Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Pengaduan
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomePengaduanPengaduan onlineKetua Komite BDC Mundur
Pengaduan On-Line dipergunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat pengaduan tentang pelaksanaan KOTAKU. Tidak diperkenankan mengirimkan pengaduan yang berupa fitnah, hasutan, penghinaan, pelecehan, pornografi, narkoba, pendapat yang berbau SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan), iklan (advertising) dan bernuansa politik apapun bentuknya secara On-Line.
Pergunakan bahasa yang sopan dan berkaidah.

PPM Pusat akan memfasilitasi setiap pengaduan yang masuk di pengaduan on-line bila;
1). Menyebutkan lokasi kejadian yang diadukan secara lengkap (ada nama Kel/Desa, Kecamatan, Kab/Kota dan Provinsi)  2). Isi pengaduan (substansi) terkait dengan pelaksanaan KOTAKU. 3). Disertai dengan bukti-bukti pendukung terhadap permasalahan yang diadukan untuk menghindari terjadinya fitnah.

Berikut artikel mengenai Pidana Penjara dan Denda terkait Pasal Pencemaran Nama Baik dalam UU ITE, artikel ini dimaksudkan agar siapapun yang akan mengirimkan pengaduan lebih bijak dalam menyampaikan pengaduan dengan dilampirkan bukti-bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pidana Penjara dan Denda terkait Pasal Pencemaran Nama Baik dalam UU ITE
Ketua Komite BDC Mundur
jonathan jonathan, 20 September 2017, jam 15:08:24
Ketua Komite BDC Kota Medan, Regen SE MSi mengundurkan diri. Sebulan lalu ia sempat ngomong pada sy bahwa dirinya enggan mencairkan dana komite karena semua proposal yang diusulkan bermasalah. "Manajernya harus diganti," ujarnya usai mengikuti rapat membahas rencana penataan pedagang kaki lima, di Komisi C DPRD Medan, Selasa (21/8/2017).

Menurut Regen, hingga saat ini dana komite sebanyak Rp 1,5 miliar masih nongkrong di rekeningnya. Ia tak peduli sekalipun dana itu ditarik kembali oleh pemiliknya dalam hal ini pemerintah pusat. "Daripada masalah lebih baik dikembalikan," ucapnya enteng.

Apakah dengan lamanya dana itu nongkrong di bank tidak merugikan pemerintah apalagi masyarakat? Regen tak ambil pusing. "Semua proposal yang diajukan bermasalah jadi lebih baik dibiarkan saja dananya di bank, masih utuh di rekening saya, jumlahnya satu setengah miliar," ujarnya

Sejak awal pembentukan pengurus komite di Medan memang terdengar kurang elok dan terkesan sarat kolusi. Pelantikannya pun dilakukan diam-diam. Sampai saat ini tak jelas apa saja yang dikerjakan oleh pengurus komite. Data tentang produk unggulan ataupun satuan usaha produk unggulan tak pernah terdengar.

Pengunduran diri Regen dari Ketua Komite BDC bisa jadi karena tak kuat menghadapi kelakuan para pengurusnya yang tak mampu bekerja dengan baik. Beberapa waktu lalu, Fery selaku TL KMW 1 Sumut pun mengaku tak tahu apa saja yang sudah dikerjakan komite BDC di Medan.-

Tanggapan 1
 
Re: Ketua Komite BDC Mundur
PPM KOTAKU, 3 Oktober 2017, jam 16:59:37
Kepada Yth.
Sdr. Jonathan-Jonathan
di Tempat

Terima kasih telah menggunakan pengaduan on-line Program KOTAKU. Terkait dengan pengaduan Saudara di website Program KOTAKU pada tanggal 20 September 2017 perihal Ketua Komite BDC Mundur, berdasarkan hasil kordinasi maka Tim OC 1 Provinsi Sumatera Utara menyampaikan penjelasan sebagai berikut :

1. Kota Medan memulai kegiatan persiapan pelaksanaan BDC dengan lokakarya BDC pada tanggal 05 06 Oktober 2015 di Aula rapat Kantor Walikota Medan, dimana output dari lokakarya ini selain peserta memahami mekanisme pelaksanan BDC juga terbentuknya Komite BDC yang anggotanya representatif dari berbagai unsur seperti Pemda, LSM, BKM, KSM, akademisi/perguruan tinggi dan dunia usaha.

2. Setelah terbentuknya Komite BDC, pada tanggal 16 Nopember 2015 terbit Surat Keptusan Walikota Medan nomor 050/1488.K tentang Pembentukan dan Penetapan Komite Business Development Center Kota Medan Tahun 2015-2018.

3. Pengukuhan Komite BDC dilaksanakan pada 16 Desember 2015 oleh Walikota Medan besamaan dengan acara Forum Publik Penanggulangan Kemiskinan Kota Medan, dimana pada acara tersebut juga BDC kota Medan memamerkan produk-produk dari KSM P2KKP yang nantinya akan menjadi dampingan Komite BDC dalam rangka pengembangan dan peningkatan usaha.

4. tanggal 07-08 Desember 2015 Komite melakukan rapat penyusunan kriteria untuk Manajer Pengelola BDC, melalui seleksi lamaran yang masuk ditetap kan 2 calon manajer Pengelola BDC yang akan dilakukan test oleh Komite BDC. Pada tanggal 15 Januari 2016 dilakukan test terhadap 2 calon manajer Pengelola BDC, dari hasil test yang dinyatakan lulus sebagai Manajer adalah Nanang Sutarjo, MBA.

5. Sejauh ini BDC Kota Medan telah membina KSM dengan beberapa produk unggulan seperti Mukena, Ulos, Bunga Bale, Sprey, pancake durian dll; profil BDC Kota Medan dapat dilihat di alamat : http://kotakusumut.com/index.php/kegiatan/fm-livelihood/143-profil-bdc-kota-medan

PPM Program KOTAKU Pusat mengucapkan terima kasih kepada Team Leader OC 1 Program KOTAKU Provinsi Sumatera Utara beserta jajarannya atas fasilitasi pengaduannya.



PPM Program KOTAKU


Kembali ke atas
Jl. Penjernihan I No 19 F1,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 2302, akses halaman: 2369,
pengunjung online: 163, waktu akses: 0,016 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank