Beranda Warta Cerita Majalengka Mart Pusat Lokasi Pemasaran dan Inkubasi Bisnis KSM dan UMKM

Majalengka Mart Pusat Lokasi Pemasaran dan Inkubasi Bisnis KSM dan UMKM

Jawa Barat Majalengka Cerita UMKM KSM Majalengka Mart Comments (0) View (2493)

Fenomena pengembangan usaha kecil masih dihadapkan pada berbagai masalah yang disebabkan oleh rendahnya akses masyarakat terhadap berbagai sumber kemajuan usaha. Mulai dari pemasaran, permodalan, teknologi, informasi, manajemen, dan kemitraan usaha. Kondisi ini menyebabkan lambatnya proses pengembangan usaha kecil, juga menyebabkan sangat rentannya daya tahan. Kendala yang kerap muncul adalah kesulitan akses pemasaran dan perizinan produk maupun usaha.

Pada tahun 2013 muncul ide, gagasan, dan konsep untuk membuat sebuah simpul pusat usaha sebagai wadah dan media terpusat sebagai contoh produk dari kelompok-kelompok usaha di setiap desa. Ini diharapkan sebagai salah satu jawaban permasalahan sederhana yang kerap kali muncul di kalangan para Usaha Menengah, Kecil, Mikro (UMKM) atau kelompok usaha akan kebutuhan media pemasaran bersama.

Tahun 2014 sampai tahun 2016 adalah proses koordinasi dan konsolidasi, yang dilakukan secara internal kelembagaan di desa, dalam hal ini Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM), dengan memperkuat komitmen akar rumput, maupun secara eksternal dengan pihak pemerintahan dan birokrasi. Di awal tahun 2017 terjadi pematangan proses dan kembali memperkuat komitmen secara internal akan kebutuhan simpul pusat usaha sebagai media pemasaran bersama, sekaligus menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) kebutuhan sebuah rencana mewujudkan Majalengka Mart. Hingga akhirnya berdirilah Majalengka Mart, yang berdiri sebagai pusat lokasi pemasaran dan inkubasi bisnis KSM dan UMKM.

Majalengka Mart, yang didirikan dari dana swadaya Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) di desa-desa di Majalengka ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kegiatan pemasaran dan produksi. Mart ini direalisasikan sebagai media dan pusat pemasaran bersama untuk membantu keberlanjutan usaha KSM dan UMKM binaan yang ada di setiap desa, serta mengembangkan kapasitas produksi KSM dan UMKM di Majalengka.

Masyarakat di Kabupaten Majalengka sangat antusias untuk ikut berperan aktif terlibat langsung dalam usaha pemasaran dan produksi. Misi Majalengka Mart menjadi pusat produksi dan pemasaran yang terpercaya sebuah portfolio produk UMKM yang optimal, dengan harga kompetitif dan kualitas unggul.

Kini Majalengka Mart ada di 2 lokasi tepatnya di jalan Kyai Abdul Halim dan Jalan Laswi Tonjong, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. Mini market tersebut melayani jasa pembungkusan, pemasaran produk olahan, fasilitas pengurusan sertifikasi produk, pengurusan standarisasi produk, pengembangan produk, fasilitasi akses ke lembaga keuangan. Dalam perjalanannya Majalengka Mart melakukan kerjasama dengan berbagai pihak terkait diantaranya dengan tatanan birokrasi Pemerintah Daerah Majalengka seperti Dinas Perdagangan, Kesehatan, Koperasi, DPRD Kab. Majalengka Mart juga mencoba berkolaborasi dan kerjasama dengan akademisi dan pihak swasta dari mulai Universitas Majalengka hingga PT Sampoerna Tbk.

Sistem promosi usaha, Majalengka Mart mengunakan media cetak maupun media elektronik, Media Sosial dan website.Namun kepuasan konsumen akan secara tidak langsung membantu dalam memperkenalkan produk kepada para konsumen lainnya. Sehingga secara tidak langsung konsumen akan terus bertambah dari waktu ke waktu. [Jabar]

Dokumentasi lainnya:

 

Oleh: Asep Effendi, Askot MK Majalengka Kuningan dan Kota Cirebon, OC Kotaku Provinsi Jawa Barat

Editor: Vhany Medina

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.