Beranda Warta Cerita Tanpa BPM, Dukung Program Kotaku Lewat Kolaborasi

Tanpa BPM, Dukung Program Kotaku Lewat Kolaborasi

Comments (0) View (443)

Bagi siapa pun, entah Pemerintah Kelurahan atau BKM, pasti akan merasa antusias dan bahagia jika diamanahkan untuk mengelola dana Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Program KOTAKU. Karena dengan mengelola dana tersebut, Pemerintah Kelurahan/Desa dan BKMnya dapat mengurangi aspek kekumuhan yang berada di lingkup kelurahan tersebut. Hal ini tidak berlaku bagi Kelurahan Tenda Kecamatan Hulonthalangi Kota Gorontalo. Sejak tahun 2017, hingga kini, Kelurahan tersebut tidak mendapatkan alokasi dana BPM. Hal ini terungkap ketika pelaksanaan kegiatan Penilaian Perkembangan Organisasi (PPO) BKM bertempat di kediaman Koordinator BKM Gotong Royong Kelurahan Tenda, Faisal Lasantu.

Tetiba pada penilaian bidang sumber daya keuangan yang memuat beberapa aspek yakni sumber pendanaan, rencana keuangan, laporan keuangan dan pertanggungjawaban, Faisal Lasantu selaku Koordinator BKM mengkonfirmasi kembali kepada Iskandar Matiti selaku Faskel yang memfasilitasi pelaksanaan PPO BKM di Kelurahan Tenda.

“Kelurahan kami ini sudah lama tidak mendapatkan dana BPM, bagaimana kami bisa menilai terkait sumber pendanaan, rencana keuangan, laporan keuangan, dan pertanggungjawabannya?” tanya Faisal.

“Aspek ini berlaku ketika BKM saat mengelola keuangan program KOTAKU baik untuk dana peningkatan kapasitas masyarakat maupun kegiatan infrastruktur”, jawab Iskandar. “Untuk tahun ini, Kelurahan Tenda masuk lokasi kategori kumuh non BPM. Dalam artian, tanpa mendapatkan dana BPM, Pemerintah Kelurahan maupun Pengurus BKM dapat berkolaborasi dengan pihak manapun untuk dapat mendanai kegiatan yang dianggap bisa menyelesaikan masalah kekumuhan di kelurahan tersebut”, tambah Iskandar.

Walaupun Kelurahannya tidak mendapatkan dana BPM, Faisal Lasantu menyatakan tetap mendukung Program KOTAKU. Hal ini dibuktikan dengan melibatkan Pengurus BKM ke Tim Pokmas Kelurahan guna menyuarakan permasalahan kekumuhan untuk dapat didanai lewat Dana Kelurahan maupun lewat Musrenbang.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke pihak Korkot Gorontalo, Ben Ismail selaku Kordinator Kota Program KOTAKU mengiyakan bahwa Kelurahan Tenda Kecamatan Hulontalangi hingga tahun 2020 tidak mendapatkan dana BPM.

“Kami selaku Korkot Gorontalo, setiap tahunnya, mengupayakan bagi kelurahan yang masuk SK Kumuh didorong untuk mendapatkan dana BPM. Namun, pada akhirnya keputusan akhir berada pada hasil verifikasi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya yang menetapkan Lokasi dan Besar Bantuan Kegiatan IBM. Verifikasi ini meliputi lokasi permukiman kumuh yang ditetapkan oleh Bupati/Walikota, merupakan kelurahan maupun desa perkotaan yang ditetapkan data Badan Pusat Statistik dan masih memiliki luas permukiman kumuh dan/atau sisa luas permukiman kumuh paling sedikit 1 (satu) hektar berdasarkan beritas acara mengenai pengurangan luasan permukiman kumuh yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten/Kota. Untuk tahun 2020 ini, sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 167/KPTS/M/2020 hanya ada 4 Kelurahan di Kota Gorontalo yang mendapatkan dana BPM yakni Kelurahan Lekobalo, Siendeng, Donggala dan Talumolo,” pungkas Ben.

Bagi kelurahan yang tidak mendapatkan dana BPM, diharapkan Ben untuk tidak berkecil hati. Dalam program KOTAKU berlaku kegiatan Kolaborasi, dimana diharapkan bagi Pemerintah Kelurahan maupun BKM untuk dapat menyuarakan permasalahan kekumuhan pada ajang Musrenbang atau membuat proposal kegiatan yang bisa diajukan ke OPD atau CSR yang berada di Kota Gorontalo. Bahkan, hal ini disuarakan oleh Ben Ismail pada Forum Pokja PKP, bahwa masalah kekumuhan di Kota Gorontalo bukan hanya tanggung jawab Program KOTAKU, tetapi melibatkan seluruh stakeholder/OPD yang ada untuk bersama-sama menyelesaikan masalah kekumuhan di Kota Gorontalo.[Gorontalo]

Penulis: Iskandar Matiti, Faskel Sosial Lokasi Kategori Kumuh Non-BPM OSP 8
Program Kotaku Provinsi Gorontalo

Editor: Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.