Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Arsip Warta
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeWartaArsip WartaArsip BeritaTanam 250 Pohon Tandai Gerakan Peduli Mitigasi Bencana dan Hari Bakti PU
Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web KOTAKU. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web KOTAKU.
Bogor, 28 November 2017
Tanam 250 Pohon Tandai Gerakan Peduli Mitigasi Bencana dan Hari Bakti PU


Oleh:
Reyhan Firlandy
Kaur Pengendali Pelaksanaan Wilayah 1
Satker PKPBM – KOTAKU

Sebagai Gerakan Peduli Mitigasi Bencana, dirangkaikan dengan jelang Hari Bakti ke-72 tahun Pekerjaan Umum tanggal 3 Desember, ditanam 250 pohon di area Situ Kebantenan, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 28 November 2017. Penanaman pohon ini dilakukan secara terpadu dan serempak oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan masyarakat Kabupaten Bogor termasuk perwakilan Forum BKM Kabupaten Bogor dampingan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).

Acara dihadiri oleh sekitar 400 orang, terdiri atas masyarakat Situ Kebantenan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor, Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bogor, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Sekda Kabupaten Bogor, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Yani Hasan mewakili Bupati Bogor Nurhayanti.

Hadir pula Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rildo Ananda Anwar, jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR—antara lain, Kasubdit Penyehatan Lingkungan Permukiman Khusus Ditjen Cipta Karya Rudy Azrul Arifin, Kasi Pengelolaan Persampahan I Hani Mayana, Kasi Penyusunan Rencana Direktorat PKP Rozali Indra Saputra, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman I Anita Listyarini dan jajaran, 50 orang perwakilan BKM dampingan KOTAKU se-Kabupaten Bogor, KMP KOTAKU wilayah 1, serta Korkot KOTAKU Kabupaten Bogor Irin Sobirin dan tim.

Saat melakukan penanaman pohon, Irjen PUPR didampingi oleh Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Jarot Widyoko, memimpin rombongan menuju masing-masing pohon yang sudah ditandai. Didukung cuaca cerah, para calon Bapak dan Ibu “asuh”—istilah bagi penanam pohon—tampak bersemangat menanam berbagai macam pohon. Adapun jenis pohon yang ditanami adalah bebuahan, seperti mangga, nangka dan durian.

Menurut Irjen Kementerian PUPR Rildo Ananda Anwar, penghijauan dan penanganan sampah harus dilakukan secara terus menerus dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. “Sehingga, lingkungan kita akan aman dan nyaman serta terhindar dari bencana,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BBWS Ciliwung Cisadane Jarot Widyoko sebagai ketua panitia mengatakan, acara Hari Bakti Kementerian PUPR dilakukan atas kerja sama Ditjen Sumber Daya Air, dan Ditjen Cipta Karya, serta paguyuban Darma Wanita Kementerian PUPR.

Dalam kegiatan itu ditampilkan pula film tentang Pengelolaan Persampahan dan KOTAKU dari Ditjen Cipta Karya. Perwakilan dari Penyehatan Lingkungan Permukiman Berbasis Masyarakat (PLPBM) Muhamad Faris menceritakan mengenai permasalahan persampahan di Indonesia dan solusi mengatasinya. Salah satunya melalui 3R—Reuse (Menggunakan Ulang), Reduce (Mengurangi) dan Recycle (Mengolah/daur ulang). Yang menarik dari penampilan Muhamad Faris adalah saat melakukan demo bersama anak-anak SD, yang tampak yakin dan berani berpartisipasi. Anak-anak ini diajarkan bagaimana memilah sampah organik, non organik, berbahan kimia, dan lain-lain.

Pada kesempatan yang sama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman I Anita Listyarini juga menjelaskan tentang terkait permasalahan kumuh dan kontribusi Program KOTAKU di dalamnya. Diiringi pemutaran film KOTAKU tentang kolaborasi, dan dilanjutkan dengan cerita praktik baik dari pelaksanaan KOTAKU. [Satker PKPBM]

Dokumentasi lainnya:

Editor: Nina Razad

(dibaca 1883)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Kirim Warta | Indeks Berita | Arsip Berita | Print
Jl. Penjernihan I No 19 F1,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 1026, akses halaman: 1149,
pengunjung online: 40, waktu akses: 0,016 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank