal JANGAN jadi agen semen & besi buat ksm..... jadi bisa double atau multiple job
Tanggapan 8
 
Re: halal kah
ilham dubhan, 10 Oktober 2012, jam 8:21:18
Mencari duit tdk akan pernah habis2nya utk memenuhi kebutuhan dasar dan rasa puas tdk akan pernah didapati selain mensyukuri Nikmat yg sdh dimiliki, artinya bgmn kita menyikapi dlm melakukan pekerjaan tsb.
Mari kita renungkan, sudahkah kita berbuat dan memberi yg terbaik kepada Program khususnya PS2...........?
Tanggapan 9
 
Re: halal kah
hari yanto, 10 Oktober 2012, jam 14:07:53
Mas Bambang
Selama tidak menyalahi kaidah tak usah di ragukan
karena ragu-ragu temannya setan
ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...
Tanggapan 10
 
Re: halal kah
Muhid in, 12 Oktober 2012, jam 23:33:59
DARI KALIMANTAN SELATAN Dukung penuh dobeljob..... insya ALLAH itu yang namanya kerja adalah ibadah, selama mampu.........>
dan kata2 "mampu" kalo di pnpm mp rada2 susah dan kabur terjemahan-nya...lanjutkan


kalo ada tawaran ke program lain siap2 loncat, hasil godokan pnpm-mp laris manis ke program lain, jangan takut....... NO BLACKLIST....udah banyak "sample" mau data kongkrit ??senangnya...
Tanggapan 11
 
Re: halal kah
simizu okto, 13 Oktober 2012, jam 10:18:31
Saya setuju dengan faskel doblejob,sehingga faskel bener-bener berdaya karena gk mungkin kehabisan uang didopmpet kalau hanya nunggu HONOR di PNPM-MP khususnya wilayah jatim yang sering telat dengan alasan SATKER?Betul juga kalau kita tengok di tim KMW banyak juga yang dobel job kenapa kalau faskel dipermasalahkan......
Salam peduli bagi kaum MARGINAL...
Tanggapan 12
 
Re: halal kah
Imanudin Imanudin, 16 Oktober 2012, jam 15:15:00
waahhh seru juga ni diskusinya ... siippp.

Rekan - rekan kalau urusan halal dan haram itu adalah urusannya dengan Alloh, bukan urusannya dengan manusia lagi. Dalam agama hanya menjelaskan bahwa janganlah kita memberikan makan, minum, pakaian dari rizki yang tidak halal (Haram) karena semuanya akan menjadi darah daging baik kita maupun anggota keluarga kita.
Dalam agama pula dianjurkan bahwa bekerjalah karena Alloh dengan penuh tanggung jawab dan komitmen terhadap apa yang kita kerjakan. dikaitkan dengan doble job,tentunya ini dikembalikan dengan hati nurani masing-masing, apakah dengan doble job tersebut pekerjaan kita di PNPM MP sudah bisa maksimal ? kalau memang bisa maksimal misalnya siangnya atau malamnya pendampingan ke BKM, paginya bisnis jualan beras itu ngak apa apa atau jualan pulsa itu ngak apa apa. yang mungkin perlu menjadi bahan pertimbangan itu bahwa kita ada dua kontrak kerja yang sama, misalnya kita sebagai fasilitator PNPM MP dan sebagai Fasilitator PNPM Perdesaan, menurut saya itu dari sisi waktu saja susah diaturnya dan bersumber dari sumber dana yang sama.

saya yakin rekan - rekan sebagai seorang pemberdaya akan bisa membedakan mana baik dan yang tidak baik, karena semuanya akan kembali kepada kita dan keluarga kita. semoga kita selalu diberikan kesuksesan dan rizki yang halal oleh Alloh.

Mohon maaf apabila dalam pernyataan ini ada kekurangannya.


Tanggapan 13
 
Re: halal kah
bebek penyet, 16 Oktober 2012, jam 15:59:10
kalo halal haram bukan urusan manusia lagi bisa runyam dunia, dapat dalil dari mana neh ?
Tanggapan 14
 
Re: halal kah
ben ben, 16 Oktober 2012, jam 16:55:13
xixixixxi...ha..ha..ha...

Pertanyaan yang aneh....senangnya...

Tapi ikutan ahh, ... begini kawan-kawan coba simak pertanyaan kawan kita itu "nanang ngok", coba simak
beliau menanyakan halalkah jika seorang agen pemberdayaan dobel JOB...??


Sekali lagi ya coba disimak dia itu bertanya HALAL KAH...

Gampang jawabannya :

Sampean itu kerja sampingan opo mas, kalo ngerampok, korupsi ya jelas HARAM donk begitu aja nanya...

Tetapi kalo sampean itu kerja sampingan sebagai seorang Guru Mengaji, dakwah, atau pedagang kelontong, bahkan apapun yo mas yo,...selama itu pekerjaan sampingan diperoleh dengan baik-baik ya itu HALAL mas nanang ngok....

Simpel kan....lawong pertanyaan sampean cuma halal doank kan untuk kerja sampingan....hehehhe

Bedo yo mas kalo sampean itu bertanya....

"Boleh kah saya bekerja sampingan sementara saya juga sebagai agen pemberdayaan...?"....nah kalo itu lain lagi mas....hehehehe


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 2559, akses halaman: 2861,
pengunjung online: 120, waktu akses: 0,016 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank