Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeForumMimbar bebasGAJI FASKEL JATIM OH MENGAPA
GAJI FASKEL JATIM OH MENGAPA 
simizu okto, 10 Oktober 2012, jam 19:27:12
Ada apa lagi ini kok Gaji Faskel Jatim belum nongol2.....Katanya sudah punya blog sendiri tapi buat apa kalau gak pernah di update buat apa ada Subprov Finance???padahal faskel dituntut setiap hari selasa ngirim capaian SIM kegiatan dipendampingan????ohhhhhh NELONGSONE......

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: GAJI FASKEL JATIM OH MENGAPA
Danli Timisela, 11 Oktober 2012, jam 11:44:13
Maaf saya koreksi:

Pertama:
Penulisan yang benar adalah : SubProf (berasal dari kata Sub - Professional, atau Sub TA), bukan "Subprov".

Kedua:
Subprov Finance: Mungkin maksudnya "Subprof Admin"
Subprof Finance mengurus BLM, Subprof Admin yang mengurus Gaji. manis kan?...
Tanggapan 2
 
Re: GAJI FASKEL JATIM OH MENGAPA
ja'far shodiq, 11 Oktober 2012, jam 13:33:41
Kepada yth Sdr.Simizu Okto,

Terimakasih atas responnya,atas nama KMW/OSP 6 Jatim mohon maaf atas kejadian keterlambatan pembayaran gaji, perlu kami sampaikan bahwa proses pemberkasan telah rampung sejak tanggal 03 Oktober 2012 namun terkendala adanya proses verifikasi dan beberapa kendala Non Teknis ditingkat Satker PBL yang tidak dapat dihindari, kiranya mohon dapat dimaklumi dan sama sekali tidak ada unsur kesengajaan.

Selanjutnya SP2D telah terbit per tanggal 10 Oktober 2012 sehingga diperkirakan dalam 1-2 hari kedepan sudah dapat diterima di masing-masing rekening personil, maka sesuai dengan pemberitahuan ini apabila ada yang belum menerima gaji agar dapat menyampaikan daftar namanya kepada masing-masing Korkot untuk dapat segera kami tindak lanjuti.

Demikian dan Terimakasih.

M.Ja'far Shodiq, SH/CHU OSP.6
Tanggapan 3
 
Re: GAJI FASKEL JATIM OH MENGAPA
simizu okto, 11 Oktober 2012, jam 19:17:49
Buat:Danli Timisela..tangkiu atas koreksinya kedepan pasti gk akan salah lagi???cuma perlu di intropeksi kenapa dulu dibuat blog (www.jatim-kmw6.blogspot.com) yang salah satunya media transparansi terkait gaji faskel dan BOP Tim faskel kalau ternyata beritanya hanyalah usang...perlu diketahui setiap selasa tim faskel pasti disms asmandat untuk update data????????
Tanggapan 4
 
Re: GAJI FASKEL JATIM OH MENGAPA
kaum proletar, 12 Oktober 2012, jam 22:51:00
ini kata-kata mutiara apa puisi?
"Perlu kami sampaikan bahwa proses pemberkasan telah rampung sejak tanggal 03 Oktober 2012 NAMUN TERKENDALA ADANYA PROSES VERIFIKASI DAN BEBERAPA KENDALA NON TEKNIS DITINGKAT SATKER PBL YANG TIDAK DAPAT DIHINDARI kiranya mohon dapat dimaklumi dan SAMA SEKALI TIDAK ADA UNSUR KESENGAJAAN"

- Kenapa proses verifikasi selalu terkendala? bukankan menggaji faskel adalah sudah menjadi rutinitas, masih saja ada kendala verifikasi!
- Lagi-lagi SATKER, selalu masalahnya bermuara di satker, satker itu punya anak istri gak sih? coba kalau satker itu gak punya uang sama sekali di akhir bulan dan gajinya telat, ya moga moga satker merasakan hal speperti ini, dan semoga hati nuraninya dibukakan oleh Allah SWT. Amin!
- Tidak disengaja-tidak disengaja, jelas-jelas ini sudah menjadi rutinitas, eh masih molor! kalau ini bukan rutinitas bulanan, dan ada keterlambatan itu masih bisa dimaklumi....!

sudah tanggal 12 masih belum juga gajian!
saldo Rek anda sebesar Cr Rp 2.416 tgl 12/10/12 jam 22:45 WIB

HATI NURANINYA MANA???????????????????geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...
Tanggapan 5
 
Re: GAJI FASKEL JATIM OH MENGAPA
simizu okto, 13 Oktober 2012, jam 10:21:32
Buat Kaum Protelar:;..
Betul Bos selalu saja yang dikambing hitamkan SATKER, coba juga intropeksi diri...sampai tanggal 12 (www.jatim-kmw6.blogspot.com) masih berita JADUL....dimana subprof admin nya apa gk bisa meluangkan waktu 1 jam saja untuk mbuka blog nya.....apa sibuk facebookan...
Mohon Maaf....


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 2712, akses halaman: 3029,
pengunjung online: 120, waktu akses: 0,016 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank