Beranda Warta Berita Pokja dan Forum PKP Refleksi Capaian Rencana Kerja 2022

Pokja dan Forum PKP Refleksi Capaian Rencana Kerja 2022

Berita Sulawesi Selatan Soppeng Pokja PKP Forum PKP Penguatan Kapasitas Comments (0) View (826)

Pembentukan Pokja dan Forum Pengembangan Kawasan Permukiman memegang peranan sangat strategis dalam menentukan keberhasilan terhadap pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh di kabupaten/kota. Kedua lembaga ini diharapkan berkolaborasi dan mampu menjalankan peran dan fungsinya sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri PUPR No. 12 Tahun 2020 tentang Peran Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Permukiman.

Kabupaten Soppeng merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki persoalan permukiman kumuh, yang perlu mendapat perhatian bersama, baik pemerintah maupun masyarakat dan kelompok peduli lainnya. Berdasarkan penetapan surat keputusan Bupati Soppeng Nomor: 664/X/2019 tentang Perubahan Lampiran Keputusan Bupati Soppeng No. 507/VIII/2019 tentang Penetapan Luasan Kawasan kumuh di Kabupaten Soppeng, menetapkan total luasan kumuh sebesar 97.85 Ha yang terletak di 2 kecamatan dan 8 kelurahan.

Intervensi pemerintah dalam penanganan permukiman kumuh di kabupaten Soppeng melalui National Slum Upgrading Project (NSUP) – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) sudah berlangsung selama tiga tahun, yaitu sejak 2020 hingga saat ini. Melalui intervensi NSUP-Program Kotaku dan kolaborasi, pada 2020 dan 2021 luasan kumuh telah tertangani 27,64 Ha. Jika dibandingkan dengan luasan kumuh yang telah ditetapkan oleh pemerintah Kabupaten Soppeng, hasil capaian masih membutuhkan kerja keras dan keterlibatan semua pemangku kepentingan dalam penyelesaian luasan perumahan dan permukiman kumuh di Kabupaten Soppeng.

Dari capaian tersebut Pokja PKP dan Forum PKP melakukan evaluasi bersama terhadap rencana kerja Pokja PKP dan capaian penanganan permukiman sekaligus penguatan kepada Pokja dan Forum PKP, di Ruang Rapat Kantor Gabungan SKPD Kabupaten Soppeng, pada 28 Juli 2022. Kegiatan ini dibuka Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Soppeng Andi Muhammad Irvan.

Kegiatan peningkatan pemahaman dan kapasitas Pokja dan Forum PKP yang dilaksanakan Bappelitbangda Soppeng itu dihadiri unsur BPPW Provinsi Sulawesi Selatan H. Ridwan, Tri Budiharto dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi III dan Korkot 3 NSUP-Program Kotaku Provinsi Sulawesi Selatan Muh. Ismail, yang sekaligus menjadi narasumber. Kabid. Pemerintahan, Pembangunan Manusia dan Infrastruktur Bappelitbangda Kabupaten Soppeng Nur Inayah menyampaikan, pelaksanaan kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan pemahaman dan kapasitas Pokja dan Forum PKP Kabupaten Soppeng. Sehingga, dalam pelaksanaan peran dan fungsinya memiliki persamaan persepsi. Keberadaan Pokja PKP dan Forum PKP juga diharapkan bisa memberi solusi dalam penanganan permukiman kumuh di Kabupaten Soppeng. Acara tersebut direspon positif oleh Pokja dan Forum PKP, sekaligus berharap kegiatan ini dilakukan secara menerus, sehingga Pokja dan Forum PKP memiliki pemahaman dan persepsi yang sama.

Hasilnya, beberapa catatan pembelajaran bersama, sekaligus menjadi refleksi terhadap Pokja dan Forum PKP, sebagai berikut. Pertama, Pokja PKP dan Forum PKP harus lebih aktif dalam penanganan permukiman di Kabupaten Soppeng. Kedua, dalam penanganan permukiman dibutuhkan beberapa regulasi kebijakan dalam bentuk dokumen perencanaan skala kabupaten (RP2KPKPK). Ketiga, Pokja PKP dan Forum PKP harus menjadi motor penggerak dalam membangun kolaborasi multi pihak dalam penanganan permukiman kumuh di Kabupaten Soppeng. Keempat, terkait alih kelola penanganan permukiman kumuh maka pemerintah daerah harus memiliki kemampuan terhadap pengelolaan database dan mekanisme pemantauan penaganan kumuh di daerahnya. Kelima, harus dilakukan integrasi perencanaan dan penganggaran penanganan permukiman kumuh dalam pelaksanaan Musrenbang. Poin-poin di atas menjadi kesepakatan dan komitmen bersama dalam penuntasan permukiman kumuh di Kabupaten Soppeng.

Pemerintah Kabupaten Soppeng memiliki respon dan perhatian yang sangat besar terhadap penyelesaian persoalan permukiman kumuh. Menurut Andi Muhammad Irvan, tahun ini pemerintah Kabupaten Soppeng sudah mengalokasikan anggaran untuk penyusunan dokumen RP2KPKPK sebagai dokumen perencanaan skala kabupaten dan pelaksanaan penyusunan baseline permukiman dengan mereplikasi metode yang digunakan saat pendataan baseline permukiman melalui NSUP-Program Kotaku dan dibiayai langsung melalui APBD Kabupaten Soppeng. Hal ini menandakan perhatian serius dari Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak untuk mewujudkan permukiman yang layak huni bagi masyarakat kabupaten Soppeng.

Sementara itu, Korkot 3 NSUP-Program KOTAKU Provinsi Sulawesi Selatan Muh. Ismail kembali mempertegas, dukungan pemerintah dan keaktifan Pokja PKP sangat menentukan keberhasilan pemerintah dan masyarakat dalam penyelesaian persoalan permukiman kumuh di daerahnya. Ke depan, pemerintah akan melakukan alih kelola penanganan permukiman kepada pemerintah daerah. Maka dari itu pemerintah pusat melalui BPPW Provinsi Sulawesi Selatan dan tim konsultan pendamping NSUP-Program Kotaku akan membantu pemerintah daerah melakukan transfer pengetahuan kepada pemerintah daerah dan masyarakat. [Sulsel]

Penulis: Hasruddin, Askot Mandiri Kabupaten Soppeng, Kotaku Provinsi Sulawesi Selatan

Editor: Nina Razad

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.