Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeForumMimbar bebasJadi kita harus bilang WOW..
Jadi kita harus bilang WOW.. 
Suara Hati, 6 Oktober 2012, jam 0:21:59
Kepada PNPM Mandiri Perkotaan di KMW Papua Barat dimanakah ketegasan kalian untuk menjalankan aturan yang sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja (SPK)….????? Kami meminta untuk pihak KMW agar menegaskan aturan yang telah dibuat dan berlaku dalam SPK……Karena sangat melelahkan bekerja dengan kondisi seperti saat ini…….faskel yang tidak pernah turun ke lapangan dan tetap dibiarkan……tidak ada tindakan tegas yang diberikan dari pihak KMW…..Surat Peringatan hanya dianggap sebagai gertakan sambal belaka……belum lagi ada faskel yang menggunakan dana BLM, juga masih tetap dibiarkan……

Aturan yang ada dalam SPK pasal 5, mengenai Sanksi-sanksi, antara lain :

(1)..................................................................................................................... .....................................................................................................

(2) PIHAK PERTAMA menerbitkan surat peringatan, apabila PIHAK KEDUA melakukan perbuatan sebagai berikut:
a. PIHAK KEDUA tidak menjalankan tugas tanpa alasan yang jelas dan diterima (mangkir) serta tanpa izin selama 5 (lima) hari kerja berturut-turut;
b. PIHAK KEDUA tidak menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu sesuai Jadwal Kegiatan Program (millestone) tanpa alasan yang jelas dan diterima oleh PIHAK PERTAMA;
c. PIHAK KEDUA tidak memenuhi standard pencapaian indikator kinerja pada tahap kegiatan yang telah berlangsung sesuai tanggungjawabnya sebagaimana disebut pada Pasal 2 tanpa penjelasan yang dapat diterima sesuai hasil penilaian yang dilakukan oleh PIHAK PERTAMA atau pihak lain yang ditunjuk oleh PIHAK PERTAMA.
d. .............................................................

(3) ................................................apabila PIHAK KEDUA melakukan perbuatan-perbuatan sebagai berikut:
a. PIHAK KEDUA tidak memiliki itikad baik untuk memperbaiki atau mengulang kesalahan sebagaimana disebut pasal 5 ayat 2 sehingga dikeluarkan surat peringatan kedua;
b. PIHAK KEDUA melakukan manipulasi data SIM dan/atau secara sengaja lalai melakukan tugas updating data SIM;
c. PIHAK KEDUA melakukan manipulasi laporan.

(4) PIHAK PERTAMA melakukan pemutusan hubungan kerja, apabila PIHAK KEDUA tidak memiliki itikad baik untuk memperbaiki dan/atau mengulang kesalahan sebagaimana disebut pasal 5 ayat 3.

(5) PIHAK PERTAMA langsung melakukan pemutusan hubungan kerja kepada PIHAK KEDUA dan akan diajukan kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum serta PIHAK KEDUA berkewajiban untuk mengganti segala kerugian yang diakibatkan oleh perbuatannya, apabila:
a. .......................................................................................;
b. PIHAK KEDUA terbukti melakukan korupsi dana Bantuan Langsung Masyarakat PNPM P2KP atau dana kegiatan program PNPM lainnya;
c. .......................................................................................;
d. .......................................................................................

(6)................................................................................................................ .......... .................................................................................................................... ..................................................... .............................................................. .......... ..........................................................................

Terus setelah aturan ini telah dibuat……...kenapa sekarang tidak dijalankan dan ditegaskan buat faskel-faskel yang telah bermasalah dari dulu dan masih dipertahankan sampai sekarang……

Intinya buat apa kita keluar mengajar kepada masyarakat tentang nilai-nilai luhur yang telah luntur……tetapi didalam tubuh Kosultan sendiri nilai-nilai luhur tersebut tidak ada atau mungkin lebih cocok telah hancur menjadi debu dan diterbangkan oleh angin..……sama saja xxxxxx (omong kosong)……

kok bengong?... geerrrh!... kok bengong?... geerrrh!... kok bengong?... geerrrh!... kok bengong?... hik..hik!... hik..hik!... hik..hik!... sakiiit!... sakiiit!... sakiiit!... geerrrh!... kok bengong?... geerrrh!... kok bengong?... hik..hik!... hik..hik!... hik..hik!...

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: Jadi kita harus bilang WOW..
burhanudin harahap, 9 Oktober 2012, jam 8:41:03
Menanggapi pengaduan dari saudara/i di mimbar bebas tentang keluhan penanganan faskel yang bermasalah di wilayah kota sorong KMW Papua Barat, maka pada tanggal 8 oktober 2012 telah dilakukan rapat internal TIM Korkot untuk membahas isi pengaduan tersebut. Untuk itu kami perlu jelaskan bahwa setiap persoalan yang berkembang di wilayah kerja KMW Papua Barat selalu di tangani secara komprehensip.
Adapun langkah-langkah yang sudah dilakukan terhadap Korkot,Askot, SF dan faskel bermasalah diantaranya;
1. Melakukan pembinaan tehadap faskel yang terindikasi bermasalah.
2. Memberikan penguatan kapasitas kepada personil jika terkait dengan progress tidak maksimal.
3. Memberikan peringatan secara tertulis jika personil yang bersangkutan jika lalai dalam pekerjaan
4. Isi SPK selalu menjadi acuan dalam menegakkan aturan
5. Korkot sorong telah mengeluarkan surat SP-1, SP-2 kepada personil yang bermasalah pada Bulan September 2012, Untuk menerbitkan SP-3 tetntu menunggu perbaikan kinerja yang bersangkutan
6. KMW Papua Barat memberikan rekomendasi pemotongan gaji kepada satker PBL bila surat dari korkot merekomndasi kepada KMW untuk melakukan pemotongan gaji bagi personil yang mangkir dari pekerjaan
7. Korkot dan KMW akan bertindak tegas kepada personil (disemua level) yang melakukan korupsi Uang Negara (BLM, Fix Cost pelatihan masyarakat) jika ada alat bukti, (sebagai contoh,tanggal 29 Januari 2012, Satker PBL telah mengeluarkan surat PHK kepada satu faskel yang terbukti melakukan penyelewengan dana BLM, sesui rekomendasi KMW)
8. KMW melakukan reeposisi jabatan Tim Korkot, Tim Faskel yang tidak menunjukan performance kinerja sesuai
dengan MSAP yang berbasis evaluasi kinerja 3 bulanan (hal tersebut sudah perna dilakukan pada Tahun 2011)
9. Tim Korkot akan melakukan pemetaan performance personil sebagai basis suport capacity Building dan menjadi basis untuk mentapkan metode pengendalian, sesuai hasil diskusi dengan Tenaga Ahli Capacity Building KMW Papua Barat
Demikian tanggapan ini kami sampaikan sebagai jawaban atas pengadua sudara/i

salam Hormat,
Tim Korkot Sorong
askot CD
Tanggapan 2
 
Re: Jadi kita harus bilang WOW..
bebek penyet, 17 Oktober 2012, jam 18:59:40
ooh..., kukira hanya terjadi pembiaran di daerahku saja, di sana terjadi juga ya ?


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 2122, akses halaman: 2330,
pengunjung online: 133, waktu akses: 0,012 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank