Beranda Warta Cerita Rumah Terasi Ujung Tombak Perekonomian Masyarakat Lhok Banie

Rumah Terasi Ujung Tombak Perekonomian Masyarakat Lhok Banie

Kotaku Infrastruktur Kumuh Livelihood Pembangunan Ekonomi Aceh Langsa KSM Gampong Kelurahan BKM BPM Livelihood Comments (0) View (131)

Lhok Banie merupakan salah satu gampong yang ada di sebelah Barat dari Kota Langsa Provinsi Aceh. Penghidupan masyarakat di gampong tersebut mayoritas berprofesi sebagai pedagang dan nelayan. Namun ada juga yang memiliki usaha industri rumahan yakni memproduksi terasi. Terasi adalah jenis bumbu masakan yang terbuat dari udang rebon, memiliki aroma yang tajam dan khas. Di Lhok Banie jika pasokan udang rebon yang biasa digunakan untuk membuat terasi sedikit didapat dari laut mereka maka para pengusaha mendatangkan udang rebon dari Kabupaten Tanjung Balai Sumatera Utara. Begitu banyak permintaan terasi dari Langsa dan kota-kota lain di sekitarnya. Namun sayangnya pembuatan terkendala terbatasnya tempat penjemuran, rumah produksi yang sangat tidak layak  karena saat hujan datang terjadi banjir di lokasi penjemuran sehingga berdampak pada seluruh terasi yang diproduksi tidak kering dan harus diolah kembali. Kendala lainnya adalah proses pengilingan udang masih mengunakan  tumbukan dari  kayu.

 

Berangkat dari latar belakang permasalahan-permasalahan inilah Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) bekerjasama dengan dengan pemerintah Kota Langsa membangun sebuah Rumah Produksi Terasi (Belacan) di Gampong Lhok Banie. Pembangunan rumah produksi tersebut menggunakan dana BPM Livehood tahun 2020 sebesar 1 milyar rupiah. Sejak awal Gampong Lhok Banie memang sudah terbentuk kelompok usaha terasi,kemudian BKM membuat  rapat dengan kelompok terasi dan mulai mengindentifikasi kebutuhan terasi, disini tentunya melibatkan aparatur gampong, BKM dan KSM juga mengundang dinas terkait untuk melakukan perencanaan rumah produksi. Pekerjaan mulai dilakukan pada  Bulan Oktober 2020 meliputi kegiatan pembangunan 1 unit rumah produksi dan 2 unit  septictank bio.

 

Setelah selesai dibangun, pada 25 Maret 2021 lalu diserah terimakan dan langsung diresmikan saat itu oleh Wakil Walikota Langsa, Marzuki Hamid.  Tentunya semenjak dibangunnya rumah produksi terasi di Gampong Lhok Banie  memberikan kontribusi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Berkat adanya rumah produksi terasi hasil produksi meningkat 2 kali lipat, jika sebelumnya hanya 6 ton per bulan sekarang jadi 12 ton dengan omzet bersih 30 juta rata-rata setiap bulannya. Kelompok masyarakat yang bekerja mengolah terasi berjumlah 20 orang dan mereka membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat Sinar Bahari.

Menurut Saiful selaku Ketua KSM Sinar Bahari, “mereka sangat berterima kasih sekali kepada Program Kotaku dengan adanya rumah produksi terasi kami sangat terbantu yang pertama kami terhindar dari banjir dan proses penjemuran lebih cepat kering sehingga dapat menambah produktivitas terasi”. Keberadaan rumah produksi terasi sangat membantu terhadap peningkatan usaha terasi di  Gampong Lhok Banie, yang dulu tempat produksi tidak layak sekarang menjadi layak. Kolaborasi dari Disperindangkop dan UKM Kota Langsa sudah mengusulkan pengadaan oven pengering terasi yang sangat diperlukan di kala musim hujan. [Redaksi/Aceh]

Penulis: Maulina Santi (Korkot Langsa)

Editor: Vhany Medina

0 Komentar

Yang terkait

 

    Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi:
    kotaku.nasional@gmail.com

    Ketentuan pengiriman Tulisan :
    1. Berformat document Ms Word (.doc, .docx) disertai foto dan keterangan foto.
    2. Foto sebaiknya berformat .jpg, jpeg, .png atau .tiff. resolusi minimal 1024px x 768px.
    3. Foto dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen).
    4. Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

    Apabila sudah terdaftar sebagai member website KOTAKU, Anda bisa langsung mengirim Tulisan dengan klik Kirim Warta .

    Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di website ini.