Beranda Warta Berita Gebyar Pesona Raturaga Mantika Kelurahan Rontu Kota Bima

Gebyar Pesona Raturaga Mantika Kelurahan Rontu Kota Bima

Berita Kotaku NTB Bima Comments (0) View (427)

Jalan Inspeksi Kelurahan Rontu adalah pembangunan infrastruktur bagian dari Kegiatan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Kawasan Kota Baru Kota Bima NTB Program Kota Tanpa Kumuh TA 2021, kini menjadi magnet yang menarik keramaian maupun pusat aktivitas sosial budaya di Kelurahan Rontu. Sadar akan potensi tersebut Kelompok Pemanfaat Pemelihara (KPP) Dato Lime bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Uma Bujang (UBJ) Kelurahan Rontu berkolaborasi gelar Gebyar Pesona Raturaga Mantika Rontu kegiatan jalan sehat dan senam zumba yang dipusatkan di jalan tersebut pada Minggu, 18 September 2022, merupakan salah satu rencana kerja yang sejalan dari tiga organisasi masyarakat tersebut, tujuannya tiada lain bagaimana aset yang ada termanfaatkan, diexpose untuk meningkatkan kunjungan sehingga terhimpun keswadayaan untuk pemeliharaan aset maupun lingkungan.

Hadir melepas para peserta jalan sehat yaitu Asisten 1 Kota Bima Drs. H. Gawis didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syamsuri, SH, Kadis Sosial Yuliana, S.Sos, Kabid Kawasan Permukiman dan Pertanahan Abdul Haris Dinata, SE., M.Sc, Lurah Rontu dan Korkot 3 Program Kotaku Kota Bima. Sejumlah kurang lebih 500 partisipan dari berbagai kalangan dan usia baik warga Kelurahan Rontu maupun luar kelurahan memeriahkan jalan sehat, mengambil star dari Rengge Na’e pada jam 07.00 WITA menuju Jalan Inspeksi Kelurahan Rontu.

Penataan sempadan sungai dengan konsep Raturaga Mantika yang terjemahannya adalah kawasan cantik, terbangun infrastruktur jalan sepanjang 800 meter, saat ini memang menjadi primadona di Kelurahan Rontu, ditandai dengan keramaian pada tiap weekend, sore dan malam hari, acara hajatan warga, lomba-lomba tingkat kelurahan, serta perayaan HUT RI yang terus berkesinambungan pada jalan inspeksi Kelurahan Rontu, Kondisi itu tentu saja mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, beberapa bangunan dapur belakang rumah warga sekarang berubah menjadi bangunan usaha yang menghadap jalan, baik perkiosan, warung makan, dan bermunculan lapak-lapak jualan.

Hal tersebut memang didukung oleh pihak pemerintah kelurahan, sebagaimana diungkapkan oleh Lurah Rontu yang juga hadir pada kegiatan jalan sehat tersebut, Arifuddin, S.Sos memberi keterangan “semua kegiatan masyarakat memang di arahkan menggunakan Jalan Inspeksi Raturaga Mantika Kelurahan Rontu, agar lebih terpusat.”

Membaca fenomena positif yang ada, KPP Dato Lime bersama Pokdarwis dan UBJ Kelurahan Rontu merasa perlu menjaga agar tetap terpelihara dengan baik aset infrastruktur maupun potensi kelurahan lainnya, namun juga harus diantisipasi agar tidak memunculkan kekumuhan kembali dikarenakan sampah yang tidak tertib dan tumbuhnya lapak-lapak penjual yang tidak teratur pada badan jalan.

Oleh karena itu Gebyar Pesona Raturaga Mantika Jalan Sehat dan Zumba menjadi ajang untuk meningkatkan rasa kepemilikan warga terhadap infrastruktur terbangun, seperti gotong royong warga penyiapan sebelum acara, penertiban hal-hal yang mengurangi keberfungsian jalan.

Harapan atas itu disampaikan oleh Ketua KPP Dato Lime Rawin Fals, S.Sos yang juga Ketua Pokdarwis Kelurahan Rontu dalam sambutannya menghimbau agar pengguna jalan maupun pengunjung tidak membuang sampah sembarangan, serta penjual bisa tertib tidak membangun permanen lapak di atas trotoar, dengan demikian sempadan sungai yang sudah tertata cantik tidak kumuh kembali. “Pemeliharaan dan pengembangan potensi kelurahan sangat diharapkan dukungan dari semua pihak,” tutur Rawin menutup sambutannya.

Kabid Kawasan Permukiman dan Pertanahan Abdul Haris Dinata juga mengatakan, “Saatnya kita menikmati fasilitas terbangun dan mari menjaga bersama agar tidak kumuh lagi.” Dilanjutkan oleh sambutan Asisten 1 Pemerintah Kota Bima Drs. H. Gawis yang merefleksikan sejarah awal pembangunan infrastruktur jalan tersebut, kondisi sempadan sungai penuh dengan pipa pembuangan, sampah dan bangunan dapur warga, yang berubah wajah menjadi 180º, menghimbau agar dijaga tidak kumuh kembali, serta kesadaran membuang sampah pada tempatnya.

Gawis melanjutkan, kegiatan seperti ini didorong bersama untuk dicanangkan secara resmi agar terlaksana rutin tiap minggu. “Sehingga, mendekatkan masyarakat akan kebutuhan seperti ini, tidak berpusat pada satu tempat, sehingga mengurai kemacetan, berdampak juga pada ekonomi produktif.”

Gebyar Raturaga Mantika Kelurahan Rontu berjalan lancar dan tertib, terlihat juga adanya space khusus kuliner lokal, terisi para pedagang warga Kelurahan Rontu dan produk inovasi kuliner lokal oleh mahasiswa KKN STIE Kota Bima. Penyelenggara mampu menggandeng dukungan dan sponsor dari berbagai pihak antara lain PT. Pegadaian, XL Axiata, Alfa Mart, Hello Cell, Vivo, Dinas Pariwisata Kota Bima, Dinas Sosial Kota Bima, Pokdarkamtibmas Polres Bima Kota, dan AMPG.

Jalan sehat dan senam zumba diakhiri dengan undian kupon, puluhan doorprize memeriahkan dan menambah antusias peserta pada acara tersebut, yang diselingi oleh sosialisasi berbagai program dari PT. Pegadaian, serta pemberian sembako pada 10 lansia oleh Kepala Dinas Sosial Pemkot Bima. [NTB]

Penulis: Ida Nurillah, Askot Financial Management dan Livelihood Kota Bima Program Kotaku Provinsi Nusa Tenggara Barat

Editor: Nina Raza

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.