Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Pengaduan
,
Selamat datang di website KOTAKU.
Pengaduan On-Line dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara On-Line.
Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila;
1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)  2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU. 3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

Berikut artikel mengenai Pidana Penjara dan Denda terkait Pasal Pencemaran Nama Baik dalam UU ITE, artikel ini dimaksudkan agar siapapun yang akan mengirimkan pengaduan lebih bijak dalam menyampaikan pengaduan dengan dilampirkan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pidana Penjara dan Denda terkait Pasal Pencemaran Nama Baik dalam UU ITE
Meminta dimediasi
Ramlah ramlah, 31 Juli 2017, jam 23:13:47
Assalamu alaikum wr.Wb
Tim Manajemen PPM Kotaku Wilayah 2 yang saya hormati,
PPM yang masuk pada tanggal 13 juni 2016, itu berhubungan dengan permasalahan yang terjadi di Kelurahan Mannuruki Kota Makassar Sul-Sel, begitu pula dengan pengaduan yang masuk di Ombusman perwakilan Sulawesi Selatan menyangkut permasalahn yang terjadi di Kelurahan Mannuruki Kota Makassar dan saya anggap sudah selesai, dan saya juga sudah terima hasilnya dengan berjiwa besar.
Sedangkan permasalahan yang saya laporkan disini Lokasinya di Kelurahan Barombong Kota Makassar menyangkut Surat Pernyataan yang saudari Muslima buat sesuai kutipan surat dari Ombusman Republik Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Selatan dengan nomor surat: 0207/SRT/0164.0202.2016/MKS-2/VI/2017, Perihal: Penyampaian Hasil Penanganan Laporan/Pengaduan, per tanggal 2 Juni 2017.
Saya juga baru tahu “bahwa ada surat pernyataan yang dibuat Saudari Muslimah, ketika saya menerima surat tersebut dari Ombusman pada tanggal 3 Juni 2017, makanya saya kaget dan terkejut karena apa yang disampaikan dalam surat itu saya tidak lakukan dan saya difitnah, makanya saya telusuri kronologis lahirnya surat tersebut, ternyata Saudari Muslimah mengatakan dia disuruh dan ditekan olah Pak Hasruddin (Mantan Sub TA Monev OSP 8 Sul-Sel) didampingi oleh IKhsan B (Faskel MK), dan pada saat itu Muslimah dengan BKM heran kenapa Surat Pernyataan itu dimasukkan di Ombusman perwakilan Sul-Sel, jadi Masyarakat tidak tahu Surat pernyataannya dimasukkan juga. Semestinya sebelum Pak Bachrun Gassing (TL OSP 8 Sul-Sel) masukkan di Ombusman maunya surat pernyataan tersebut dilakukan cek and recek kebenaranya.
Tim Manajemen PPM Kotaku yang saya hormati
Jadi pengaduan yang saya laporkan ini baru karena “Lokasinya di Kelurahan Barombong Kota Makassar, dan Surat pernyataan tersebut dibuat oleh masyarakat Barombong. Saya hanya minta difasilitasi/Mediasi dengan orang yang netral supaya dipertemukan antara Pak Bachrun Gassing, Pak Hasruddin, Saudari Muslimah (manager UPK BKM Bongaya Barombong), Pimpinan Kolektif BKM Barombong dan saya yang didzalimi dan fitnah untuk meminta klarifikasi dari mereka semua.
Saya hanya mau mengungkapkan kebenaran dan meminta keadilan atas perlakuan mereka semua.
Pertanyaan saya “ Apakah saya tidak bisa membuat pengaduan baru ketika saya difitnah dan mengalami ketidak adilan seperti ini???

Wassalam

Ramlah



Tanggapan 1
 
Re: Meminta dimediasi
PPM KOTAKU, 2 Agustus 2017, jam 8:29:07
Kepada Yth,
Rekan Ramlah
Di tempat

Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. PPM KMP Program KOTAKU Wilayah-2 akan melakukan fasilitasi pengaduan ini dengan meminta klarifikasi kepada pihak OSP-8 Provinsi Sulawesi Selatan mengenai permasalahan yang terjadi di Kelurahan Barombong Kota Makassar.

Adapun langkah penanganan selanjutnya akan dilakukan setelah mendapatkan hasil klarifikasi dari pihak terkait.

Demikian yang dapat disampaikan

PPM KMP Program KOTAKU Wilayah-2
Tanggapan 2
 
Re: Meminta dimediasi
PPM KOTAKU, 21 Agustus 2017, jam 9:57:13
Kepada Yth,
Rekan Ramlah
Di tempat

Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line. Di bawah ini adalah tanggapan dari Tim OSP-8 Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pengaduan anda sebagai berikut:

---

BERITA ACARA
Pada hari Selasa tanggal 15 Agustus 2017 bertempat di Kantor OSP 8 Sulsel telah dilakukan rapat koordinasi dengan agenda membahas Aduan PPM online perihal pengaduan online di Kelurahan Barombong Kota Makassar. Rapat tersebut dihadiri oleh tim OSP 8 Sulsel dan tim Korkot Makassar serta pihak-pihak yang terlibat dalam aduan PPM tersebut (absen terlampir). Adapun rapat tersebut menghasilkan kesimpulan dan kesepakatan, sebagai berikut:

1. Memberikan klarifikasi terhadap aduan tersebut melalui penjelasan kronologi kejadian, sebagai berikut:
Proses uji petik dana bergulir di Kelurahan Barombong berawal dari temuan KSM Fiktif di Kelurahan Mannuruki yang melibatkan Sitti Ramlah selaku Askot MK Kota Makassar. Dimana, disepakati untuk melakukan investigasi dilokasi dampingan oknum tersebut melalui uji petik, untuk memastikan kejadian serupa tidak terjadi di kelurahan lain.

Adapun lokasi yang dipilih adalah Kelurahan Barombong yang proses uji petiknya dilakukan pada tanggal 17 Juni 2016 bertempat di Sekertariat BKM Bungaya Kelurahan Barombong. Tim Uji Petik terdiri dari Sub TA MK (Lukman dan Suyuti Saleng), Sub TA Monev (Hasruddin ), Askot MK korkot 1 Makassar (Muh. Nasir dan Suriya), SF Tim 8 (Syamsuddin), Faskel MK Tim 8 (Ikhsan), Faskel CD Tim 8 (Akhmad Dg Nai). Sementara unsur BKM yang hadir adalah Koordinator BKM (Marwan dg Nai) dan Nurhayati dg Ngasseng (anggota BKM) serta Nursiah dg Cora (sekertaris BKM) dan Muslimah (Manajer UPK).

Uji petik tersebut menghasilkan temuan adanya KSM Fiktif yang awalnya diakui dilakukan sendiri oleh Muslimah selaku manajer UPK. Pada kesempatan tersebut tim uji petik menanyakan ada atau tidak keterlibatan fasilitator dalam pembuatan KSM fiktif. Dimana oleh muslimah dijawab tidak ada.

Namun, berselang sehari setelah uji petik, Muslimah menghubungi Ikhsan (faskel ekonomi pendamping kelurahan Barombong) dan menyampaikan akan memberi informasi baru ke tim OSP tetapi tidak melibatkan banyak orang. Selanjutnya Iksan menghubungi Sub TA Monev (Hasruddin) untuk menindaklanjuti permintaan Muslimah. Lalu pertemuan dilakukan kembali di Sekretariat BKM Bungaya Kelurahan Barombong pada hari Sabtu, 18 Juni 2016. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Marwan Dg Nai (Koordinator BKM), Nurhayati (anggota BKM), Sub TA Monev (Hasruddin) dan Iksan (Faskel Ekonomi), muslimah membuat pernyataan bahwa ada 2 KSM fiktif yang dibentuk untuk kepentingan Sitti Ramlah (askot MK). Prosesnya, Muslimah membuat KSM fiktif atas perintah askot MK dan dana KSM tersebut diambil oleh Sitti Ramlah bersama saudaranya.

Dari pengakuan tersebut, hasruddin meminta ke muslimah untuk membuat surat pernyataan karena kehadiran hasruddin adalah atas nama kelembagaan OSP 8 Sulsel selaku Sub TA Monev. Kemudian muslimah menyetujui permintaan tersebut dan menulis sendiri surat pernyataan dihadapan Marwan Dg Nai (Koordinator BKM), Nurhayati (anggota BKM), Sub TA Monev (Hasruddin) dan Iksan (Faskel Ekonomi). Setelah surat penyataan ditandatangani diatas materai 6000, hasruddin meminta agar dilengkapi tanda tangan saksi dan nama saksi kemudian ditulis oleh pak hasruddin dibagian bawah surat pernyataan tersebut dan kemudian ditandatangani oleh masing-masing saksi.

2. Aduan yang menyatakan bahwa ada tekanan dalam pembuatan surat pernyataan dapat dianalisa dari garis tulisan dalam surat pernyataan tersebut, termasuk suasana kesaksian pada saat surat pernyataan dibuat dan ditandatangani oleh sdr(i) Muslimah.

3. Untuk memperkuat penjelasan kronologi temuan diatas dan keyakinan bahwa tidak adanya tindakan pemaksaan yang dilakukan oleh sub TA Monev dan personil OSP lainnya, maka kami lampirkan foto pada saat Muslimah menulis surat Pernyataan tersebut.

4. Jika penjelasan tersebut diatas, masih dianggap kurang atau belum memuaskan maka kepada pelapor dapat mengambil jalur lain diluar mekanisme program, dan meminta kepada pengelola PPM program KOTAKU untuk menyatakan semua kasus yang terkait dengan Sitti Ramlah, dimohon untuk ditutup.

Demikian berita acara ini dibuat, sebagai klarifikasi dan pegangan bagi pihak-pihak terkait. (Selengkapnya dapat dilihat pada lampiran)

---

Berdasarkan hasil klarifikasi dan bukti pendukung yang disampaikan oleh Tim OSP-8 Provinsi Sulawesi Selatan, maka diharapkan menjadi jelas duduk perkaranya. Kami ucapkan terima kasih kepada Tim OSP-8 Provinsi Sulawesi Selatan atas fasilitasi pengaduannya.

PPM KMP Program KOTAKU Wilayah-2

Donwload Lampiran :

  1. Surat Klarifikasi Pengaduan Online di kelurahan Barombong Kota Makassar.

  2. Berita Acara (halaman 1).

  3. Berita Acara (halaman 2).

  4. Daftar Hadir

  5. Foto Penandatanganan SP Muslimah di depan Koordinator BKM

  6. Foto Muslimah saat tanda tangan

  7. Surat Pernyataan UPK Barombong




Tanggapan 3
 
Re: Meminta dimediasi
Ramlah ramlah, 8 September 2017, jam 19:10:47
Kepada Tim PPM Kotaku
di,-
tempat...

Terima kasih atas Respon dan tanggapan yang diberikan....
Banyak Informasi yang saya dapat...dan Alhamdulillah saya bisa mengetahui sendiri kronologis sehingga dibuat surat pernyataan yang tidak benar (isinya bohong) yang dibuat oleh Saudari Muslimah. Saya telah difitnah dan saya tidak melakukan hal yang dituduhkan oleh karena itu saya menyimpulkan bahwa ada kerja sama antara tim OSP 8 Sulsel yang diwakili oleh Hasruddin dan Ikhsan B Faskel MK dengan Saudari Muslimah dalam membuat surat pernyataan yang isinya tidak benar (bohong) artinya tidak semua informasi yang disampaikan masyarakat kita langsung percaya!!!!, dimana pada pelatihan dasar fasilitator ada materi tentang Komunikasi, kita diajari pada saat itu ketika ada informasi diterima maka harus dilakukan cek and ricek kebenaran info sebelum mengambil kesimpulan (Tindakan) ......saya sangat menyayangkan Team Leader (TL) dalam Hal ini pak Bachrun Gassing selaku pimpinan tertinggi program kotaku di SULSEL tidak melakukan klarifikasi kepada orang yang dituduh…..
Sekali lagi terima kasih

Wassalam

Ramlah


Kembali ke atas
Jl. Penjernihan I No 19 F1,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 2013, akses halaman: 2573,
pengunjung online: 62, waktu akses: 0,027 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank