Beranda Warta Cerita Menata Kawasan 29 Ilir, Membangun Destinasi Wisata Bernilai Sejarah

Menata Kawasan 29 Ilir, Membangun Destinasi Wisata Bernilai Sejarah

Cerita Skala Kawasan Permukiman Kumuh Destinasi Wisata Kota Kotaku Sumsel Palembang Sejarah Comments (0) View (383)

Wisata sejarah saat ini merupakan segmen pertumbuhan potensial untuk pariwisata perkotaan. Sejak beberapa tahun belakangan wisata sejarah menjadi salah satu cara untuk meningkatkan ekonomi kembali sebuah kota yang tentunya dengan tidak lupa mengangkat nilai-nilai kearifan lokal untuk diikutsertakan dalam perkembangan wisata sejarah tersebut. Sekanak yang merupakan salah satu kawasan bersejarah di kota Palembang berada tepat di tepian Sungai Musi masuk dalam rantai konsep dari perkembangan pariwisata kota. 

Kawasan Sekanak Kerihin tempo dulu adalah kawasan yang berada di Jalan Depaten hingga Jalan Gede Ing Suro sampai dengan Sungai Sekanak. Kawasan ini mempunyai nilai sejarah berupa peninggalan mulai dari era Kerajaan Palembang Darussalam hingga era Kolonial Belanda. Banyak bangunan tua yang berusia lebih dari 50 tahun. Hampir 75 persen bangunan di kawasan ini adalah bangunan lama seperti, Pasar Sekanak yang dibangun di tahun 1822, Bioskop Rex yang merupakan bioskop tertua di Palembang. Ada juga gedung kantor Van Jacobson Van Den Berg & Co yang berada di Simpang Sekanak. Kemudian, Gudang Oeng Boen Tjit, Gudang Rokok Commodore, dan masih banyak lagi.

Lokasi Skala Kawasan 5 – 29 Ilir Sungai Tawar, Kota Palembang Sumatera Selatan sangat strategis, terletak di pusat kota Palembang dan masuk dalam Kawasan Sekanak yang termasuk dalam Kawasan Kota Tuo (herritage) di Kota Palembang. Akses ke lokasi kegiatan dari pusat kota hanya berjarak 1,5  kilometer yang dapat ditempuh melalui jalur darat. Program Kotaku berkolaborasi dengan pemerintah kota melakukan penataan melalui kegiatan skala kawasan. Penataan Kawasan 29 Ilir Sungai Tawar selain untuk peningkatan kualitas permukiman kumuh dan mengatasi masalah banjir juga menjadi salah satu destinasi wisata kota tua di Kota Palembang. Kegiatan skala kawasan 29 Ilir meliputi kegiatan jalan lingkungan, drainase dan septic tank komunal. Dalam proses penataan dan pembangunannya  tidak ada kendala, warga sekitar sangat mendukung dengan adanya kegiatan tersebut. Pasca penataan kawasan permukiman yang dulunya kumuh kini berubah menjadi rapi, indah dan bersih, ditambah lagi dengan adanya pembuatan gapura  motif Tanjak yang menjadi ciri khas Kota Palembang sehingga Kawasan 29 Ilir Sungai Tawar bisa menjadi salah satu destinasi wisata. [Redaksi/Sumsel]

Penulis: Subhan, Koordinator Kota Palembang, Kotaku Provinsi Sumatra Selatan

Editor: Vhany Medina

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.