Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Pengaduan
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomePengaduanPengaduan onlineASSESSMENT YANG MENCEMASKAN
Pengaduan On-Line dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara On-Line.
Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila;
1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)  2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU. 3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

Berikut artikel mengenai Pidana Penjara dan Denda terkait Pasal Pencemaran Nama Baik dalam UU ITE, artikel ini dimaksudkan agar siapapun yang akan mengirimkan pengaduan lebih bijak dalam menyampaikan pengaduan dengan dilampirkan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pidana Penjara dan Denda terkait Pasal Pencemaran Nama Baik dalam UU ITE
ASSESSMENT YANG MENCEMASKAN
jonathan jonathan, 7 April 2017, jam 22:33:11
KALANGAN fasilitator di Sumut mengerang pasca berlangsungnya proses assessment untuk Program KOTAKU yang digelar akhir Maret lalu di Hotel Soechi Medan. Mereka merasa dizolimi karena panitia dianggap mengangkangi kerangka acuan kegiatan (KAK) pelaksanaan assessment yang dibuat oleh Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman (PKP) Kementerian PUPR.

Setelah mencermati KAK tersebut, kegalauan kalangan fasiliator sangat dapat dimaklumi. Saat ini mereka tengah berjuang untuk mendapatkan keadilan dengan membawa masalahnya ke Ombudsman Perwakilan Sumut di Medan.

Setidaknya ada dua poin penting yang dipersoalkan dalam proses assessment jika mengacu pada KAK. Keduanya menyangkut soal persyaratan peserta, yakni mengenai ijazah harus S-1 dan lainnya mengenai rekam jejak moral yang baik.

Mengenai ijazah, menurut kalangan fasilitator, terdapat dua nama fasilitator yang dinyatakan lulus assessment tapi berijazah D3 (saya tak menulis nama keduanya di ruang ini). Yang pasti, keduanya pernah bertugas di Langkat.

Mengenai rekam jejak moral, setidaknya ada dua nama yang harusnya tak diizinkan mengikuti proses assessment karena tak mampu mengendalikan penggunaan BLM Komputer di 7 kelurahan dampingannya di Kota Siantar. Keduanya menjabat sebagai korkot dan asmandat.

Lucunya, setelah mereka dinyatakan lulus assessment sebagai askot bidang dan asmandat (keduanya kini ditempatkan di Kota Siantar dan Kota Tanjungbalai), wujud komputer di 7 kelurahan masih belum tersedia. Anehnya, KMW I Sumut malah meminta keduanya untuk menyelesaikan.

Di luar kedua masalah itu, ada pula kecemasan kalangan fasilitator terhadap proses assessment yang dianggap sarat permainan dan intervensi. Sebab banyak di antara peserta yang lulus meskipun kinerjanya selama ini tidak baik.

Saat proses assessment terhadap fasilitator berlangsung pada 29 Maret lalu, mereka pun heran melihat mantan Kepala Satker PBL Nazaruddin Nasution hadir di lokasi. Bahkan pria yang akrab dipanggil Pak Nazar itu berada di lokasi mulai pagi hingga selepas maghrib.

Belakangan kalangan fasilitator kian cemas melihat sikap beberapa korkot yang tak mau ditempatkan karena tak sesuai dengan kehendaknya. Di satu sisi mereka terkesan tak tahu diri, di sisi lain pihak yang menempatkan mereka justru tak punya harga diri.

Tanggapan 1
 
Re: ASSESSMENT YANG MENCEMASKAN
PPM P2KP, 11 April 2017, jam 11:45:21
Yth Sdr. jonathan jonathan
di tempat

Terima kasih telah menggunakan Pengaduan Online ini. Pengaduan saudara telah kami teruskan ke OC-1 Provinsi Sumatera Utara untuk mendapatkan tanggapan. Selanjutnya tanggapan tersebut akan ditanyangkan melalui media pengaduan online ini.

Demikian disampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.


Salam,


PPM Program KOTAKU


Kembali ke atas
Jl. Penjernihan I No 19 F1,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 851, akses halaman: 992,
pengunjung online: 82, waktu akses: 0,016 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank