Beranda Warta Berita DKPP Kabupaten Cirebon Siapkan Perda Kumuh

DKPP Kabupaten Cirebon Siapkan Perda Kumuh

Berita Jawa Barat Cirebon FGD Comments (0) View (338)

Guna memperkuat dukungan kebijakan dan regulasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kabupaten Cirebon, Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Cirebon, belum lama ini menggelar Fokus Group Discussion (FGD) membahas naskah akademik Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh Kabupaten Cirebon (Kamis/30/07/2020). Acara yang dihelat di Aula Dinas DPKPP ini, dihadiri unsur, Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, TMC (Technic Management Consultant) Kawasan Kumuh Kotaku, Konsultan NA (Naskah Akdemik), Perguruan Tinggi (STT Cirebon), DPKPP Kabupaten Cirebon, Bappelitbangda (BP4D) Kabupaten Cirebon, Korkot Cluster 10 Kotaku Kabupaten Cirebon, Pokja/PPK PIP BM Kabupaten Cirebon.

Suasana diskusipun berlangsung cukup hangat dan interaktif. Pasalnya FGD yang dihadiri berbagai unsur pelaku ini larut dalam iklim diskusi yang produktif. Gagasan, respons, pandangan kritis dari beberapa peserta, menjadikan materi diskusi semakin kaya akan warna, namun tetap fokus pada topik kajian kegiatan ini.

Di awal pembukaan acara, Kepala Dinas DPPKP, H. Sukma Nugraha yang saat itu berkesempatan membuka acara menuturkan, “kegiatan FGD penyusunan akademik ini, dimaksudkan untuk menghasilkan suatu kajian hukum dan hasil penelitian terkait upaya pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan kumuh dan permukiman kumuh yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, dalam suatu rancangan peraturan daerah sebagai solusi terhadap permasalahan dan kebutuhan hukum masyarakat di Kabupaten Cirebon, yang selanjutnya dijadikan dasar sebagai acuan penyusunan Raperda terkait”. Demikian tegasnya.

Kabupaten Cirebon menjadi satu dari sejumlah sasaran program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang berada dalam dampingan Koordintor Kota (Koorkot) Kabupaten Cirebon, OC-6 Jawa Barat Program Kotaku, hingga saat ini baru memiliki dukungan kebijakan berupa Surat Keputusan (SK) Bupati, Nomor : 651.2/Kep.631-DCKTR/2014, tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh di Kabupaten Cirebon. Di dalam SK ini terdapat tujuh lokasi kawasan kumuh yakni, kawasan blok wage, Kecamatan Sumber; kawasan Blok Karanganyar, Kecamatan Sumber; kawasan Blok Curug, Kecamatan Weru; kawasan Blok Pondok Bata, Kecamatan Palimanan; kawasan Blok I, Kecamatan Arjawinangun; kawasan Dusun Pahing-Wage, Kecamatan Ciledug; dan kawasan Blok Soka Lor, Kecamatan Plumbon. Dengan penetapan perda dimaksud, Pemerintah Kabupaten Cirebon telah memiliki landasaran yuridis lebih kuat untuk mendorong para pemangku kepentingan dapat lebih sinergis dalam menuntaskan pengurangan kumuh di daerah ini.

Kasie Permukiman Bidang PKP-DPKPP Mellynita yang hadir sebagai narasumber pada acara ini menegaskan, “Perda kumuh Kabupaten Cirebon yang sedang dalam proses penyusunan, merupakan landasan dalam mengatur dan menetapkan kawasan kumuh termasuk dalam penanganannya yaitu peningkatan dan pencegahan kawasan permukiman kumuh yang akan dilakukan oleh semua pihak secara sinergis, sesuai bidang masing-masing dalam menangani 7 indikator kumuh”.[Jabar]


Penulis: Sudrajat, Tenaga Ahli Komunikasi dan Sosialisasi OC-6
Program Kotaku Provinsi Jawa Barat

Editor : Epn

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.